Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@uykidschuyenbim: Huggies Panda đang lên deal xịn cho bé yêu nè Mom ơi #huggies #bim #bimhuggies #huggiespanda #bimhuggiespanda
Uy kids chuyên bỉm
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 04 August 2026 11:15:00 GMT
248
0
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
5.08MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
5.08MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @uykidschuyenbim, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
🧡🍑#မင်းတို့idolဖစ်ချင်လို့🤭💖 #creatorsearchinsights #girlsdance #fypシ #foryou
Terungkap! Peran 2 Tersangka Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Medan, kompastalk.co – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Wakil Komandan (Wadan) Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, Donny Pacek. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Limau Mungkur, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap dua tersangka berinisial AAL dan DHC. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AAL diduga berperan sebagai eksekutor yang menembak korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai penyuruh sekaligus pihak yang memiliki senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis Simanjuntak mengatakan, peristiwa penembakan itu diduga berawal dari penyerangan di rumah seseorang bernama Feri di Kecamatan Tanjung Morawa. “Feri kemudian menghubungi Donny Pacek untuk meminta bantuan,” kata Cornelis saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (22/10/2026). Keterangan itu disampaikan dengan didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama K. Purba. Menurut Cornelis, setelah menerima pesan dari Feri, Donny Pacek mengumpulkan sejumlah rekannya untuk mendatangi lokasi keributan. Mereka berangkat menggunakan mobil. Namun, ketika melintas di Jalan Limau Mungkur, Donny Pacek diduga ditembak oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. “Di tengah perjalanan datang dua orang pelaku berinisial DHC dan AAL dengan mengendarai sepeda motor melakukan penembakan terhadap Donny Pacek saat mengemudikan mobil di Jalan Limau Mungkur,” ujar Cornelis. Akibat penembakan tersebut, Donny Pacek meninggal dunia. Sementara itu, kedua pelaku mengalami luka tembak setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh usai bertabrakan dengan mobil korban. Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri ke area perkebunan. Meski mengalami luka, mereka berupaya menghindari kejaran petugas. Menerima laporan mengenai penembakan yang menewaskan anggota Pemuda Pancasila tersebut, personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan. Polisi memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rangkaian kejadian hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka di kediaman mereka. Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga aksi penembakan terhadap Donny Pacek telah direncanakan sebelumnya. Cornelis menjelaskan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut. AAL diduga sebagai eksekutor yang melepaskan tembakan ke arah korban, sedangkan DHC diduga berperan sebagai pihak yang menyuruh serta memiliki senjata api. Saat ini, AAL telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara itu, DHC masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya. Dalam penanganan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol, empat senapan angin laras panjang, senjata tajam, serta barang lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik masih terus mengembangkan kasus penembakan yang menewaskan Wadan Koti Pemuda Pancasila Deli Serdang itu untuk mendalami motif, keterlibatan pihak lain, serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. “Kasus penembakan itu masih dalam pengembangan untuk mengungkap aktor intelektualnya,” pungkas Cornelis. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian Donny Pacek. https://www.kompastalk.co/terungkap-peran-2-tersangka-penembakan-wadan-koti-pp-deli-serdang/ #viral#beritaviral#fyp#medan#indonesia @mpnpemudapancasila@info_pemudapancasila@BIRO_WARTA POLDASU
📍Mùa thu Cao Bằng Chùa Phật tích trúc lâm Bản Giốc #caobang #dulichcaobang #dulichvietnam #caobằng #caobangloop
ដុកទ័រ 😳
#دهۆک #kurdistanim #kurdistan🇹🇯️ #sharazurem #shareslimany #kalarem #darbandixan #دهۆک_هەولێر_سلێمانی_زاخۆ_کەرکوک #شاریهەولیر @alobalo74 @GoVaR @رجب زيباري @badanosh @دکتۆر @GALBI @Baleen @agr🔥aw @Aiadmalik🇩🇪❤️🇬🇷 @SamanShari80 @Marko H.K.K @مامە لەتیف @MAM REWI @qawa @Chwarbax32 @nawroz80🇸🇪🌄 @Bnari Goizha @AZAD ALI HAJI🇩🇪🇭🇺 @soran azzizzgyian @Alan Fares @A7bab_ @Dilan Hamay Shexa @ئامانج
Armaan Ta Didaro Ma Dinare/Khowar Song /Please Support
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy