@ali.sangho:

ALI SANGHO
ALI SANGHO
Open In TikTok:
Region: GA
Tuesday 04 August 2026 20:39:10 GMT
33125
5096
140
161

Music

Download

Comments

aboubacrinewarr
aboubacrinewarr :
Wallahi ko gogah
2026-08-05 00:10:04
8
daradiaw11
Dara diaw :
vraiment
2026-08-08 11:43:13
2
femmedevaleur2860
la femme de valeur🤍❤ :
bilay
2026-08-05 01:23:30
4
alydia927
aly Cr7 :
mashallah
2026-08-05 11:35:18
1
abdallah.dyalo
Abdallah Dyalo :
🥰
2026-08-05 12:48:19
0
toureba10
ly smok ✨️ 🤘 🤙 :
vraiment
2026-08-04 23:17:31
7
user1563709882151
user1563709882151 :
Wallahi a hali ganga Deysane Machallah
2026-08-05 10:20:52
0
ousmanesow3345
@Ousmanesowe1 :
😏
2026-08-05 05:27:18
0
user22672703872118
user22672703872118 :
🥰🥰🥰
2026-08-04 23:52:05
1
alassneenmfarahadieye
farahadieye :
🥰🥰🥰
2026-08-04 23:41:44
1
kingmcdjigo1
KiNG MC :
❤️❤️
2026-08-06 09:23:01
1
user754788014009
ousmane Mballo :
🥰🥰🥰
2026-08-05 00:05:42
1
user6622635839342
🤣💪👈 :
💗💗💗💗💗👈
2026-08-05 00:17:24
1
s7913805
s :
🥰🥰🥰🥰
2026-08-08 14:54:31
0
silemani.ba0
Silemani Ba :
🥰🥰🥰
2026-08-08 15:40:10
0
cheikh.216
pro thiés selu@ :
🥰🥰🥰
2026-08-08 16:31:11
0
saydou.mballo08
SAYDOU MBALLO :
❤️❤️❤️
2026-08-08 13:27:16
0
user1386327211295
user1386327211295 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-08 13:44:45
0
harounadiallo3921
Harouna Diallo :
♥️♥️♥️
2026-08-08 13:03:27
0
madamabah7
Rama :
💯💯💯
2026-08-08 15:44:38
0
cheikhou.ly19
CHEIKHOU LY :
💔💔💔
2026-08-08 00:44:41
0
mamadou41334
mamadou :
😂😂😂
2026-08-08 01:07:58
0
user3070311139621
user3070311139621 :
🥰🥰🥰
2026-08-08 14:38:44
0
moussasow0489
moussasow0489 :
🥰🥰🥰
2026-08-04 20:42:19
0
To see more videos from user @ali.sangho, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tanah Warisan Ibu Supiati Diduga Beralih Jadi SHGB, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Mafia Tanah di Surabaya. SURABAYA — Polemik tanah warisan milik Supiati, warga Surabaya yang lahir pada 10 Oktober 1942, mencuat setelah diduga muncul Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di atas tanah yang menurut keluarga tidak pernah dijual maupun dialihkan. Supiati mengaku memiliki tanah warisan dari orang tuanya, Jara dan Pi’in, dengan bukti petok Nomor A153 serta dokumen keterangan dari kelurahan. Namun, pihak keluarga menyebut kemudian muncul SHGB yang dikaitkan dengan sebuah perusahaan besar. Anak Supiati, Iswanto, mengatakan pihaknya pernah mengecek buku tanah di kelurahan. Dalam pengecekan tersebut, keluarga mengaku tidak menemukan catatan petok 153 atas nama Ali Nurali maupun Supiati sebagaimana yang mereka cari. Keluarga juga menyebut pernah mendapat penjelasan bahwa sebagian arsip pertanahan lama hilang akibat banjir. Sementara itu, muncul klaim bahwa tanah tersebut pernah dibeli dari seseorang bernama Ali Nurali pada 1993. Kuasa hukum Supiati mempertanyakan bagaimana SHGB tersebut dapat terbit apabila keluarga mengaku tidak pernah melakukan transaksi jual beli atau pengalihan hak atas tanah tersebut. “Ini ada dugaan praktik mafia tanah. Kita minta persoalan ini dibuka dan dibuktikan secara terang,” tegas kuasa hukum dalam pernyataannya. Ia juga mendesak Pemerintah Kota Surabaya agar hadir dan membantu memediasi persoalan tersebut dengan pihak perusahaan terkait. Menurutnya, kasus ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga yang mengklaim hak atas tanahnya. Keluarga Supiati berharap persoalan tersebut dapat dibuka secara transparan melalui dokumen, riwayat tanah, serta proses penerbitan SHGB, sehingga siapa yang memiliki hak atas tanah tersebut dapat ditentukan berdasarkan bukti dan hukum. Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyangkut tanah milik warga lanjut usia dan dugaan peralihan hak yang hingga kini dipersoalkan oleh pihak keluarga. #mediacybernews  #tajamterpercaya  #bungtaufik
Tanah Warisan Ibu Supiati Diduga Beralih Jadi SHGB, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Mafia Tanah di Surabaya. SURABAYA — Polemik tanah warisan milik Supiati, warga Surabaya yang lahir pada 10 Oktober 1942, mencuat setelah diduga muncul Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di atas tanah yang menurut keluarga tidak pernah dijual maupun dialihkan. Supiati mengaku memiliki tanah warisan dari orang tuanya, Jara dan Pi’in, dengan bukti petok Nomor A153 serta dokumen keterangan dari kelurahan. Namun, pihak keluarga menyebut kemudian muncul SHGB yang dikaitkan dengan sebuah perusahaan besar. Anak Supiati, Iswanto, mengatakan pihaknya pernah mengecek buku tanah di kelurahan. Dalam pengecekan tersebut, keluarga mengaku tidak menemukan catatan petok 153 atas nama Ali Nurali maupun Supiati sebagaimana yang mereka cari. Keluarga juga menyebut pernah mendapat penjelasan bahwa sebagian arsip pertanahan lama hilang akibat banjir. Sementara itu, muncul klaim bahwa tanah tersebut pernah dibeli dari seseorang bernama Ali Nurali pada 1993. Kuasa hukum Supiati mempertanyakan bagaimana SHGB tersebut dapat terbit apabila keluarga mengaku tidak pernah melakukan transaksi jual beli atau pengalihan hak atas tanah tersebut. “Ini ada dugaan praktik mafia tanah. Kita minta persoalan ini dibuka dan dibuktikan secara terang,” tegas kuasa hukum dalam pernyataannya. Ia juga mendesak Pemerintah Kota Surabaya agar hadir dan membantu memediasi persoalan tersebut dengan pihak perusahaan terkait. Menurutnya, kasus ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga yang mengklaim hak atas tanahnya. Keluarga Supiati berharap persoalan tersebut dapat dibuka secara transparan melalui dokumen, riwayat tanah, serta proses penerbitan SHGB, sehingga siapa yang memiliki hak atas tanah tersebut dapat ditentukan berdasarkan bukti dan hukum. Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyangkut tanah milik warga lanjut usia dan dugaan peralihan hak yang hingga kini dipersoalkan oleh pihak keluarga. #mediacybernews #tajamterpercaya #bungtaufik

About