@titotoufik42: ..تركبي في جي كلاص ..😎 @explore @⭕️✨ŠǍǏFڤـٓـضـٰٓــآٰٓيْ✨⭕️ #الحكومةالعاقلة #اكسبلور #تصميم_فيديوهات #متابعة_قلب_تعليق_مشاركة_أكسبلور #الشعب_الصيني_ماله_حل

الحكومة👑العاقلة🫶19🇩🇿
الحكومة👑العاقلة🫶19🇩🇿
Open In TikTok:
Region: DZ
Tuesday 04 August 2026 23:48:09 GMT
5630
364
9
24

Music

Download

Comments

aissamahdi
Aissa Mahdi897 :
انعم ايه
2026-08-05 07:24:29
0
dyba8ubmruny
⚜️🌴Ñô Nö k120 /07/04/39/⁉️🔱 :
ياوليدي
2026-08-05 07:02:12
0
karakara17061
أفريقي :
منور يا زعيم ✌
2026-08-05 04:16:48
0
user47763907841624
الاسمر الطويل :
💯💯💯💯💯💯👍👍👍👍👍هنا ساسكت قليلا احترام لك 🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-05 00:13:14
0
eleveur_collecteur
Éleveur_collecteur :
😍😍😍
2026-08-05 06:21:33
0
achrafcherifi18
achrafcherifi18 :
🥰🥰🥰
2026-08-05 02:27:45
0
jammal0909
🪬🧿 بنت جمال🧿🪬 :
💪💪💪💪
2026-08-05 00:57:31
0
zaw_ali_191
❖𝑾𝒂𝒍𝒊𝒅 ☯ 𝑲𝒊𝒉𝒆𝒍❖🇩🇿 :
🥰🥰🥰
2026-08-05 00:46:55
0
joker01628
joker :
🥰🥰🥰
2026-08-05 06:57:02
0
To see more videos from user @titotoufik42, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tidak semua luka mengeluarkan darah.  Ada luka yang tetap membuat seseorang tersenyum, memasak, bekerja, mengurus rumah, mendengarkan keluh kesah orang lain, lalu menangis diam-diam ketika semua orang telah tertidur. Begitulah banyak perempuan hidup. Mereka memikul bukan hanya pekerjaan, tetapi juga harapan.  Menahan bukan hanya lelah, tetapi juga kecewa. Mereka menjadi tempat pulang bagi banyak orang, sementara dirinya sendiri tidak tahu harus pulang ke mana ketika hatinya remuk. Ada malam2 yg dilalui dng tangis dan overthingking Ada juga dng kelelahan berat sampai tidak bisa menangis.  Dunia sering memuji perempuan yang kuat.  Tetapi jarang ada yang bertanya, berapa banyak bagian dari dirinya yang harus mati agar terlihat sekuat itu. Ia menelan kata-kata yang ingin diucapkan. Menyimpan air mata yang ingin tumpah.  Memeluk semua orang, sementara tidak ada satu pun pelukan yang benar-benar menghangatkan hatinya. Lalu orang-orang berkata,
Tidak semua luka mengeluarkan darah. Ada luka yang tetap membuat seseorang tersenyum, memasak, bekerja, mengurus rumah, mendengarkan keluh kesah orang lain, lalu menangis diam-diam ketika semua orang telah tertidur. Begitulah banyak perempuan hidup. Mereka memikul bukan hanya pekerjaan, tetapi juga harapan. Menahan bukan hanya lelah, tetapi juga kecewa. Mereka menjadi tempat pulang bagi banyak orang, sementara dirinya sendiri tidak tahu harus pulang ke mana ketika hatinya remuk. Ada malam2 yg dilalui dng tangis dan overthingking Ada juga dng kelelahan berat sampai tidak bisa menangis. Dunia sering memuji perempuan yang kuat. Tetapi jarang ada yang bertanya, berapa banyak bagian dari dirinya yang harus mati agar terlihat sekuat itu. Ia menelan kata-kata yang ingin diucapkan. Menyimpan air mata yang ingin tumpah. Memeluk semua orang, sementara tidak ada satu pun pelukan yang benar-benar menghangatkan hatinya. Lalu orang-orang berkata, "Kamu hebat." Padahal yang mereka sebut hebat sering kali hanyalah seseorang yang sudah terlalu lama tidak punya pilihan selain bertahan. Dan itu sangat menyakitkan. Ada perempuan yang tidak takut bekerja keras. Yang ia takuti adalah menjadi lelah, tetapi merasa tidak berhak mengaku lelah. Karena sejak lama ia diajarkan bahwa perempuan harus sabar, harus mengerti, harus mengalah, harus kuat. Hingga akhirnya ia lupa bahwa dirinya juga manusia. Ia menangis tanpa suara. Terluka tanpa saksi. Hancur tanpa ada yang menyadari. Dan yang paling menyakitkan, bukan karena hidup terlalu berat. Melainkan karena ia merasa harus menanggung semuanya sendirian. Dia merasakan kesepian dalam hari2nya, hingga rasanya lelah jiwa dan raganya.. Jika hari ini kamu melihat seorang perempuan yang tetap tersenyum di tengah badai, jangan buru-buru mengagumi ketegarannya. Bisa jadi senyum itu adalah cara terakhirnya menyembunyikan hati yang sudah penuh jahitan, penuh retakan, dan hampir kehilangan tenaga untuk terus berdetak. Sebab beban terberat seorang perempuan memang bukan yang terlihat di bahunya. Melainkan yang setiap hari ia kubur dalam diam... di dalam hatinya sendiri. Wahai perempuan, jangan hanya belajar menjadi kuat untuk orang lain. Belajarlah juga menjaga hatimu sendiri. Sebab dunia tidak membutuhkan perempuan yang terus berpura-pura tegar, melainkan perempuan yang berani menyembuhkan dirinya agar dapat hidup dengan utuh kembali. Cintai , rawat dirimu sendiri,, kamu pantas bahagia... Jika perlu menangis,, menangislah,, lalu berdirilah tegak lagi.. Biarkan hatimu tetap lembut, namun sekuat batu karang..

About