@mellowco.th: 8.8 นี้คือที่สุด ลดแรง แจกแถมฉ่ำมาก! 🔥 โปรเด็ดขนาดนี้ช้าหมดอดน้า ปักหมุดไว้เลย เจอกันในไลฟ์นะแก! 🛒👇 #Mellowco #mellowcollection #รองเท้าแฟชั่น

Mellowco.th
Mellowco.th
Open In TikTok:
Region: TH
Wednesday 05 August 2026 08:00:00 GMT
3999
21
0
4

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mellowco.th, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik, terkait komentarnya terhadap keluhan seorang pasien pemilik akun Threads @/yurizaltrich. Pemilik akun @/yurizaltrich yang mengaku sebagai pasien BPJS, sebelumnya mengeluh kesulitan mendapatkan ruangan perawatan hingga harus menunggu delapan jam. Belakangan, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. “8 jam blm dpt ruangan🥲Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs,” tulis @/yurizaltrich di Threads-nya, Rabu (22/7), dikutip pada Rabu (5/8). Salah satu nakes yang meminta maaf ialah Benny Christian Sihombing, pemilik akun @/bennychrstn. Ia mengakui kesalahannya dan siap menerima konsekuensi menyangkut profesinya. Sebelumnya, ia menulis komentar terhadap @/yurizaltrich pada Kamis (23/7). Nakes lainnya, Norma Zahara, pemilik akun Threads @/nouzzha_kim, Hilda Clarissa (@/hi.clarissa_), Widhya Rini (@/widhiyarini), hingga Elda Putri Rahardini melalui Instagram @/erudarahaadinii. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat suara terkait perilaku para nakes yang dinilai sebagai tindakan nirempati di media sosial tersebut. Wakil Ketua Majelis Pengembangan Profesi Kedokteran IDI, Mahesa Paranadipa, mengatakan, lontaran komentar yang dicibir masyarakat itu dinilai sebagai dampak dari kelelahan emosional (burnout). Walaupun tekanan tersebut nyata dan valid, kata dia, tidak menjadikannya pembenaran untuk bersikap nirempati. Tindakan tegas, kata dia, tetap perlu dilakukan. Walakin, hal tersebut harus diawali dengan verifikasi dan klarifikasi yang objektif. “Majelis etik seperti MKEK harus memastikan terlebih dahulu apakah pelaku benar-benar anggota profesi yag terdaftar. Jika terbukti benar nakes, penindakan bertujuan membina (rehabilitatif) dan mencegah pembiaran (normalization of deviance),
Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik, terkait komentarnya terhadap keluhan seorang pasien pemilik akun Threads @/yurizaltrich. Pemilik akun @/yurizaltrich yang mengaku sebagai pasien BPJS, sebelumnya mengeluh kesulitan mendapatkan ruangan perawatan hingga harus menunggu delapan jam. Belakangan, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. “8 jam blm dpt ruangan🥲Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs,” tulis @/yurizaltrich di Threads-nya, Rabu (22/7), dikutip pada Rabu (5/8). Salah satu nakes yang meminta maaf ialah Benny Christian Sihombing, pemilik akun @/bennychrstn. Ia mengakui kesalahannya dan siap menerima konsekuensi menyangkut profesinya. Sebelumnya, ia menulis komentar terhadap @/yurizaltrich pada Kamis (23/7). Nakes lainnya, Norma Zahara, pemilik akun Threads @/nouzzha_kim, Hilda Clarissa (@/hi.clarissa_), Widhya Rini (@/widhiyarini), hingga Elda Putri Rahardini melalui Instagram @/erudarahaadinii. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat suara terkait perilaku para nakes yang dinilai sebagai tindakan nirempati di media sosial tersebut. Wakil Ketua Majelis Pengembangan Profesi Kedokteran IDI, Mahesa Paranadipa, mengatakan, lontaran komentar yang dicibir masyarakat itu dinilai sebagai dampak dari kelelahan emosional (burnout). Walaupun tekanan tersebut nyata dan valid, kata dia, tidak menjadikannya pembenaran untuk bersikap nirempati. Tindakan tegas, kata dia, tetap perlu dilakukan. Walakin, hal tersebut harus diawali dengan verifikasi dan klarifikasi yang objektif. “Majelis etik seperti MKEK harus memastikan terlebih dahulu apakah pelaku benar-benar anggota profesi yag terdaftar. Jika terbukti benar nakes, penindakan bertujuan membina (rehabilitatif) dan mencegah pembiaran (normalization of deviance)," ujar Mahesa, Rabu (5/8). Penulis/Editor: Dicky Setyawan Produser: M. Fadli Rizal #TirtoDaily #Klarifikasi #Nakses #ThreadsViral #Nirempati #Yurizal

About