menurut saya, lebih tepat mengatakan:
“Kerja keras memperbesar peluang, tetapi tidak menjamin kekayaan.”
Dalam perspektif Islam, kita juga mengenal ikhtiar dan takdir. Kita diperintahkan berusaha, tetapi hasil akhirnya bukan sepenuhnya berada dalam kendali kita.
Dan satu hal yang sering dilupakan oleh motivasi orang kaya: tidak semua orang memulai dari garis yang sama. Ada yang memulai dengan modal, keluarga, pendidikan, dan jaringan; ada yang memulai hanya dengan tenaga dan bertahun-tahun berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, jangan sampai seseorang yang belum kaya merasa, “Berarti aku kurang bekerja keras.” Belum tentu.
Kadang seseorang bukan kurang berjuang; memang jalan rezekinya berbeda.
Dan kekayaan sendiri bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Orang yang mampu menghidupi keluarganya, tidak berutang untuk kebutuhan pokok, hidup dengan halal, dan tetap menjaga harga dirinya—itu pun sebuah keberhasilan yang besar.
2026-08-25 14:11:17
1
Hoky Baby n Mom Spa :
Duluuuu ,, sekarang glundang glundung 😳
2026-08-25 11:11:04
0
ISMAIL (Intel langit) :
betul
2026-08-25 12:09:32
0
Asmara Hadi :
hadir
2026-08-05 09:09:48
1
Roy Yani :
MBDe
2026-08-14 11:36:24
1
Augus Guus :
tae
2026-08-18 10:52:31
1
𝑎𝑟𝑑𝑖𝑛𝑦𝑦 :
😂😂😂
2026-08-05 09:16:06
0
𝑎𝑟𝑑𝑖𝑛𝑦𝑦 :
🥰🥰🥰
2026-08-05 09:16:04
0
Febuariy :
🤗🤗🤗
2026-08-05 07:59:40
0
♂️ :
👍👍👍
2026-08-22 16:56:27
0
To see more videos from user @masbais1, please go to the Tikwm
homepage.