@ngajifardhuain: Pertanyaan: Apakah sah berwudhu dengan cara menyelam atau berendam di dalam air tanpa membasuh anggota wudhu satu per satu? Bukankah tertib merupakan salah satu rukun wudhu dalam mazhab Syafi'i? Jawaban: Ya, sah apabila syarat-syaratnya terpenuhi. Dalam mazhab Syafi'i, tertib memang merupakan rukun wudhu. Namun terdapat pengecualian, kurang lebih begini pemaparan di kitab Taqriratus Sadidah: yaitu ketika menyelam di air meskipun hanya sebentar saja disertai niat wudlu saat menyelam. Maka dalam keadaan ini kewajiban tertib menjadi gugur. Ini adalah pendapat yang kuat menurut Imam an-Nawawi, karena sesungguhnya tertib telah terlaksana dalam waktu yang sangat sebentar, yang tidak bisa diketahui oleh mata. Sedangkan menurut Imam ar-Rafi'i, wajib berdiam diri di air dalam waktu yang dimungkinkan bisa mengira-ngirakan tertib. Berdasarkan pendapat mu'tamad dalam mazhab Syafi'i, yang dipegang oleh Imam an-Nawawi, tertib tetap dianggap telah terjadi meskipun tidak tampak secara kasatmata. Sebab, air mengenai anggota-anggota wudhu dalam urutan yang sangat cepat dan halus. Sedangkan Imam ar-Rafi'i berpendapat bahwa harus ada jeda waktu yang memungkinkan terwujudnya urutan tersebut. Dengan demikian, wudhu sambil menyelam hukumnya sah menurut pendapat mu'tamad dalam mazhab Syafi'i, dengan syarat antara lain: Air yang digunakan adalah air suci dan menyucikan. Seluruh anggota wudhu yang wajib terkena air secara merata. Niat wudhu dilakukan dengan benar ketika masih berada di dalam air. Tidak ada penghalang yang menghalangi sampainya air ke kulit. Praktik ini memang jarang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pembahasan ini menunjukkan keluasan fikih Islam dan ketelitian para ulama dalam menjelaskan hukum berbagai keadaan yang mungkin terjadi. Ibarotnya: Taqriratus Sadidah: 85 مسألة: الترتيب واجب في كل وضوء إلا في مسألة واحدة، فما هي؟ إذا انغمس في الماء، ولو لحظة، ونوى الوضوء وهو منغمس، سقط وجوب الترتيب. وهو المعتمد عند النووي؛ لأن الترتيب يحصل في لحظات لطيفة لا تدرك بالحس؛ وعند الرافعي لا بد من المكث زمناً يمكن فيه تقدير الترتيب. Fathul Mu'in : 50 ولو انغمس محدث، ولو في ماء قليل، بنية معتبرة مما مر أجزأه عن الوضوء، ولو لم يمكث في الانغماس زمنا يمكن فيه الترتيب. Wallohu a'lam semoga bermanfaat
Riadhoh Hajati
Region: ID
Wednesday 05 August 2026 08:33:11 GMT
Music
Download
Comments
Batik tembaga :
ga boleh ...karna wudlu itu yg saya tau urut...
2026-08-05 23:59:02
1
Ciponhadi :
Ma sya Allah tabarakallah,jazakallahukhair. 🤲 Kalo ertinya pd fahaman(amali) saya, niatnya setiap lakukan perbuatan basuhan muka, tngn hingga siku, mnyentuh kepala, olesan kaki, dn bkn Sekadar berendam semata2 ia ketika mnyelam. Allahuaghlambisawwab. Mohon tunjukajar🙏🙏👌
2026-08-06 02:10:07
0
Mohmad Fisol :
semoga Allah merahmati dan memberkatimu keluargamu dan umat nabi Muhammad sallallahu Alaihi Wasallam Aamiin
2026-08-05 15:29:33
2
To see more videos from user @ngajifardhuain, please go to the Tikwm
homepage.