@_miftahilmi17: Ada kalanya Allah memperlihatkan kepada kita sebuah tujuan, tetapi tidak langsung memperlihatkan jalan yang mudah menuju ke sana. Begitulah kisah Nabi Yusuf. Beliau melihat mimpi yang begitu indah saat masih kecil. Namun setelah mimpi itu datang, yang beliau hadapi bukanlah kemuliaan, melainkan sumur, perbudakan, fitnah, penjara, dan penantian yang panjang. Dari sini kita belajar bahwa Allah tidak hanya sedang menyiapkan takdir untuk hamba-Nya, tetapi juga sedang membentuk hamba-Nya agar siap menerima takdir tersebut. Bukankah sering kali kita juga mengalaminya? Kita sudah memiliki impian, tetapi jalan menuju impian itu terasa begitu berat. Kita sudah berdoa, tetapi jawaban yang kita harapkan belum juga datang. Kita merasa sedang berjalan, tetapi tujuan seakan semakin jauh. Padahal bisa jadi, yang sedang Allah kerjakan bukan mengubah keadaan kita terlebih dahulu, melainkan mengubah diri kita. Karena tujuan yang besar membutuhkan hati yang besar. Amanah yang besar membutuhkan kesabaran yang besar. Dan nikmat yang besar membutuhkan pribadi yang siap menjaganya. Maka jangan terburu-buru menganggap setiap penundaan sebagai penolakan. Bisa jadi, itu adalah bentuk kasih sayang Allah agar ketika nikmat itu datang, kita benar-benar siap menerimanya. Sebagaimana Yusuf tidak langsung menjadi penguasa Mesir setelah bermimpi, kita pun mungkin harus melewati proses yang akan membentuk iman, kesabaran, dan kedewasaan kita. Allah tidak pernah terlambat memenuhi janji-Nya. Dia hanya tidak ingin kita sampai di tujuan sebagai pribadi yang belum siap. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216) #nabiyusuf #pelajaranhidup #pendidikan
Miftah Ilmi
Region: EG
Wednesday 05 August 2026 09:03:18 GMT
Music
Download
Comments
Moonlight :
Setiap aku ngerasa melewati ujian hidup dan mendapatkan insight untuk merubah sikap lebih baik lebih paham rasanya memang betul,kita tidak akan tahu rasanya sendirian sebelum merasakan ditinggalkan,kita tidak akan tahu rasanya menghargai pendapat orang sebelum kita merasa orang tidak menghagai pendapat kita,semua sikap kebijaksanaan,kedewasaan,kecerdasan emosional bukan serta merta instan sejak kita dilahirkan,semua perlu pemicu perlu pola,perlu pertanyaan yang sering kali datang ke kehidupan kita,memang orang yang teruji hanya bagi orang orang yang mau diuji,kita ga akan bertumbuh sebelum kita merasakan bagaiman proses bertumbuh kita penuh dengan segala cobaan,walau harus nangis dulu kecewa dulu kesel marah dulu bahkan semua emosi yang terbaca walaupun tidak terbaca,kalo mau bertumbuh yaa kita harus mau melewati itu,terimakasih tulisannya bagus sekali jadi pengingat kembali bagaimana kisah para nabi melewati berbagai ujian itu jadi panduan hidup di zaman sekrang .
2026-08-06 03:41:21
3
Awdiyu||• :
thx a lot min
2026-08-06 00:27:40
0
Ellai Shein. :
Terima Kasih Ustaz Miftah Ilmi atas Nasihat dan ilmunya 🙏🌹
2026-08-05 09:26:13
0
doni_angga :
masyaallah..barokallah
2026-08-07 14:02:13
0
didafarida91 :
MasyaAllah Allahummarhamna bil Qur'an.
2026-08-05 23:38:03
0
SAHRUL :
terimakasih
2026-08-05 13:09:36
0
. :
kisah Nabi Yusuf bener bener penenang hati banget 🥹🥹
2026-08-05 15:06:06
1
erwandallymartha :
Syukron, jazakallah khoiron Ustadz, 🙏
2026-08-05 13:47:44
0
arek palala :
dlm peristiwa isro' mirot..
nabi bermufakat dng Yang Kuaso..
jadi bermufakat.. demokrasi.. termasuk sunah...bang??
@Markaz Syariah TV @Buya Gusrizal
2026-08-06 03:16:44
0
uhuyy :
👍👍👍
2026-08-05 12:54:37
0
Rick Mort :
💪💪
2026-08-06 15:50:42
0
To see more videos from user @_miftahilmi17, please go to the Tikwm
homepage.