@yz7bysc1f4: Por qué yo no volvería a comprar el Apple Pencil, mira esta alternativa 🤔 #ReviewTecnológica #LápizTáctilAlternativo #iPadPro #AccesoriosEssenciales #Tecnología2024

yz7bysc1f4
yz7bysc1f4
Open In TikTok:
Region: MX
Saturday 08 August 2026 06:20:00 GMT
833
7
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @yz7bysc1f4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KUANSING (RA) - Gelombang protes dan kecaman keras muncul di tengah masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, setelah beredarnya video yang diduga memuat ujaran kebencian dan kata-kata kasar terhadap salah satu tokoh agama sekaligus tokoh adat setempat, Ustadz Darwis. Video yang diduga melibatkan konten kreator bernama Polda Sitanggang itu, beredar luas di berbagai platform media sosial dan grup perpesanan WhatsApp pada Rabu (26/8/2026). Beredarnya rekaman tersebut kembali memicu kemarahan, khususnya dari kelompok cucu kemanakan di Kenagarian Kari. Pasalnya, ucapan dalam video itu secara spesifik ditujukan kepada Ustadz Darwis. Persoalan ini juga kembali memanaskan situasi, setelah sebelumnya Polda Sitanggang sempat menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait dugaan pelanggaran norma di kawasan adat Pacu Jalur. Polemik bermula ketika Polda Sitanggang mengunggah konten yang memperlihatkan dirinya diduga memamerkan, dan mengonsumsi minuman tradisional tuak di area pelaksanaan tradisi Pacu Jalur. Bagi masyarakat Kuansing, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, tetapi juga simbol sejarah, kebanggaan anak nagori serta warisan nilai adat yang dijaga secara turun-temurun. Konten tersebut kemudian menuai protes dari masyarakat. Polda Sitanggang selanjutnya menyampaikan permohonan maaf dengan didampingi Ketua Pemuda Batak Kuansing (PBK), Hardianto Manik. Masyarakat Kuansing kala itu sempat menahan diri, dan memberikan ruang bagi penyelesaian secara damai demi menjaga kerukunan antarsuku. Namun, situasi kembali memanas setelah video lain beredar. Dalam rekaman tersebut, sosok yang diduga Polda Sitanggang terlihat berada di kampung halamannya di Sumatera Utara sambil mengonsumsi tuak. Dalam video itu,pria tersebut melontarkan sejumlah kata makian dan hinaan yang ditujukan secara spesifik kepada Ustadz Darwis. Ketua PBK Hardianto Manik sebelumnya sempat memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di media sosial. Ia mengklaim video yang beredar tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau AI. Namun,klaim tersebut ditolak oleh warga lokal. Mereka menilai hasil verifikasi.. Selengkapnya: www.riauaktual.com #riauaktual #viral #viralvideo #fyp #video
KUANSING (RA) - Gelombang protes dan kecaman keras muncul di tengah masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, setelah beredarnya video yang diduga memuat ujaran kebencian dan kata-kata kasar terhadap salah satu tokoh agama sekaligus tokoh adat setempat, Ustadz Darwis. Video yang diduga melibatkan konten kreator bernama Polda Sitanggang itu, beredar luas di berbagai platform media sosial dan grup perpesanan WhatsApp pada Rabu (26/8/2026). Beredarnya rekaman tersebut kembali memicu kemarahan, khususnya dari kelompok cucu kemanakan di Kenagarian Kari. Pasalnya, ucapan dalam video itu secara spesifik ditujukan kepada Ustadz Darwis. Persoalan ini juga kembali memanaskan situasi, setelah sebelumnya Polda Sitanggang sempat menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait dugaan pelanggaran norma di kawasan adat Pacu Jalur. Polemik bermula ketika Polda Sitanggang mengunggah konten yang memperlihatkan dirinya diduga memamerkan, dan mengonsumsi minuman tradisional tuak di area pelaksanaan tradisi Pacu Jalur. Bagi masyarakat Kuansing, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, tetapi juga simbol sejarah, kebanggaan anak nagori serta warisan nilai adat yang dijaga secara turun-temurun. Konten tersebut kemudian menuai protes dari masyarakat. Polda Sitanggang selanjutnya menyampaikan permohonan maaf dengan didampingi Ketua Pemuda Batak Kuansing (PBK), Hardianto Manik. Masyarakat Kuansing kala itu sempat menahan diri, dan memberikan ruang bagi penyelesaian secara damai demi menjaga kerukunan antarsuku. Namun, situasi kembali memanas setelah video lain beredar. Dalam rekaman tersebut, sosok yang diduga Polda Sitanggang terlihat berada di kampung halamannya di Sumatera Utara sambil mengonsumsi tuak. Dalam video itu,pria tersebut melontarkan sejumlah kata makian dan hinaan yang ditujukan secara spesifik kepada Ustadz Darwis. Ketua PBK Hardianto Manik sebelumnya sempat memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di media sosial. Ia mengklaim video yang beredar tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau AI. Namun,klaim tersebut ditolak oleh warga lokal. Mereka menilai hasil verifikasi.. Selengkapnya: www.riauaktual.com #riauaktual #viral #viralvideo #fyp #video

About