@alma.wasem: #مساء_الخير #following #fypdong #طرب #تصويري ام كلثوم _انت عمري -قد ايه من عمري قبلك راح وعدّى. يا حبيبي قد ايه من عمري راح. ولا شاف القلب قبلك فرحة واحدة. ولا ذاق فى الدنيا غير طعم الجراح

Alma🇸🇪المى
Alma🇸🇪المى
Open In TikTok:
Region: SE
Wednesday 05 August 2026 15:58:50 GMT
4913
799
0
89

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @alma.wasem, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bahaya Suami Memiliki Sifat Dayyuts, Diharamkan Surga Baginya Hanif Hawari - detikHikmah Ternyata dalam Islam, menjadi suami atau ayah yang tidak memiliki rasa cemburu adalah hal yang tidak diperbolehkan. Sebab, seorang suami atau ayah yang menginginkan kebaikan dalam keluarganya tidak akan membiarkan terjadi penyimpangan syariat dalam keluarganya. Menukil dari buku Fiqih Keluarga Terlengkap oleh Rizem Aizid, dayyuts adalah suami yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan dan keharaman. Dayyuts adalah tipe suami yang tidak memiliki rasa cemburu kepada istrinya.  Anak Durhaka? Ini Penjelasannya Mengutip Tafsir Ibnu Katsir Volume 6 yang diterjemahkan Abdul Ghoffar, dkk mengatakan dayyuts atau qanza' adalah seorang yang tidak memiliki rasa cemburu. Sifat dayyuts seharusnya tidak ada pada diri seorang suami. Dalam kitab Al-kaba'ir yang ditulis oleh Al-imam Adzahabi, mendudukan suami addayuts, termasuk dosa besar ke-34. Dosa besar tersebut akan membinasakan pelakunya dengan ancaman azab diharamkan baginya surga. Sebagaimana hadist Rasulullah Shallallaahu'alaihi wa sallaam, ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣُﺪْﻣِﻦُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻕُ ﻭَﺍﻟﺪَّﻳُّﻮْﺙُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﻘِﺮُّ ﺍﻟْﺨَﺒَﺚَ ﻓِﻲ ﺃَﻫْﻠِﻪِ Artinya:
Bahaya Suami Memiliki Sifat Dayyuts, Diharamkan Surga Baginya Hanif Hawari - detikHikmah Ternyata dalam Islam, menjadi suami atau ayah yang tidak memiliki rasa cemburu adalah hal yang tidak diperbolehkan. Sebab, seorang suami atau ayah yang menginginkan kebaikan dalam keluarganya tidak akan membiarkan terjadi penyimpangan syariat dalam keluarganya. Menukil dari buku Fiqih Keluarga Terlengkap oleh Rizem Aizid, dayyuts adalah suami yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan dan keharaman. Dayyuts adalah tipe suami yang tidak memiliki rasa cemburu kepada istrinya. Anak Durhaka? Ini Penjelasannya Mengutip Tafsir Ibnu Katsir Volume 6 yang diterjemahkan Abdul Ghoffar, dkk mengatakan dayyuts atau qanza' adalah seorang yang tidak memiliki rasa cemburu. Sifat dayyuts seharusnya tidak ada pada diri seorang suami. Dalam kitab Al-kaba'ir yang ditulis oleh Al-imam Adzahabi, mendudukan suami addayuts, termasuk dosa besar ke-34. Dosa besar tersebut akan membinasakan pelakunya dengan ancaman azab diharamkan baginya surga. Sebagaimana hadist Rasulullah Shallallaahu'alaihi wa sallaam, ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣُﺪْﻣِﻦُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻕُ ﻭَﺍﻟﺪَّﻳُّﻮْﺙُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﻘِﺮُّ ﺍﻟْﺨَﺒَﺚَ ﻓِﻲ ﺃَﻫْﻠِﻪِ Artinya: "Ada tiga golongan yang Allah Subhaanahu wa ta'ala haramkan surga atas mereka (yaitu) pecandu bir, anak yang durhaka kepada dua orang tuanya, dan dayyuts yang membiarkan kemaksiatan pada istrinya (keluarganya)." (Shahih At Targhib wat Tarhib no. 2512) Ciri-ciri Suami Dayyuts Dalam Kamus Al-mu'jam Al-Wasith disebutkan bahwa Dayyuts adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya & tidak punya rasa cemburu serta tidak punya rasa malu. Yang dimaksud dengan tidak punya rasa cemburu adalah dengan membiarkan keluarganya bermaksiat tanpa mau mengingatkan. Bermaksiat yang dimaksud di atas adalah sebagai berikut, Tidak mau mendirikan shalat fardhu Membiarkan istri membuka auratnya ketika keluar rumah Membiarkan anak-anak yang sudah baligh dan berakal bergaul bebas Sebuah hadist shahih riwayat Imam Bukhari : أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا Abdullah bin Umar berkata, Aku mendengar Nabi Muhammad Shallallaahu'alaihi wa sallaam bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam (kepala negara) merupakan pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami merupakan pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut.(HR.Bukhari). #HF

About