@ninhnhung01: Set ngủ quá xinh

Ninh Nhung
Ninh Nhung
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 06 August 2026 09:30:00 GMT
24826
3286
9
25

Music

Download

Comments

tranbao46874
Tran Bao468 :
sớm chị ơi
2026-08-06 11:36:38
0
dovan1110
Khải về bờ ⛵️ :
Hai
2026-08-06 09:32:55
0
thanh221194
Thành :
Néc Nhung trắng mịn qớ
2026-08-10 13:17:40
0
anh_macao
Anh_MaCao :
🥰🥰🥰
2026-08-10 01:32:42
0
lc.trn1884
Lạc Trần :
🥰🥰🥰
2026-08-06 09:52:32
0
maythichthatluonhadien
công chúa melody.🧏🏻‍♀️ :
💕💕💕
2026-08-06 09:33:28
0
nguyenhuy211125
💙Nguyen Huy💙 :
🥰🥰🥰
2026-08-06 09:32:07
0
hahuan1992
Hà Huấn 1992 :
[Ấm lòng][Ấm lòng][Ấm lòng]
2026-09-17 10:21:29
0
To see more videos from user @ninhnhung01, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

TERNYATA, YANG DIRINDUKAN BUKAN CUMA SUARANYA, TAPI JUGA MASA KEPEMIMPINANNYA! 🇮🇩🔥 Di tengah perjuangan para relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan, sebuah suara dari handy talky mendadak mencuri perhatian. Suaranya begitu mirip dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hingga membuat warganet tertawa. Namun, di balik momen lucu itu, terselip sebuah ironi. Bisa jadi, bagi sebagian orang, suara tersebut bukan sekadar bahan candaan, melainkan pengingat akan sosok pemimpin yang mereka rindukan. Zaman Pak Jokowi pun bukan tanpa ujian. Indonesia pernah menghadapi kebakaran hutan hebat saat El Niño 2015, disusul kemarau panjang pada 2019. Namun, pada 2015–2017, luas kebakaran hutan dan lahan tercatat turun drastis dari sekitar 2,6 juta hektare menjadi 125 ribu hektare. Sebuah capaian yang patut dicatat, meskipun tantangan karhutla tidak pernah benar-benar hilang. Kini, ketika para petugas kembali berjibaku melawan api dan asap, muncul pertanyaan yang layak direnungkan: apakah pencegahan sudah maksimal? Apakah respons terhadap bencana sudah secepat dan seefektif yang diharapkan masyarakat? Bagi para petugas di lapangan, kebakaran bukan sekadar angka dalam laporan. Ada hutan yang terbakar, udara yang tercemar, kesehatan masyarakat yang terancam, dan risiko yang harus mereka hadapi setiap hari. Mungkin yang membuat sebagian orang rindu bukan sekadar suara Pak Jokowi yang terdengar dari HT, melainkan harapan akan kepemimpinan yang tegas, sigap, dan mampu memberikan rasa aman. Sebab, saat bencana datang, rakyat tidak membutuhkan sekadar janji. Mereka membutuhkan tindakan nyata, koordinasi yang kuat, dan hasil yang bisa dirasakan. Salut untuk seluruh petugas dan relawan karhutla yang tetap berjuang di garis depan. Mereka pantas mendapatkan dukungan, perlindungan, dan penanganan bencana yang sebaik-baiknya. Kalau menurut kalian, apa yang paling penting dari sebuah kepemimpinan saat bencana melanda: respons cepat, pencegahan yang kuat, atau keberanian mengambil keputusan? #Jokowi #Karhutla #KebakaranHutan #RelawanKarhutla #PemadamKebakaran
TERNYATA, YANG DIRINDUKAN BUKAN CUMA SUARANYA, TAPI JUGA MASA KEPEMIMPINANNYA! 🇮🇩🔥 Di tengah perjuangan para relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan, sebuah suara dari handy talky mendadak mencuri perhatian. Suaranya begitu mirip dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hingga membuat warganet tertawa. Namun, di balik momen lucu itu, terselip sebuah ironi. Bisa jadi, bagi sebagian orang, suara tersebut bukan sekadar bahan candaan, melainkan pengingat akan sosok pemimpin yang mereka rindukan. Zaman Pak Jokowi pun bukan tanpa ujian. Indonesia pernah menghadapi kebakaran hutan hebat saat El Niño 2015, disusul kemarau panjang pada 2019. Namun, pada 2015–2017, luas kebakaran hutan dan lahan tercatat turun drastis dari sekitar 2,6 juta hektare menjadi 125 ribu hektare. Sebuah capaian yang patut dicatat, meskipun tantangan karhutla tidak pernah benar-benar hilang. Kini, ketika para petugas kembali berjibaku melawan api dan asap, muncul pertanyaan yang layak direnungkan: apakah pencegahan sudah maksimal? Apakah respons terhadap bencana sudah secepat dan seefektif yang diharapkan masyarakat? Bagi para petugas di lapangan, kebakaran bukan sekadar angka dalam laporan. Ada hutan yang terbakar, udara yang tercemar, kesehatan masyarakat yang terancam, dan risiko yang harus mereka hadapi setiap hari. Mungkin yang membuat sebagian orang rindu bukan sekadar suara Pak Jokowi yang terdengar dari HT, melainkan harapan akan kepemimpinan yang tegas, sigap, dan mampu memberikan rasa aman. Sebab, saat bencana datang, rakyat tidak membutuhkan sekadar janji. Mereka membutuhkan tindakan nyata, koordinasi yang kuat, dan hasil yang bisa dirasakan. Salut untuk seluruh petugas dan relawan karhutla yang tetap berjuang di garis depan. Mereka pantas mendapatkan dukungan, perlindungan, dan penanganan bencana yang sebaik-baiknya. Kalau menurut kalian, apa yang paling penting dari sebuah kepemimpinan saat bencana melanda: respons cepat, pencegahan yang kuat, atau keberanian mengambil keputusan? #Jokowi #Karhutla #KebakaranHutan #RelawanKarhutla #PemadamKebakaran

About