@muhmmadfaisal2917: #foryoupageofficiall #plzviralforyoupage #Tu jo nazran milaya puliye kivain sartinger sartaj song#unfreez my account TikTok team please don't skip my video please play on foryoupage#Burewala news viral news fyp for you page Viral All world

M. Faisal
M. Faisal
Open In TikTok:
Region: PK
Thursday 06 August 2026 04:27:03 GMT
27835
1041
61
40

Music

Download

Comments

sanammkhan361
sanam.khan361 :
very sed
2026-08-06 04:57:25
3
jasimbhatti125
🔥jasim🔥 :
new location ab kidr ha
2026-08-06 06:45:44
1
abdulhaddi98
Abdul haddi :
hr traf Kam ho rahy hmare wali side k road b bna dy koi😒🙃
2026-08-06 12:52:36
0
bajwabaj1
user8017749676748 :
nai Wohi Hain Sammy tcs KY pass
2026-08-06 13:26:45
0
rajpootbrande03
🦂༆⃢𝐙𝐎𝐘🅰༆⃢𝐑🅰𝐉𝐏𝐎𝐎𝐓🦂 :
burewala kamyab ho rha ab mashallah new view bny gy ab
2026-08-06 13:09:15
0
ms.legends
MS..... Legends 😎 :
haye Allah main toh road hi in ko pyhchan kar cros karti thi .... oh my God
2026-08-06 13:59:28
1
burewalatraderswholesale
بورے والا رائس ٹریڈرز ہول سیل :
دو سو روپے کلو والے پھول 800 روپے کلو میں دیتے تھے
2026-08-06 09:13:19
6
mshaban5739
M.Shaban khokhar :
اب کدھر شفٹ ہوئے ہیں یہ دوکانوں والے
2026-08-06 10:12:18
2
kashifjutt505
kashif jutt :
bhai idhr tuff tile lagni aur green bus stand bny ga aur sth main shop bna kr dayain gy inko
2026-08-06 10:57:50
1
ayyli6587368
Ali Raza :
Allah Da Hukm bhai
2026-08-06 11:27:55
1
roshan.hussain.8
𝓡𝓸𝓼𝓱𝓪𝓷 𝓗𝓾𝓼𝓼𝓪𝓲𝓷 8 :
Inshallah Mera Khuda Jarur Ho Din Wapas Lekar aaega FIR Se Vahi rond ke hongi Inshallah🥰🥰🥰🥰
2026-08-06 09:07:34
1
loveisdeath537
Mohammad torab :
q 🥹 sir Kya hua
2026-08-06 06:06:07
2
user2057188523533
sonu :
ab ma falawar kaha sa lo gi 🥰
2026-08-06 06:47:06
2
azraarshad4
Azra Arshad :
🥰
2026-08-06 10:52:45
1
gracestitchcollection
Grace Stitch Collection :
ab ptaa nai kahn jaeen gy yaa sub
2026-08-06 10:16:16
1
lalababar.786
khokhar ❤️3💛3💚3🇵🇰😎🇵🇰😎 :
غریب مر گیا 😭😭😭😭😭😭😭😭
2026-08-06 10:24:37
1
hamza1122_0
🇦🇪Hamza Riaz🇦🇪 :
ab ma flavor kahan loo ga un k liye😢😢😢
2026-08-06 14:01:21
1
ranaarshadraj
Multani fruits shop🍎🍑☑️ :
ap al Farooq madrsy k pas AA jao wahan bht hain✌️
2026-08-06 12:49:27
1
akhtar.hussain7603
Akhtar Hussain :
akhir ho kia rha hai mere piyaray Burewala ko
2026-08-06 13:37:33
0
..amirveer7860
Amir veer :
ooohooo😳
2026-08-06 12:23:17
2
maazi.novel
م🍂ا🍂ض🍂ی :
maybe yaha stalls ayen.
2026-08-06 16:27:32
0
danisharbab71
[email protected] :
ظالم حکومت
2026-08-06 10:34:51
1
manorajpoot3678
𝄟✮͢🦋⃟ MaNo RajPoOt 🔥⃝🕊️ :
mashallah hmari Leader bht achi ha us wja sy ye ho raha sb 😂
2026-08-06 16:03:01
1
musrratrukhsana
Musrrat RUKHSANA :
نرسریز بھی ملتان روڈ پر ختم کر دی گئی ہیں
2026-08-06 16:09:57
1
hassanalihassanal671
Hassanalihassanali :
kab tak zulam kartay rahin gy garebon par jis din Allah ke pakarr mein aye ragrray jain gay sab zalim
2026-08-06 11:18:49
1
To see more videos from user @muhmmadfaisal2917, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awal Mula Sebelum Terjadi Kericuhan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen Sampaikan Efisiensi Anggaran Negara dan Defisit Anggaran Daerah Kronologi Sebelum Ricuh ASN-PPPK di Tidore Kepulauan Ribuan PPPK, PPPK paruh waktu, serta ASN memadati halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Senin (6/7/2026), untuk mengikuti apel akbar yang digelar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Apel tersebut bertujuan menyampaikan kondisi keuangan daerah sekaligus menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Namun, suasana berubah menjadi ricuh setelah beredar informasi mengenai kemungkinan tenaga kontrak akan dirumahkan sebagai dampak dari defisit anggaran. Kekhawatiran para pegawai memicu aksi protes yang berkembang menjadi demonstrasi. Sejumlah peserta melakukan aksi pembakaran dan saling dorong dengan aparat maupun sesama peserta, bahkan massa sempat berupaya menerobos masuk ke kompleks Kantor Wali Kota. Ketegangan akhirnya mereda setelah para pegawai sendiri berupaya menenangkan rekan-rekan mereka sehingga situasi kembali kondusif. Dalam keterangannya, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang menghadapi defisit anggaran yang mencapai lebih dari Rp50 miliar. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mencari langkah efisiensi agar pelayanan publik tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlangsungan keuangan daerah. Salah satu opsi yang diajukan adalah pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu sebesar 30 persen. Menurut Muhammad Sinen, kebijakan tersebut dipilih sebagai upaya untuk menghindari langkah yang lebih berat, yaitu merumahkan tenaga kontrak. Meski demikian, ia mengakui bahwa pemangkasan TPP sebesar 30 persen hanya mampu menghemat sekitar Rp20 miliar hingga Rp25 miliar sehingga masih belum cukup untuk menutupi keseluruhan defisit yang dialami pemerintah daerah. Muhammad Sinen menegaskan bahwa pemerintah daerah pada dasarnya tidak menginginkan adanya pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK maupun PPPK paruh waktu. Ia menyatakan bahwa skema pemotongan TPP telah dibahas bersama dan pada prinsipnya disetujui oleh ASN, PPPK, serta PPPK paruh waktu karena dianggap sebagai pilihan yang lebih baik dibandingkan kehilangan pekerjaan. Wali kota juga menyampaikan komitmen pribadi bahwa selama dirinya masih menjabat, tenaga PPPK dan PPPK paruh waktu tidak akan dirumahkan. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri dari jabatan apabila kondisi terburuk memaksa pemerintah melakukan kebijakan tersebut. Lebih lanjut, Muhammad Sinen berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kondisi yang dihadapi daerah, khususnya terkait dampak kebijakan efisiensi anggaran. Video: Tiktok @yani.lohi #pppk #tidore #phk #anggaran #viral
Awal Mula Sebelum Terjadi Kericuhan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen Sampaikan Efisiensi Anggaran Negara dan Defisit Anggaran Daerah Kronologi Sebelum Ricuh ASN-PPPK di Tidore Kepulauan Ribuan PPPK, PPPK paruh waktu, serta ASN memadati halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Senin (6/7/2026), untuk mengikuti apel akbar yang digelar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Apel tersebut bertujuan menyampaikan kondisi keuangan daerah sekaligus menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Namun, suasana berubah menjadi ricuh setelah beredar informasi mengenai kemungkinan tenaga kontrak akan dirumahkan sebagai dampak dari defisit anggaran. Kekhawatiran para pegawai memicu aksi protes yang berkembang menjadi demonstrasi. Sejumlah peserta melakukan aksi pembakaran dan saling dorong dengan aparat maupun sesama peserta, bahkan massa sempat berupaya menerobos masuk ke kompleks Kantor Wali Kota. Ketegangan akhirnya mereda setelah para pegawai sendiri berupaya menenangkan rekan-rekan mereka sehingga situasi kembali kondusif. Dalam keterangannya, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang menghadapi defisit anggaran yang mencapai lebih dari Rp50 miliar. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mencari langkah efisiensi agar pelayanan publik tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlangsungan keuangan daerah. Salah satu opsi yang diajukan adalah pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu sebesar 30 persen. Menurut Muhammad Sinen, kebijakan tersebut dipilih sebagai upaya untuk menghindari langkah yang lebih berat, yaitu merumahkan tenaga kontrak. Meski demikian, ia mengakui bahwa pemangkasan TPP sebesar 30 persen hanya mampu menghemat sekitar Rp20 miliar hingga Rp25 miliar sehingga masih belum cukup untuk menutupi keseluruhan defisit yang dialami pemerintah daerah. Muhammad Sinen menegaskan bahwa pemerintah daerah pada dasarnya tidak menginginkan adanya pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK maupun PPPK paruh waktu. Ia menyatakan bahwa skema pemotongan TPP telah dibahas bersama dan pada prinsipnya disetujui oleh ASN, PPPK, serta PPPK paruh waktu karena dianggap sebagai pilihan yang lebih baik dibandingkan kehilangan pekerjaan. Wali kota juga menyampaikan komitmen pribadi bahwa selama dirinya masih menjabat, tenaga PPPK dan PPPK paruh waktu tidak akan dirumahkan. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri dari jabatan apabila kondisi terburuk memaksa pemerintah melakukan kebijakan tersebut. Lebih lanjut, Muhammad Sinen berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kondisi yang dihadapi daerah, khususnya terkait dampak kebijakan efisiensi anggaran. Video: Tiktok @yani.lohi #pppk #tidore #phk #anggaran #viral

About