@ulasan.co: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan pemerasan dan jual beli jabatan yang menjerat Bupati nonaktif Pemalang, Anom Widiyantoro, yang ditahan sejak akhir Juli 2026 usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, penggeledahan menyasar rumah dua pejabat eselon II Kabupaten Pemalang. Penyidik KPK menggeledah kediaman Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemalang, Joko Tri Asmoro, dan Kepala Dinas Kesehatan Pemalang, Wiji Mulyati, guna melengkapi alat bukti dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Penggeledahan menyasar dua pejabat eselon II, yakni Kepala DPUPR Joko Tri Asmoro dan Kepala Dinas Kesehatan Wiji Mulyati. Keduanya tidak berstatus tersangka, namun rumah mereka digeledah sebagai bagian dari pengumpulan Penggeledahan dilakukan pada Rabu (5/8/2026). Proses di rumah Joko Tri Asmoro berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, dilanjutkan ke kediaman Wiji Mulyati, dan rombongan penyidik baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.48 WIB. Kedua pejabat tersebut diketahui tinggal di Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang — rumah Joko Tri Asmoro berlokasi di Blok E2 Perumahan Taman Lestari, sementara rumah Wiji Mulyati berada di Jalan Bangka, Desa Taman. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa rangkaian penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Langkah ini merupakan kelanjutan dari maraton penggeledahan yang telah berlangsung sejak 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di sejumlah lokasi strategis di Jakarta, Pemalang, Kendal, hingga Purworejo. Aparat kepolisian turut mengawal ketat jalannya penggeledahan di rumah Kepala Dinas Kesehatan tersebut. Penyidik selanjutnya akan menelaah seluruh barang yang disita guna mendukung penanganan perkara, meski detail barang atau dokumen yang dibawa dari kedua lokasi belum diungkap secara rinci. Kasus ini bermula dari OTT KPK terhadap Bupati Pemalang periode 2025–2030, Anom Widiyantoro, yang turut menjaring sejumlah pihak lain termasuk ajudan, sopir, dan staf administrasi KPK. #ulasannetwork #pemalang #korupsi
Ulasan.co
Region: US
Thursday 06 August 2026 04:43:31 GMT
Music
Download
Comments
hiraa :
ini kpn
2026-08-06 06:33:23
0
To see more videos from user @ulasan.co, please go to the Tikwm
homepage.