@jam.king8899:

JAMIK
JAMIK
Open In TikTok:
Region: UZ
Thursday 06 August 2026 11:56:01 GMT
3674
78
1
14

Music

Download

Comments

To see more videos from user @jam.king8899, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🌋 SETELAH ABU VULKANIK, ADA SATU HAL LAGI YANG PERLU KITA PAHAMI: SO₂ Saat gunung api erupsi, yang dilepaskan bukan hanya abu. Gunung api juga dapat mengeluarkan berbagai gas vulkanik, salah satunya sulfur dioksida (SO₂). SO₂ adalah gas tidak berwarna dengan bau yang menyengat. Gas ini dapat terbawa angin dan menyebar mengikuti kondisi atmosfer. Jika berada dalam konsentrasi tinggi di udara yang kita hirup, SO₂ dapat mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Pada paparan yang lebih tinggi, gangguan pernapasan dapat menjadi lebih serius, terutama pada orang yang sensitif terhadap polusi udara. (USGS⁠) 📊 Lalu bagaimana dengan peta SO₂ di Windy? Peta CAMS yang terlihat pada gambar menunjukkan perkiraan total SO₂ dalam kolom atmosfer. Jadi, angka seperti 322,65 mg/m² bukan berarti udara di Bandung mengandung 322,65 mg SO₂ per meter kubik dan bukan pula berarti setiap orang di wilayah tersebut sedang menghirup kadar sebesar itu. Dengan kata lain, peta tersebut membantu kita melihat sebaran SO₂ di atmosfer, tetapi tidak boleh digunakan sendirian untuk menyimpulkan bahwa kualitas udara di permukaan pasti berbahaya. ⚠️ Apa bahayanya SO₂? Paparan SO₂ dapat menyebabkan mata terasa perih, hidung dan tenggorokan teriritasi, batuk, rasa sesak atau tidak nyaman ketika bernapas. SO₂ juga dapat bereaksi di atmosfer membentuk aerosol dan berkontribusi terhadap fenomena seperti volcanic smog atau vog. (USGS⁠) 🛡️ Apa yang harus dilakukan? Jika terdapat informasi resmi mengenai peningkatan gas vulkanik atau kualitas udara memburuk, kurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di tempat dengan udara yang lebih bersih. Ikuti arahan dari pihak berwenang dan pantau informasi kualitas udara serta perkembangan erupsi. Yang paling penting: jangan panik hanya karena melihat warna merah pada peta. Peta model atmosfer bukan pengganti pengukuran kualitas udara langsung di permukaan. 🌋 Erupsi Anak Krakatau mengingatkan kita bahwa aktivitas gunung api tidak hanya menghasilkan abu. Gas vulkanik juga merupakan bagian penting yang perlu dipahami. Kenali datanya, pahami risikonya, dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sumber: USGS • CAMS/Windy • pemantauan resmi kebencanaan #A#AnakKrakatauG#GunungAnakKrakatauS#SO2S#SulfurDioksidaG#GasVulkanik
🌋 SETELAH ABU VULKANIK, ADA SATU HAL LAGI YANG PERLU KITA PAHAMI: SO₂ Saat gunung api erupsi, yang dilepaskan bukan hanya abu. Gunung api juga dapat mengeluarkan berbagai gas vulkanik, salah satunya sulfur dioksida (SO₂). SO₂ adalah gas tidak berwarna dengan bau yang menyengat. Gas ini dapat terbawa angin dan menyebar mengikuti kondisi atmosfer. Jika berada dalam konsentrasi tinggi di udara yang kita hirup, SO₂ dapat mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Pada paparan yang lebih tinggi, gangguan pernapasan dapat menjadi lebih serius, terutama pada orang yang sensitif terhadap polusi udara. (USGS⁠) 📊 Lalu bagaimana dengan peta SO₂ di Windy? Peta CAMS yang terlihat pada gambar menunjukkan perkiraan total SO₂ dalam kolom atmosfer. Jadi, angka seperti 322,65 mg/m² bukan berarti udara di Bandung mengandung 322,65 mg SO₂ per meter kubik dan bukan pula berarti setiap orang di wilayah tersebut sedang menghirup kadar sebesar itu. Dengan kata lain, peta tersebut membantu kita melihat sebaran SO₂ di atmosfer, tetapi tidak boleh digunakan sendirian untuk menyimpulkan bahwa kualitas udara di permukaan pasti berbahaya. ⚠️ Apa bahayanya SO₂? Paparan SO₂ dapat menyebabkan mata terasa perih, hidung dan tenggorokan teriritasi, batuk, rasa sesak atau tidak nyaman ketika bernapas. SO₂ juga dapat bereaksi di atmosfer membentuk aerosol dan berkontribusi terhadap fenomena seperti volcanic smog atau vog. (USGS⁠) 🛡️ Apa yang harus dilakukan? Jika terdapat informasi resmi mengenai peningkatan gas vulkanik atau kualitas udara memburuk, kurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di tempat dengan udara yang lebih bersih. Ikuti arahan dari pihak berwenang dan pantau informasi kualitas udara serta perkembangan erupsi. Yang paling penting: jangan panik hanya karena melihat warna merah pada peta. Peta model atmosfer bukan pengganti pengukuran kualitas udara langsung di permukaan. 🌋 Erupsi Anak Krakatau mengingatkan kita bahwa aktivitas gunung api tidak hanya menghasilkan abu. Gas vulkanik juga merupakan bagian penting yang perlu dipahami. Kenali datanya, pahami risikonya, dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sumber: USGS • CAMS/Windy • pemantauan resmi kebencanaan #A#AnakKrakatauG#GunungAnakKrakatauS#SO2S#SulfurDioksidaG#GasVulkanik

About