@nxnirob.007: The weather 😫💫#foryoupage #foryouuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

💫—͟͞͞ 𝐍𝐈 𝐑𝐎 𝐁💫
💫—͟͞͞ 𝐍𝐈 𝐑𝐎 𝐁💫
Open In TikTok:
Region: BD
Thursday 06 August 2026 14:34:34 GMT
268
34
2
3

Music

Download

Comments

mdtamimhasan019
T🚩 :
❤️
2026-08-07 08:25:42
1
shariyar.shadhin
UTSHO 🚩 :
💗💗💗
2026-08-06 14:44:53
1
To see more videos from user @nxnirob.007, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Polda Metro Jaya Ungkap Update 21 Orang yang Ditangkap Jelang Aksi BEM UI di Sudirman Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang menjelang aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Dari pengamanan tersebut, polisi menemukan 12 petasan atau flare dan enam botol yang diduga dipersiapkan untuk pembuatan bom molotov. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, 21 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk didalami keterangannya di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya Ungkap Update 21 Orang yang Ditangkap Jelang Aksi BEM UI di Sudirman Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang menjelang aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Dari pengamanan tersebut, polisi menemukan 12 petasan atau flare dan enam botol yang diduga dipersiapkan untuk pembuatan bom molotov. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, 21 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk didalami keterangannya di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. "Ini masih didalami. Karena tadi malam dan tadi pagi ada 21 orang diamankan, ada 12 petasan/flare, dan 6 media botol yang akan digunakan untuk pembuatan molotov. Ini masih dalam proses pendalaman," kata Budi, Selasa (18/8/2026). Budi menjelaskan, langkah pengamanan tersebut merupakan bagian dari pendekatan preventive strike dan preemptive education yang dilakukan Polda Metro Jaya. Menurut dia, upaya kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pencegahan agar masyarakat memahami risiko membawa benda berbahaya. "Intinya, preventive strike Polda Metro Jaya dan preemptive education selalu berjalan. Masyarakat bukan hanya terkait tentang penegakan hukum, itu ultimum remedium," ujarnya. Dia menambahkan, membawa barang-barang berbahaya dapat membahayakan diri sendiri, peserta aksi lainnya, petugas, maupun masyarakat di sekitar lokasi. Asahat Edi/PRMN

About