@zh_2d: #CapCut انا الغلطان ماش انتي 🖤➰. #قالب_جاهز_نار🔥 #اكسبلور #قوالب_كاب_كات #fyp

⃪⃪عـمـاد⃪⃪و |📍🪫𓄼
⃪⃪عـمـاد⃪⃪و |📍🪫𓄼
Open In TikTok:
Region: TR
Thursday 06 August 2026 18:31:17 GMT
41710
1880
15
94

Music

Download

Comments

_sopnil69_
𝐒𝐎 𝐏𝐍 𝐈𝐋 !;🕸️🫘 :
2026-09-13 02:13:50
0
n55oo
𝐴 :
لا ذكرني بيهه💔
2026-08-30 18:32:20
0
ahmed.ameen906
AH AM :
❤️❤️❤️
2026-09-04 20:19:03
0
s5cee36
تبوشه :
♥️♥️♥️
2026-09-01 22:35:42
0
yasmine.al.ali3
୨୧ Rawan ୨୧ :
🥺🥺
2026-08-23 13:19:33
0
fsydfdih
شاهينه :
💞💞
2026-08-07 08:50:48
0
user9191039722715
عبدالهادي دعبول ❤️ :
❤️❤️
2026-08-06 18:36:02
0
zax39099
🌛قمر🌜🌝🥰 :
🥰🥰🥰
2026-08-06 18:34:29
0
strider413
Strider413 :
❤️❤️❤️
2026-09-12 02:29:07
0
To see more videos from user @zh_2d, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JAWA TENGAH — Dunia keamanan digital kembali dihebohkan dengan munculnya klaim yang menyebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah menjadi target kelompok hacker. Nama Diskominfo Jawa Tengah dilaporkan muncul dalam sebuah situs yang berkaitan dengan aktivitas ransomware. Dalam unggahan tersebut, pelaku mengklaim memiliki data berukuran sekitar 62 GB yang dikaitkan dengan instansi pemerintah tersebut. Klaim itu langsung menjadi perhatian karena Diskominfo memiliki posisi penting dalam ekosistem digital pemerintahan Jawa Tengah. Apabila data dalam jumlah besar benar-benar berhasil diambil, potensi risikonya dapat mencakup dokumen internal, informasi layanan, hingga data lain yang tersimpan dalam sistem. Namun, kemunculan nama sebuah instansi dalam situs ransomware belum otomatis membuktikan bahwa kebocoran data benar-benar terjadi. Klaim mengenai ukuran 62 GB juga masih membutuhkan verifikasi teknis untuk memastikan asal-usul dan keaslian data. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa infrastruktur digital pemerintahan merupakan salah satu target yang harus mendapat perlindungan berlapis. Penguatan sistem keamanan, pemantauan jaringan, serta respons cepat terhadap indikasi serangan menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih besar. Masyarakat juga diminta tidak mengunduh ataupun menyebarluaskan data yang diklaim sebagai hasil kebocoran. Jika terdapat data pribadi di dalamnya, penyebaran ulang dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan. Publik kini menantikan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai dugaan insiden tersebut, termasuk apakah benar terjadi kompromi sistem dan apakah klaim 62 GB tersebut dapat dibuktikan. #diskominfojateng #kebocorandata #cybersecurity #jawatengah #ganosecteam
JAWA TENGAH — Dunia keamanan digital kembali dihebohkan dengan munculnya klaim yang menyebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah menjadi target kelompok hacker. Nama Diskominfo Jawa Tengah dilaporkan muncul dalam sebuah situs yang berkaitan dengan aktivitas ransomware. Dalam unggahan tersebut, pelaku mengklaim memiliki data berukuran sekitar 62 GB yang dikaitkan dengan instansi pemerintah tersebut. Klaim itu langsung menjadi perhatian karena Diskominfo memiliki posisi penting dalam ekosistem digital pemerintahan Jawa Tengah. Apabila data dalam jumlah besar benar-benar berhasil diambil, potensi risikonya dapat mencakup dokumen internal, informasi layanan, hingga data lain yang tersimpan dalam sistem. Namun, kemunculan nama sebuah instansi dalam situs ransomware belum otomatis membuktikan bahwa kebocoran data benar-benar terjadi. Klaim mengenai ukuran 62 GB juga masih membutuhkan verifikasi teknis untuk memastikan asal-usul dan keaslian data. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa infrastruktur digital pemerintahan merupakan salah satu target yang harus mendapat perlindungan berlapis. Penguatan sistem keamanan, pemantauan jaringan, serta respons cepat terhadap indikasi serangan menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih besar. Masyarakat juga diminta tidak mengunduh ataupun menyebarluaskan data yang diklaim sebagai hasil kebocoran. Jika terdapat data pribadi di dalamnya, penyebaran ulang dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan. Publik kini menantikan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai dugaan insiden tersebut, termasuk apakah benar terjadi kompromi sistem dan apakah klaim 62 GB tersebut dapat dibuktikan. #diskominfojateng #kebocorandata #cybersecurity #jawatengah #ganosecteam

About