Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@man.nhi.ma.lum: #xh#xuhuongtiktok #LIVEIncentiveProgram #JustGoLIVE #PaidPartnership
Mẫn Nhi
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 08 August 2026 05:00:14 GMT
6206
697
12
18
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.14MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.59MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
🍊သွန်း :
အရမ်းချစ်
2026-08-08 11:04:52
0
Bùi Thị Hòa :
귀엽네요
2026-08-08 05:55:32
0
สมศักดิ์ สิริวัฒนาโชค :
🥰🥰🥰
2026-08-08 05:09:28
0
Nguyễn Loan :
iu iu iu quá
2026-08-08 05:09:57
0
Lê Lan Trâm :
ui
2026-08-08 05:34:47
0
Daw Thein Yee :
ချစ်လေ
2026-08-08 06:05:07
0
NGUYỄN THANH BÌNH :
@Tranphuongchi.ntb 🧸🎀
2026-08-08 07:02:54
0
Nay Lin :
🥰🥰🥰🥰
2026-08-08 06:10:14
0
Lovely Life :
🥰
2026-08-08 06:06:07
0
NgThanNgem :
🥰🥰🥰
2026-08-08 05:18:37
0
Railin Aragon Limbona :
🥰🥰🥰
2026-08-08 05:07:02
0
ချစ်သဲလေး :
🥰🥰🥰
2026-08-08 07:47:29
0
To see more videos from user @man.nhi.ma.lum, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#viralvideo #invincible #fyp #foryou
انت الاستثناء الوحيد . . . .#فداء_الدين #explore #fypシ
#lilpeep
gojo edit
Soy o no soy Shrek? 🧌#lapoblet #clips
Part 2 | Bayangkan jika dosenmu yang paling ditakuti se-kampus mendadak berubah menjadi 'cowok gila' alias cogil yang agresif demi mendapatkan hatimu. Itulah kenyataan pahit sekaligus manis yang harus kamu telan bulat-bulat belakangan ini. "Nggak, nggak bisa gini terus nih. Gue serasa dihantui sama Pak Hoon!" gumammu frustrasi sambil menggeleng-gelengkan kepala di sepanjang koridor kampus. Mengingat kelakuan ajaib Park Sunghoon selama beberapa hari terakhir ini benar-benar sukses membuat hidupmu tidak tenang. Pria itu seolah punya seribu satu cara untuk mendadak muncul di radarmu. Contohnya seperti kejadian di area parkiran dua hari lalu. Saat kamu baru saja selesai kelas dan hendak berjalan ke gerbang depan, sebuah mobil mewah tiba-tiba berhenti tepat di sampingmu. Kaca jendela diturunkan, menampilkan wajah tampan Sunghoon di balik kacamata hitamnya. "Yn, ayo naik. Saya antar kamu pulang," ajaknya tanpa basa-basi. Kamu mengerjap, mencoba mencari alasan logis. "Eh? Pak Hoon, apartemen kita kan nggak searah. Repot nanti, Pak." Tepat saat kamu memutar otak untuk menolak, ekor matamu menangkap siluet Jake yang baru saja turun dari motornya di seberang parkiran. Pucuk dicinta ulam pun tiba! pikirmu girang. Ini adalah kesempatan emas untuk melarikan diri dari jeratan beliau. Tanpa memedulikan raut wajah Sunghoon yang langsung menggelap, kamu langsung melambaikan tangan dengan heboh ke arah pacarmu. "Hai, sayaaanggg! Aku udah nungguin kamu lama di sini!" seru mu sengaja dengan nada manja yang dibuat-buat, sebelum langsung berlari kecil menghampiri Jake dan meninggalkan Sunghoon yang menatapmu dengan rahang mengeras. Belum selesai sampai di situ. Teror soft-stalking ala Pak Sunghoon berlanjut kemarin sore di sebuah kafe dekat area kampus. Kamu yang saat itu sedang mengantre sendirian di depan kasir langsung dibuat bingung saat hendak membayar pesanan kopi dan kue-mu. "Jadi, total semuanya berapa, Kak?" tanyamu sambil menyiapkan dompet. Mbak kasir justru tersenyum ramah, lalu bertanya, "Maaf, nama Kakak siapa ya?" "Saya?" Kamu menunjuk dirimu sendiri dengan bingung, lalu mengangguk. "Yn. Emang kenapa, Kak?" "Semua yang Kakak pesan gratis, Kak Yn. Sudah dibayar lunas sama Bapak yang duduk di meja pojok sana," ujar kasir itu sambil menunjuk ke arah sudut kafe yang agak remang. Kamu spontan menoleh ke arah yang dimaksud. Di sana, di balik laptopnya yang terbuka, duduklah Park Sunghoon. Begitu menyadari tatapanmu, pria itu melepaskan cangkir kopinya, lalu melambaikan tangan perlahan ke arahmu sambil mengulas senyum tipis yang begitu menawan—namun terasa mistis di matamu. Kamu menepuk jidatmu keras-keras. "Astaga!" rincihmu dalam hati. Pria itu benar-benar berniat merusak kesehatan mentalmu. Puncaknya adalah hari ini, tepat di dalam ruang kelasnya sendiri. Suasana ruangan begitu hening, mencekam, dan dipenuhi aura ketegangan karena seisi kelas sedang dipaksa memutar otak mengerjakan kuis dadakan dari sang dosen killer. Saat kamu sedang fokus menghitung di lembar jawaban, suara langkah kaki mendadak berhenti tepat di samping mejamu. Tanpa diduga, Sunghoon sengaja menyenggol pulpen yang terletak di sudut mejamu hingga benda itu jatuh bergemerincing ke lantai. Dengan gerakan lambat yang sengaja dibuat-buat, Sunghoon membungkuk untuk memungut pulpen tersebut, lalu menyerahkannya kembali kepadamu. "Pulpen kamu jatuh," ucapnya datar dengan suara baritonnya yang tegas, membuat beberapa mahasiswa di sekitar kalian sempat melirik takut. Namun, matamu membelalak saat menyadari bahwa yang diletakkan di atas mejamu bukan cuma pulpen, melainkan ada sebuah lipatan kertas kecil yang diselipkan di bawahnya. Begitu Sunghoon berjalan menjauh untuk memeriksa barisan lain, kamu buru-buru membuka kertas itu dengan sembunyi-sembunyi. "Temui saya di rooftop gedung ini setelah kelas selesai." "Idihhhh, dikira gue bakal nemuin apa?!" batinmu mendengus kesal, meremas kertas itu erat-erat. +comsec dan saluran #sunghoon #pov #sunghoonedit #enhypenau #foryou
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy