@clara_roof: বৃষ্টি

Bristy
Bristy
Open In TikTok:
Region: BD
Saturday 08 August 2026 07:07:28 GMT
2458
279
15
0

Music

Download

Comments

user5537301601736
Md Shakil Ahmed :
you look stunning 🌸👌
2026-08-08 09:20:16
0
forhadvoice1
ForhadVoice :
Support me
2026-08-08 07:28:39
0
shahriarrifat512
Shahriar Rifat :
মাশাআল্লাহ
2026-08-08 12:05:47
0
asifur.rahman.rasel
Asifur Rahman Rasel :
সুন্দর হাসি
2026-08-09 03:04:57
0
raju.rana667
রোকন খালাশি :
❤️❤️❤️
2026-08-09 19:35:02
0
parthoroy368
parthoroy368 :
❤️❤️❤️
2026-08-08 11:40:11
0
manikmanikmanik90
manikmanikmanik90 :
😳😳😳
2026-08-08 08:30:32
0
mdmizanurrahm26
🍁টাঙ্গাইলের🍁 পোলা🍁 :
🥰🥰🥰
2026-08-09 01:10:51
0
luckyrajor222
lcky rajor🔥 :
👌👌👌
2026-08-08 11:55:55
0
nayankhan679
Nayan Khan :
🥰🥰🥰
2026-08-09 05:30:49
0
goldsmithdilip
Dilip :
❤️❤️❤️
2026-08-08 11:37:16
0
chowdhury.m.n
Chowdhury M N :
💗💗💗
2026-08-10 02:45:10
0
md.shimul.sarkar26
MD SHIMUL SARKAR :
😳😳😳
2026-08-08 07:51:00
0
irfankhan11octobor
😎❤️🇧🇩IRFAN KHAN🇧🇩❤️😎 :
🥰🥰🥰
2026-08-08 07:14:29
0
md.taher1962
MD Taher :
🥰🥰🥰
2026-08-10 15:35:30
0
To see more videos from user @clara_roof, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pada 12 Agustus 2026, Bulan bergerak tepat di antara Matahari dan Bumi. Di jalur tertentu, piringan Bulan akan menutupi Matahari sepenuhnya dan terjadilah salah satu fenomena langit paling spektakuler: Gerhana Matahari Total! Saat totalitas terjadi, suasana siang hari di wilayah yang berada tepat di bawah bayangan Bulan bisa berubah menjadi gelap dalam waktu singkat. Langit menjadi jauh lebih redup, suhu dapat berubah, dan beberapa bintang serta planet terang bisa terlihat. ✨ Tapi sekarang pertanyaannya Indonesia ikut gelap juga nggak? Jawabannya: IYA, Indonesia memang sedang gelap pada saat sebagian fase gerhana berlangsung… TAPI BUKAN KARENA GERHANA! Kenapa? Karena wilayah Indonesia berada di sisi Bumi yang sedang mengalami malam hari. Indonesia tidak berada di jalur totalitas, bahkan tidak termasuk wilayah yang melihat gerhana Matahari 12 Agustus 2026. Jadi tidak ada momen Matahari “tertutup Bulan” yang bisa kita saksikan dari Indonesia.  Sementara itu, di tempat-tempat yang berada di jalur totalitas, ceritanya benar-benar berbeda. Bayangkan orang-orang di Greenland, Islandia, Rusia utara, atau Spanyol sedang mengalami siang hari… lalu Bulan perlahan menutupi Matahari. ☀️ → 🌘 → 🌑 Terang → redup → gelap! Dan totalitasnya sendiri berlangsung sangat singkat—di sebagian besar lokasi, kurang dari dua menit.  Yang lebih menarik lagi, gerhana ini bukan cuma totalitas. Wilayah yang berada di luar jalur totalitas tetapi masih terkena bayangan penumbra akan mengalami gerhana sebagian. NASA mencatat wilayah visibilitas sebagian mencakup bagian Eropa, Afrika, Amerika Utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik. Jadi kalau malam itu kamu berada di Indonesia dan melihat langit yang gelap… Tenang. Bukan karena Mataharinya sedang “dimatikan” oleh Bulan. Mataharinya memang sedang berada di bawah horizon kita. Dan justru di situlah kerennya astronomi: satu fenomena yang sama bisa terjadi pada saat yang sama di Bumi, tetapi pengalaman setiap wilayah bisa benar-benar berbeda.  Sumber referensi: NASA Science dan timeanddate.  #GerhanaMatahariTotal #GerhanaMatahari #Gerhana2026 #12Agustus2026 #fenomenaastronomi
pada 12 Agustus 2026, Bulan bergerak tepat di antara Matahari dan Bumi. Di jalur tertentu, piringan Bulan akan menutupi Matahari sepenuhnya dan terjadilah salah satu fenomena langit paling spektakuler: Gerhana Matahari Total! Saat totalitas terjadi, suasana siang hari di wilayah yang berada tepat di bawah bayangan Bulan bisa berubah menjadi gelap dalam waktu singkat. Langit menjadi jauh lebih redup, suhu dapat berubah, dan beberapa bintang serta planet terang bisa terlihat. ✨ Tapi sekarang pertanyaannya Indonesia ikut gelap juga nggak? Jawabannya: IYA, Indonesia memang sedang gelap pada saat sebagian fase gerhana berlangsung… TAPI BUKAN KARENA GERHANA! Kenapa? Karena wilayah Indonesia berada di sisi Bumi yang sedang mengalami malam hari. Indonesia tidak berada di jalur totalitas, bahkan tidak termasuk wilayah yang melihat gerhana Matahari 12 Agustus 2026. Jadi tidak ada momen Matahari “tertutup Bulan” yang bisa kita saksikan dari Indonesia. Sementara itu, di tempat-tempat yang berada di jalur totalitas, ceritanya benar-benar berbeda. Bayangkan orang-orang di Greenland, Islandia, Rusia utara, atau Spanyol sedang mengalami siang hari… lalu Bulan perlahan menutupi Matahari. ☀️ → 🌘 → 🌑 Terang → redup → gelap! Dan totalitasnya sendiri berlangsung sangat singkat—di sebagian besar lokasi, kurang dari dua menit. Yang lebih menarik lagi, gerhana ini bukan cuma totalitas. Wilayah yang berada di luar jalur totalitas tetapi masih terkena bayangan penumbra akan mengalami gerhana sebagian. NASA mencatat wilayah visibilitas sebagian mencakup bagian Eropa, Afrika, Amerika Utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik. Jadi kalau malam itu kamu berada di Indonesia dan melihat langit yang gelap… Tenang. Bukan karena Mataharinya sedang “dimatikan” oleh Bulan. Mataharinya memang sedang berada di bawah horizon kita. Dan justru di situlah kerennya astronomi: satu fenomena yang sama bisa terjadi pada saat yang sama di Bumi, tetapi pengalaman setiap wilayah bisa benar-benar berbeda. Sumber referensi: NASA Science dan timeanddate. #GerhanaMatahariTotal #GerhanaMatahari #Gerhana2026 #12Agustus2026 #fenomenaastronomi

About