Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@dj_roks_: لو أنادي ماسمع غير سم سم 🤧👏🏻.#ريمكساتي #كومنتات #دي_جي_روكس #DJ_ROKS #لايك
DJ_ROKS
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 08 August 2026 10:40:11 GMT
3872
138
7
16
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.13MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.13MB
)
Watermark .mp4 (
5.15MB
)
Music .mp3
Comments
✦ 𝑨𝒃𝒖 𝑯𝒂𝒔𝒂𝒏 ✦ :
نبر ون
2026-08-11 02:23:34
1
AlŚhehhi :
2026-08-08 15:04:12
1
𝐑. 📍 . :
ن
2026-08-12 15:42:22
0
Dj SR7 :
👑👑👑
2026-08-08 11:00:10
1
To see more videos from user @dj_roks_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Misinformasi "Boikot Pajak" dan Bahaya Militerisasi Fiskal di Indonesia
blouse : L|nk 354 , rok 325 (@Kateeya.Clo )
day 1 ngolah kabinet layangan, semoga dapet jabatan disini ya #parodi #komedi #viral #fyp #kabinetbayangan
Anh U70 em U60 nhưng không bỏ qua trend nào @Ông Chú Xì Teen 🤣 #Ongchupolo #Polomanor #ongchuxiteen
Replying to @yusufmansurmakara #fyp
KPK Bawa Tiga Koper Dari Rumah HO, PPTK PUPR Kota Bengkulu | Bengkulu – Rangkaian penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengembangan dugaan suap proyek di Bengkulu kembali berlanjut. Kali ini penyidik menyasar kediaman pejabat fungsional Dinas PUPR Kota Bengkulu berinisial HO, tepatnya salah satu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bengkulu. Penggeledahan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam rangkaian penyidikan yang sebelumnya telah menyasar sejumlah pejabat dan pihak terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Hendra Okta sendiri sebelumnya telah diperiksa KPK sebagai saksi dalam pengembangan perkara dugaan suap proyek yang bermula dari OTT di Kabupaten Rejang Lebong. Proses penggeledahan di kediaman Hendra berlangsung selama beberapa jam. Penyidik KPK terlihat melakukan pemeriksaan di dalam rumah termasuk mobil yang terparkir di garasi teras, sebelum akhirnya keluar dengan membawa sejumlah barang dalam tiga koper. Tiga koper tersebut menjadi perhatian karena hingga kini KPK belum merinci isi barang yang diamankan dari rumah Hendra Okta. Belum diketahui pula apakah barang-barang tersebut berupa dokumen, barang bukti elektronik, atau material lain yang dianggap berkaitan dengan konstruksi perkara. Posisi Hendra sebagai PPTK pada Bidang Cipta Karya menjadi konteks penting dalam rangkaian pemeriksaan KPK. Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa sejumlah pejabat teknis Dinas PUPR Kota Bengkulu untuk menelusuri keterkaitan proyek dan dugaan aliran dana dalam pengembangan perkara tersebut. Rangkaian ini berlangsung setelah KPK sebelumnya menggeledah rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman dan menyita uang tunai lebih dari Rp 4 miliar, selain dokumen serta barang bukti elektronik. Penyidik kemudian memeriksa Noprisman, anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni, serta sejumlah ASN PUPR Kota Bengkulu. KPK sebelumnya menyatakan pengembangan perkara di Kota Bengkulu berawal dari penelusuran penyidikan kasus dugaan suap di Kabupaten Rejang Lebong. Dari pemeriksaan dokumen, penyidik menemukan indikasi adanya kegiatan lain dengan modus yang dinilai serupa di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. (Cik) #kpk #penggeledahan #pupr #kotabengkulu
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy