@askara.14: Hakim MK Saldi Isra Cecar Cara Pikir Ahli Presiden soal Pemotongan Dana Daerah demi Efisiensi !! Berikan apresiasi kamu di sini: https://apresiasi.kompas.com/special
Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra mencecar cara berpikir ahli Presiden, Mahfud Sidik, saat sidang uji materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD), Kamis, (6/8/2026), di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta.
Perdebatan muncul ketika Saldi Isra mempertanyakan dasar pemikiran bahwa pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) demi efisiensi dapat dibenarkan melalui mekanisme APBN.
Dalam persidangan, Mahfud Sidik menjelaskan konsep desentralisasi fiskal sekaligus mengakui masih adanya persoalan praktik clientelism dan nepotisme di daerah.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Politik #Pemerintah ##Kompascomlab #SaldiIsra #SidangMK
RENEO
Region: ID
Saturday 08 August 2026 16:43:47 GMT
Music
Download
Comments
bosskan76 :
coba gubernur, walikota dan bupati se Kalimantan kumpul diskusikan untuk pisah dr Indonesia
2026-08-09 22:47:16
214
SUPER 1313 :
daerah dijadkan sapi perah,dijajah oleh bangsa sendiri
2026-08-09 16:26:31
57
Budi Sujati 07 :
kn uangnya buat mbg sm kdmp,
2026-08-09 05:31:34
57
Reingkar Beras :
jambi kaya batu bara dan sawit juga minyak.. kok jambi miskin
2026-08-09 06:45:52
59
arifinkadir47 :
jepang dan belanda sdh lama pergi, sekarang diganti pusat.., dgn alasan efisiensi utk berpoya2 di pusat..
2026-08-10 03:51:27
60
̶𝓘𝓷𝓭𝓻𝓪 𝓓𝓪𝓿𝓲𝓬𝓱𝓲 :
Kemana nih pemimpin tiap daerah, ayoo lawann
2026-08-09 10:26:37
53
umbuardi7 :
Hakim yang bijak dan pandai tapi ahlinya tidak memahami persoalan daerah
2026-08-09 08:57:39
23
BangHar :
semua masalah ini timbul sejak dari Jokowi
2026-08-09 12:36:57
41
Moudy_D :
lebih baik,, biarkan daerah mengelola keuangan dan sumberdaya alamnya secara mandiri tdk perlu bagi hasil yg tdk seimbang lbh baik pajaknya aja yg di sesuaikan dg aturan dan undang3 yg ada.... karna banyak daerah yg kaya sumberdaya alam... tp rakyat dan daerahnya miskin....
2026-08-09 02:28:30
36
Mami_OA :
woy... kepala daerah, demo ke pusat, jgn diam aj trima kebijakan pemerintah pusat yg disusun oleh koruptor smua😡
2026-08-10 07:01:36
43
masargin :
SDA di daerah disedot pusat. Tapi pusat stop transfer ke daerah. Kata gw mah, daerah memerdekakan diri aj.
2026-08-09 09:04:01
21
Holy aja :
para ahli itu gk bisa mikir karena gak kompeten dibidangnya, rekruitmennya berdasarkan loyalis bukan kompetensinya..
2026-08-09 10:51:42
23
yjmsw :
bahasa simpelnya, pemotongan dana transfer ke daerah bisa memicu disintegrasi.
2026-08-09 10:09:03
11
Cimong🐱 :
TKD itu hak daerah. bukan hadiah ato pemberian pemerintah Pusat.
2026-08-09 09:53:24
6
mrauxbjb :
klau aku jdi gubernur...udah pasti keluar dari indonesia...karena daerah kami kaya ..tp hasil nya cuma buat pusat ..😁
2026-08-10 03:18:29
6
Pranata :
gk masalah kalo pengalihan ke hal bner, nah ini mah ke hal ga guna
2026-08-10 12:20:07
6
Ningrum :
Pusat lg fokus bagi2 uang ke kemanterian, coba bayangkan tiap kementerian dpt ratusan T terus daerah cuma dpt 1 atau 2 T. Sedangkan kekayaan daerah yg dikuras pusat
2026-08-11 07:03:55
8
dedik :
dana daerah di potong pusat..,kepala daerah protes karena gak uang yg di korupsi..🤣🤣🤣
2026-08-10 11:12:22
5
casano385tytanjaya :
ga usah setor ke pusat..tpi pusat memberi ke daerah..trus daerah cari dana sendiri di kelola sendiri buat kemakmuran warganya..sistem sekarang pemerasan namanya..
2026-08-09 08:50:44
15
kang tres :
dah bisa di tebak uanya buat mbg dgn alasan efesiensi😁😁
2026-08-09 09:31:11
7
Ds :
Duitnya bawa semua sama pusat lah d daerah makan ubi2an aja 🤣🤣🤣
2026-08-09 09:24:48
5
Aris :
untuk DBH minyak bumi pusat sudah ambil 84,5 persen dan daerah cuma 15,5 persen dan sawit daerah cuma 4 persen. apakah sudah adil untuk daerah. yang maju cuma di daerah pusat. daerah yang penghasil minyak dan minyak sawit tetap miskin dan di peparah potongan hampir 50 persen dari persen dbh apakah adil, di daerah seperti riau memang sangat bergantung pada DBH. skrng usah untuk pembangunan untuk pembayaran gaji pegawai sudah tak mampu. pikiirkan pak ahli.
2026-08-10 03:15:43
5
ɪʀ_ᴏɴᴇᴇᴇᴇᴇ :
ini baru benar2 hakim....bs melihat aspirasi yg berkembang dan memiliki wawasan ......walaupun betentangan dgn kebijakan pemerintah tetap mengacu pada peraturan dan perundangan yg berlaku dah tidak terkontaminasi dgn nuansa politik.....
2026-08-09 16:26:37
8
HL :
kalau ngga bisa lagi merdekakan sja daerah2 agar jgn jd beban pemrintah pusat
2026-08-09 01:55:48
6
Rully :
ternyata pemerintah sedang melakukan sentralisasi anggaran,,pengen jadi raja atau gmna ini presiden prabowo?
2026-08-11 10:05:57
3
To see more videos from user @askara.14, please go to the Tikwm
homepage.