Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@_seremarote: #hola
seree
Open In TikTok:
Region: AR
Saturday 08 August 2026 22:53:16 GMT
490
46
1
5
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.09MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.09MB
)
Watermark .mp4 (
2.72MB
)
Music .mp3
Comments
juu :
😍😍😍
2026-08-08 23:33:55
1
To see more videos from user @_seremarote, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
From concept to creation, this vision came to life through countless days of preparation. Together , an idea was turned into something unforgettable. So grateful for every person who showed up, supported, helped create, and made this all possible💌 #fyp #photoshoot #teaparty #foryoupage
мизи чет сзади mizi: @Ada Luka: @нопленочек till: @католик🎶 hyuna: me #tiktok #alienstage #cosplayer #hyunaalienstage #fyp @TikTok
😭❤️🩹#plzviral🙏 #sadvibes🥺😭🥺
JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pihaknya menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keamanan dan keselamatan penerima manfaat, khususnya anak-anak, menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. "Ini menyangkut nyawa seseorang, kesehatan seseorang, keamanan seorang anak yang merupakan bagian dari sebuah keluarga. Itu yang harus kita jamin, keamanan, kesehatan, dan nyawanya," ujar Sudaryono. Ia menegaskan, meskipun jumlah kasus keracunan disebut mengalami penurunan, BGN belum merasa puas. Target yang ingin dicapai adalah tidak ada lagi kasus keracunan dalam pelaksanaan Program MBG. "Ini zero tolerance sama keracunan. Memang sejauh ini sudah menurun, tetapi kita ingin nol. Tidak boleh lagi ada. Target saya bagaimana caranya, apa pun caranya, kasus keracunan itu menjadi nol," tegasnya. Sudaryono mengungkapkan hasil evaluasi menunjukkan sejumlah kasus keracunan dipicu oleh pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), terutama terkait waktu pengolahan makanan yang dilakukan terlalu dini sebelum didistribusikan. Pada kasus di Papua, berdasarkan data pencatatan operasional dapur (log), proses memasak dimulai sekitar pukul 07.00–07.30 pada hari sebelumnya, sementara makanan baru dibagikan kepada siswa sekitar pukul 11.00 keesokan harinya. "Kalau di Papua, kita lihat dari log dapurnya. Ada catatan kapan persiapan, kapan memotong bahan, kapan dimasak. Memang memulai masaknya terlalu cepat. Itu sudah melanggar," jelasnya. Pelanggaran serupa juga ditemukan pada kasus di Semarang. Berdasarkan hasil evaluasi, dapur MBG mulai memasak sekitar pukul 21.00 pada malam sebelum makanan dibagikan kepada penerima manfaat. Menurut Sudaryono, persoalan tersebut pada dasarnya merupakan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP. Karena itu, BGN tengah menyusun formula pengawasan yang lebih efektif agar setiap dapur penyelenggara mematuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan. "Kita lagi cari formula. Ini kan masalah kedisiplinan," katanya. BGN memastikan evaluasi akan terus dilakukan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memperkuat pengawasan dan mencegah terulangnya kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Redaksi: Lingkar TV Sosial Media: Ghani Ramadhan #berita #mbg #bgn #lingkartv #kesehatan #anak
pashto viral song 🎧😜😜😜 #pashtofullsong #trinding_video #viralsong203 #fypviralシ #tiktokviral
obsessed with this @Glad2Glow.ph Cushion in the shade Praline 💗✨ #glowcushion #cushionviral #g2gsilvercushion #glowcushionph #glad2glowph
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy