liaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :
sedikit cerita tentang keluarga,
dari bulan Juni sa su mulai training awal2 berdoa minta motor, tapii blm brani omong di mama bapa dengan kk sulung,akhirnya minta untuk di sewakan 1 bulan harga sekitar 600an, seiring berjalannya waktu bulan Juni pun habis dan mulai pake gojek tapi di bulan Juni itu sa terus berdoa kalo sa mau punya motor sendiri (tidak brani omong ke orang tua karna krisis ekonomi,BP mm sudah bangkrut dari 4 tahun yang lalu), akhirnya di awal bulan juli sa beranikan diri untuk minta motor, lalu BP mm tir omong dan sa su tdk terlalu gubris itu juga, tapi sa terus minta uang gojek di tengah persiapan sa pu kk sulung mau ujian akhir (sa membayankan si betap stresnya BP deng mm pikir saya dengan sa pu kk sulung, tapi di tengah2 Krisis ekonomi kami tetap bersyukur karna kami terlahir dari keluarga yg ajarkan kami bangkit di saat semua hancur dan orang2 mulai menjauh dari kami, awal2 bankrut sa deng bp ke merasa tuhan tdk adil dan tdk masuk gereja selama 1 bulan karna merasa sudah banyak bantu orang dan melayani tapi tiba2 di kasi ujian seperti itu,tapi bersyukurnya sa pu mm deng kk sulung td perna berhenti untuk motivasi kami, mm bilang kalo kita pu hidup tdk bankrut kemarin munkin kita tdk tau cara bersyukur ke tuhan jangan pas ko ada segalanya trus ko bersyukur kita hidup begini ju harus bersyukur setidaknya masi bisa makan dan kumpul, banyak cinta yg terlahir di keluarga karna setiap dalam keterpurukan mm selalu kasi ajar bersyukur,dan puji Tuhan kemrin bp,mm belikan motor dan sa pu kk sudah selesai ujian akhir ❤️🙏
2026-08-13 07:50:23