@perintisbisn1s: Bahu sekecil itu, harus memikul beban seberat ini... Hainun Usianya baru 8 tahun. Di saat anak-anak seusianya pulang sekolah langsung bermain, menonton kartun, atau merengek minta dibelikan jajan pada orang tuanya... Hainun justru harus berjalan berkilo-kilometer sambil menjinjing wadah berat. "Cilok... cilok..." suara kecilnya kerap tenggelam di bisingnya jalanan. 💔 Yatim Sejak Kecil & Kehilangan Sandaran Terakhir Hainun sudah lupa bagaimana rasanya dipeluk seorang ayah. Ayahnya meninggal dunia saat ia masih sangat kecil. Sejak saat itu, ia dibesarkan oleh neneknya dengan segala keterbatasan. Namun, ujian hidup belum selesai menempa bocah sekecil ini. Belum lama ini, nenek tercintanya—satu-satunya sandaran hidup yang ia miliki—juga dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Kini, Hainun benar-benar berjuang sendirian di dunia yang keras ini. Upah yang Tak Seberapa, Demi Sesiup Nasi Cilok yang dijual Hainun bukan miliknya sendiri. Ia hanya mengambil dagangan orang lain. Dari setiap butir cilok yang berhasil ia jual dari siang hingga petang, Hainun hanya menerima upah yang sangat kecil. Kalau nggak jualan, Hainun nggak bisa makan, Om..." ucapnya lirih sambil menyeka keringat di dahinya dengan baju sekolah yang sudah mulai menguning. Uang recehan hasil upahnya itu ia kumpulkan lembar demi lembar. Bukan untuk beli mainan baru, bukan untuk beli baju bagus, tapi murni hanya untuk bertahan hidup dan agar tetap bisa sekolah #kisahnyata #kisahinspirasi #semangathidup
Jamal Inspirasi
Region: ID
Sunday 09 August 2026 04:06:47 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @perintisbisn1s, please go to the Tikwm
homepage.