@ardhianzy: Kita yang sejak kecil sudah terlatih menjadi people pleaser #peoplepleaser #peoplepleasing #philosophy #filsafat #ardhianzy

Ardhianzy
Ardhianzy
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 09 August 2026 13:10:39 GMT
41963
5492
31
387

Music

Download

Comments

fitrahgaring_
FitrahGaring :
dengar ardhianzy sambil makan...
2026-08-11 14:59:50
21
ronaldinoverdial
D, Lucifer :
kenapa komentarnya sedikit karena semua yang dikatakan benar
2026-08-10 12:53:00
8
the_supercluster
The Supercluster :
support akun kecil
2026-08-09 13:13:44
3
lleyon_
udinsalto :
jadi bagaimana cara kita hidup untuk diri kita sendiri?
2026-08-12 04:14:16
5
febrian_motivator
Febrian :
p
2026-08-09 13:13:42
1
kazeyan71
kaze yan :
hi bg makasih.
2026-08-13 15:56:44
0
orcbolg0_
kotaro :
2026-08-16 22:48:53
0
sofvckgtired
🏳️🏳️🏳️🏳️ :
lanjut bang
2026-08-09 13:23:57
0
mulsakirht
mulsakirht :
happy,nyerah,semangat lagi, happy,nyerah lagi,semangat lagi hidup cuman gitu gitu aja kah
2026-08-10 15:04:27
0
ilhm_kunn6269
lilith :
hmmm
2026-08-11 05:58:54
0
akzqhgaskha
darkzone :
bangsatnya punya orang tua yang suka maksa bikin anak jadi people pleaser
2026-08-20 10:22:11
0
zynx_crushade
¿ :
😹😹😹
2026-08-16 02:28:24
0
jojouser006
jojo :
Menurutku, manusia terlalu mudah mengatakan seseorang itu aneh. Seseorang melakukan sesuatu yang berbeda, lalu orang lain berkata, "Kamu aneh." Tapi kalau dipikir lagi, bukankah penilaian itu sendiri bisa terlihat tidak biasa dari sudut pandang orang yang dituduh? Dia menganggapku aneh karena aku berbeda dari dirinya. Aku kemudian bisa menganggap dia aneh karena caranya menilaiku juga berbeda dari apa yang kuanggap biasa. Lalu orang ketiga bisa melihat kami berdua dan menganggap kami sama-sama aneh. Kalau begitu, siapa yang sebenarnya normal? Mungkin masalahnya ada pada kata "normal" itu sendiri. Kita sering menganggap sesuatu normal karena kita sudah terbiasa melihatnya. Sesuatu yang tidak kita pahami bisa terlihat aneh bagi kita, padahal bagi orang lain hal yang sama mungkin sangat biasa. Bayangkan seseorang dari negeri yang berbeda datang ke negeri lain. Ia berbicara menggunakan bahasanya sendiri karena itulah bahasa yang ia pahami. Namun masyarakat di sana tidak mengerti apa yang ia katakan. Sebagian dari mereka mungkin menganggapnya aneh, bodoh, atau bahkan tidak masuk akal. Tetapi dari sudut pandangnya, masyarakat itu juga aneh. Mereka berbicara dengan bahasa yang tidak ia pahami, melakukan kebiasaan yang asing baginya, dan mengatakan hal-hal yang menurutnya tidak masuk akal. Padahal orang itu sebenarnya hanya ingin menemukan temannya. Di antara mereka, tidak harus ada pihak yang benar-benar aneh. Mereka hanya tidak memahami satu sama lain. Dari sini aku mulai berpikir bahwa manusia mungkin tidak memiliki satu standar "normal" yang sepenuhnya mutlak, terutama dalam kehidupan sosial. Kita semua memiliki pengalaman, kebiasaan, lingkungan, dan cara berpikir yang berbeda. Kita membawa "bahasa" kita sendiri ketika berhadapan dengan dunia. Ironisnya, manusia ingin dimengerti, tetapi manusia juga sering menilai sesuatu yang belum mereka pahami. Mungkin itulah salah satu hal yang membuat manusia terasa absurd bagiku. Kita semua berbeda, tetapi kita membuat sebuah konsep bernama "normal", lalu menggunakan konsep itu untuk menentukan siapa yang dianggap berbeda. Padahal, berbeda tidak selalu berarti aneh. Sesuatu yang dianggap aneh juga belum tentu buruk. Bisa saja
2026-08-15 10:00:27
1
To see more videos from user @ardhianzy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About