jojo :
Menurutku, manusia terlalu mudah mengatakan seseorang itu aneh.
Seseorang melakukan sesuatu yang berbeda, lalu orang lain berkata, "Kamu aneh." Tapi kalau dipikir lagi, bukankah penilaian itu sendiri bisa terlihat tidak biasa dari sudut pandang orang yang dituduh?
Dia menganggapku aneh karena aku berbeda dari dirinya. Aku kemudian bisa menganggap dia aneh karena caranya menilaiku juga berbeda dari apa yang kuanggap biasa. Lalu orang ketiga bisa melihat kami berdua dan menganggap kami sama-sama aneh.
Kalau begitu, siapa yang sebenarnya normal?
Mungkin masalahnya ada pada kata "normal" itu sendiri. Kita sering menganggap sesuatu normal karena kita sudah terbiasa melihatnya. Sesuatu yang tidak kita pahami bisa terlihat aneh bagi kita, padahal bagi orang lain hal yang sama mungkin sangat biasa.
Bayangkan seseorang dari negeri yang berbeda datang ke negeri lain. Ia berbicara menggunakan bahasanya sendiri karena itulah bahasa yang ia pahami. Namun masyarakat di sana tidak mengerti apa yang ia katakan. Sebagian dari mereka mungkin menganggapnya aneh, bodoh, atau bahkan tidak masuk akal.
Tetapi dari sudut pandangnya, masyarakat itu juga aneh. Mereka berbicara dengan bahasa yang tidak ia pahami, melakukan kebiasaan yang asing baginya, dan mengatakan hal-hal yang menurutnya tidak masuk akal.
Padahal orang itu sebenarnya hanya ingin menemukan temannya.
Di antara mereka, tidak harus ada pihak yang benar-benar aneh. Mereka hanya tidak memahami satu sama lain.
Dari sini aku mulai berpikir bahwa manusia mungkin tidak memiliki satu standar "normal" yang sepenuhnya mutlak, terutama dalam kehidupan sosial. Kita semua memiliki pengalaman, kebiasaan, lingkungan, dan cara berpikir yang berbeda. Kita membawa "bahasa" kita sendiri ketika berhadapan dengan dunia.
Ironisnya, manusia ingin dimengerti, tetapi manusia juga sering menilai sesuatu yang belum mereka pahami.
Mungkin itulah salah satu hal yang membuat manusia terasa absurd bagiku.
Kita semua berbeda, tetapi kita membuat sebuah konsep bernama "normal", lalu menggunakan konsep itu untuk menentukan siapa yang dianggap berbeda.
Padahal, berbeda tidak selalu berarti aneh. Sesuatu yang dianggap aneh juga belum tentu buruk. Bisa saja
2026-08-15 10:00:27