@htx_gali: love my bl🥹 #fyp #bl #sasakitomiyano #anime #blowthisup

愛
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 09 August 2026 18:22:52 GMT
46242
12386
118
718

Music

Download

Comments

unicornfarts111114
𝓀𝒶𝓇𝓁𝑒𝒾𝑔𝒽 :
ohshc and tshd aren’t bls
2026-08-09 19:30:22
189
kisecilia
cecilia :
ohshc and tshd is NOT BL 🫩
2026-08-10 03:49:19
74
imstillnotoverbyler7
ellie but cooler and awesomer :
i wish i could watch sasaki and miyano for the first time again
2026-08-09 18:27:50
408
melanieunicornn
🩷🩵MEL🩵🩷 :
Guys if you don’t know in tshd in the manga hikaru and yoshiki get together
2026-08-10 04:47:17
20
tali.wali1
𝒯𝒶𝓁𝒾 𝓌𝒶𝓁𝒾❦ :
TWILIGHT OUT OF FOCUS MENTIONEDDD
2026-08-10 02:59:46
99
b4annerlz
リリー !! (^o^) :
ohshc whatchu doing here
2026-08-09 22:54:01
71
notjuliana_x
Juli🪽 :
Yuri on ice is never mentioned nowadays 😭😭💔
2026-08-18 15:14:58
30
tvgirlkml
𝖎𝖓𝖆( ˘ ³˘)♥︎ :
Watched all of these besides “ohshc” what is that
2026-08-10 01:50:09
51
bl4ckac1d
𓍯 ִֶ 𓂃 ࣪⊹ :
let me put you on to “classmates” also called “doukyusei” if u haven’t already watched it🙂‍↕️🙂‍↕️
2026-08-10 00:34:01
31
sprinklepuff6
𝖘𝖔𝖋𝖎𝖆ꨄ :
I’ve watched all of these🥹
2026-08-09 22:24:14
5
ruby_yx_
Nagi :
“Ohshc”
2026-08-09 22:10:09
38
zhanenayy
zhanenay :
twilight out of focus has genuinely never left my mind i love it sm
2026-08-10 00:30:10
12
conta_aleatoria.perdida
✮hortelã✮(sʜᴏʏᴀ's ᴠᴇʀsɪᴏɴ✖️🌀) :
Given-stranger by the shore-sasaki and miyano-go for it Nakamura-tshd
2026-08-17 20:16:26
10
maimarrie
ma :
and doukyuseei
2026-08-18 19:57:30
1
rriuzrush
rius :
I only watched tshd and sasali to Miyano I love it
2026-08-17 01:48:08
2
juste.me.rubis
𝓡𝓾𝓫𝓲𝓼 :
What is obshc ?
2026-08-10 00:40:45
0
ellie.xox270
𓏲 ๋࣭ ࣪ ℰ𝓁𝓁𝒾𝓮⋆˖🎐 :
I just finished my first bl sasaki to miyano it was a work of art 🥹 (idk if ybc counts as bl....)
2026-08-11 02:52:25
5
To see more videos from user @htx_gali, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About