Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@miron_alec:
miron_alec
Open In TikTok:
Region: UA
Sunday 09 August 2026 20:19:22 GMT
439
14
1
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Den Boiko :
😍😍😍
2026-08-09 20:21:07
1
To see more videos from user @miron_alec, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
⋆˚₊ ♥︎ ˚.⋆ #pusheencat #tommypusheen #sleepy #bakerytrend
keeps me on my toes I’ll tell you what #orangecatbehavior #catlife #catvideo #funnycat #cattok
السلام على اهل الثغور 🥀🥹 #يازهراء💔 #ياصاحب_الزمان_ادركنا ❤️ #يااباعبدالله_الحسين ❤️ #شيعة_علي_الكرار❤️ #كربلاء_مدينة_العشق_والعاشقين🏴❤️
I can’t imagine a prettier place to promise forever to your person! #northcascadesnationalpark
cat logic 🐱✨ #Pusheen #FYP #CatLogic #PusheenTheCat
[AU JAYWON —TERTANGKAP BASAH] Punya pacar kaya raya, ganteng, dan super perhatian seperti Kak Jay itu sebenarnya berkah. Tapi kalau perhatiannya digabung sama sifat jail dan hobi ngegombal, jujur saja aku sering kewalahan. Seperti sore ini, saat kami berdua terjebak hujan di halte bus dekat kampus. Udara sore itu dingin sekali, membuatku refleks melipat kedua tangan di dada sambil sesekali meniup telapak tanganku. Kak Jay yang menyadari hal itu langsung membuka ritsleting jaket bomber hitam tebalnya. Bukannya memberikan jaket itu kepadaku, dia malah menarik tubuhku mendekat, lalu mendekapku dari belakang dan membungkus tubuh kecilku di dalam jaketnya yang besar. "Kak Jay ih! Diliatin orang-orang tau, memalukan!" protesku dengan wajah yang sudah pasti merah padam. Aku mencoba memberontak, tapi pelukannya justru semakin erat. Aroma parfum maskulinnya yang bercampur wangi mint langsung memenuhi inderaku. "Biarin aja. Gak ada yang liatin kita kok, Sayang. Mereka lagi sibuk liatin hujan, cuma kakak yang lagi sibuk meluk dunianya kakak," bisiknya santai tepat di samping telingaku, lengkap dengan kekehan rendahnya yang seksi.Aku mendengus, berusaha menutupi detak jantungku yang sudah berpacu tidak karuan. "Modus banget ya. Bilang aja sengaja pengen meluk." "Nggak modus, Wonie. Ini namanya aksi penyelamatan," Kak Jay menumpukan dagunya di bahuku, matanya menatap lurus ke depan menyaksikan rintik hujan. "Tangan kamu dingin banget kayak es krim. Kakak gak mau pacar kesayangan kakak ini sakit. Lagian, kamu tahu gak kenapa hujan sore ini turunnya deras banget?" Aku menghela napas pasrah, tahu kalau ini adalah jebakan gombalan mautnya lagi. "Kenapa emangnya? Karena awannya sudah keberatan air?" "Salah," Kak Jay mengeratkan pelukannya, tangannya meraba jemariku di dalam saku jaket, menyatukan jari-jemari kami dengan erat. "Hujannya deras karena dia lagi cemburu sama kita. Dia pengen pamer kalau dia bisa membasahi seluruh kota, padahal dia gak tahu... kalau kamu sudah berhasil membanjiri seluruh hati kakak dengan rasa cinta, sampai kakak gak bisa napas kalau gak ada kamu." "Kak Jay! Stop! Gombalannya receh banget, geli tahu!" aku reflek mencubit pelan lengannya yang kekar. Tapi jujur, di dalam hati aku sudah menjerit saking salah tingkahnya. Sumpah, wajahku rasanya panas sekali sampai bisa dipakai untuk memanggang roti. Kak Jay tertawa lepas, suara tawa renyah yang selalu sukses membuatku jatuh cinta untuk yang kesekian kalinya. Dia memutar tubuhku agar menghadap ke arahnya, membuat jarak di antara kami terkikis habis. Tangan hangatnya terangkat, merapikan beberapa helai poni rambutku yang agak basah karena cipratan air hujan. "Kakak gak pernah gombal kalau sama kamu, Wonie. Kakak tuh beneran heran, kok bisa ya ada cowok se-menggemaskan kamu di bumi ini? Kamu tahu gak, setiap kali kakak liat dimple kamu muncul pas lagi senyum, rasanya kakak kayak nemu harta karun. Malah kakak mikir, apa kakak harus daftar jadi astronot ya?" Aku mengerutkan dahi, bingung dengan arah pembicaraannya. "Astronot? Mau ngapain? Mau pindah ke bulan?" "Nggak," Kak Jay tersenyum manis, ibu jarinya mengusap lembut pipiku. "Kakak mau minta izin ke semesta buat mindahin semua bintang di langit ke dalam mata kamu. Biar kalau kakak lagi kangen, kakak gak usah repot-repot dongak ke atas. Cukup natap mata pacar kecil kakak ini, duniaku udah langsung terang benderang." "Kak Jay, demi apa pun, diem atau aku pulang jalan kaki nembus hujan sekarang!" ancamku sambil menutup wajahku dengan kedua tangan. Kak Jay tertawa lagi, lalu dengan lembut menarik kedua tanganku yang menutupi wajah. "Iya, iya, pacar cantiknya kakak jangan ngambek dong. Sini masuk lagi ke dalam jaket, hujannya masih lama. Nikmatin aja dulu pelukan hangat gratis spek VIP dari park Jay ini. Dijamin bikin nagih sampai seumur hidup." #jaywon #autiktok #jay #jungwon #jaywonau
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy