@prettyprincess473:

dm
dm
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 09 August 2026 20:47:21 GMT
87
18
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @prettyprincess473, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

⚠️ “Maria memiliki anak-anak lain karena Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Yesus mempunyai saudara-saudara. Kata Yunani untuk ‘saudara’ adalah adelphos. Kalau mereka hanya kerabat, seharusnya dipakai kata Yunani syngenēs (kerabat) atau anepsios (sepupu). Bahasa Yunani tidak berbohong!” 👀👆 Pernyataan di atas adalah ajaran yang umum dianut dalam kalangan Protestan. Jika benar bahwa kata adelphos (ἀδελφός) hanya berarti saudara kandung, maka muncul sebuah masalah dalam salah satu surat Santo Paulus. Paulus menggunakan kata adelphoi (ἀδελφοί, saudara-saudara) ketika menulis bahwa Yesus menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara (1Kor 15:6). Jelas mustahil seorang wanita melahirkan lebih dari lima ratus anak sehingga semuanya menjadi saudara kandung Yesus. Karena itu, ayat tersebut menunjukkan bahwa kata adelphos atau adelphoi tidak terbatas pada arti saudara sedarah saja, tetapi juga dapat berarti saudara seiman. Demikian pula ketika Yesus menyuruh para perempuan untuk memberitakan kebangkitan-Nya kepada saudara-saudara-Ku (Mat 28:10). Para perempuan itu pergi memberi tahu para rasul, dan kita tahu bahwa tidak seorang pun dari mereka adalah saudara kandung Yesus (Mat 28:16). Ini merupakan bukti lain bahwa adelphoi juga dipakai untuk menyebut saudara seiman. ⸻ 🔴 “Mereka bukan saudara seiman, karena Alkitab mengatakan bahwa saudara-saudara-Nya tidak percaya kepada-Nya!” Agama apakah yang dianut Yesus? Yudaisme. Agama apakah yang dianut saudara-saudara-Nya yang tidak percaya kepada-Nya? Yudaisme. Jadi, mereka tetap dapat disebut saudara seiman, meskipun mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias, bahkan ingin membunuh-Nya (Yoh 7:1–13). Para rasul sendiri juga pada awalnya tidak langsung percaya ketika mendengar bahwa Yesus telah bangkit, sebagaimana diceritakan dalam Lukas 24:33–43. Namun demikian, mereka tetap disebut saudara-saudara-Nya dalam iman. ⸻ Mari kita lihat arti kata adelphos menurut kamus Yunani–Spanyol daring: * Saudara dari ayah dan ibu yang sama. * Untuk menyatakan hubungan kasih yang sangat erat. * Teman. * Kerabat. * Keponakan. * Anggota dari bangsa yang sama. * Anggota dari suku yang sama. * Anggota dari perkumpulan yang sama. * Rekan. * Orang yang memiliki hubungan kekerabatan. * Orang yang serupa atau sejenis. Dengan demikian, adelphos tidak hanya berarti saudara sedarah. Orang boleh saja berdebat, tetapi sulit mengatakan bahwa mereka lebih memahami bahasa Yunani daripada para penutur dan ahli bahasa Yunani sendiri. Lalu mengapa para penulis Kitab Perjanjian Baru tidak menggunakan kata Yunani lain yang secara khusus berarti kerabat, sepupu, orang percaya, atau sesama penganut agama, melainkan memakai kata ἀδελφός (adelphos)? Karena kata tersebut mengungkapkan hubungan yang sangat erat, melampaui sekadar hubungan darah, suku, atau etnis. Adelphos menempatkan kita semua sebagai anak-anak dari Bapa yang sama, yaitu Allah. Itulah sebabnya para penulis Perjanjian Baru memakai kata “saudara”. Di dalam Kristus, kita semua adalah saudara karena Bapa-Nya juga adalah Bapa kita. ⸻ Jika kita mengatakan bahwa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos), sebagian orang berkeberatan dengan alasan bahwa Yesus tidak mungkin mempunyai ibu secara jasmani karena Ia adalah Allah yang kekal, bukan manusia biasa. Namun, orang yang sama kemudian mengatakan bahwa Yesus justru dapat memiliki saudara kandung seperti manusia biasa. Bukankah ini merupakan suatu ketidakkonsistenan? Pax Christi (Damai Kristus).
⚠️ “Maria memiliki anak-anak lain karena Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Yesus mempunyai saudara-saudara. Kata Yunani untuk ‘saudara’ adalah adelphos. Kalau mereka hanya kerabat, seharusnya dipakai kata Yunani syngenēs (kerabat) atau anepsios (sepupu). Bahasa Yunani tidak berbohong!” 👀👆 Pernyataan di atas adalah ajaran yang umum dianut dalam kalangan Protestan. Jika benar bahwa kata adelphos (ἀδελφός) hanya berarti saudara kandung, maka muncul sebuah masalah dalam salah satu surat Santo Paulus. Paulus menggunakan kata adelphoi (ἀδελφοί, saudara-saudara) ketika menulis bahwa Yesus menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara (1Kor 15:6). Jelas mustahil seorang wanita melahirkan lebih dari lima ratus anak sehingga semuanya menjadi saudara kandung Yesus. Karena itu, ayat tersebut menunjukkan bahwa kata adelphos atau adelphoi tidak terbatas pada arti saudara sedarah saja, tetapi juga dapat berarti saudara seiman. Demikian pula ketika Yesus menyuruh para perempuan untuk memberitakan kebangkitan-Nya kepada saudara-saudara-Ku (Mat 28:10). Para perempuan itu pergi memberi tahu para rasul, dan kita tahu bahwa tidak seorang pun dari mereka adalah saudara kandung Yesus (Mat 28:16). Ini merupakan bukti lain bahwa adelphoi juga dipakai untuk menyebut saudara seiman. ⸻ 🔴 “Mereka bukan saudara seiman, karena Alkitab mengatakan bahwa saudara-saudara-Nya tidak percaya kepada-Nya!” Agama apakah yang dianut Yesus? Yudaisme. Agama apakah yang dianut saudara-saudara-Nya yang tidak percaya kepada-Nya? Yudaisme. Jadi, mereka tetap dapat disebut saudara seiman, meskipun mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias, bahkan ingin membunuh-Nya (Yoh 7:1–13). Para rasul sendiri juga pada awalnya tidak langsung percaya ketika mendengar bahwa Yesus telah bangkit, sebagaimana diceritakan dalam Lukas 24:33–43. Namun demikian, mereka tetap disebut saudara-saudara-Nya dalam iman. ⸻ Mari kita lihat arti kata adelphos menurut kamus Yunani–Spanyol daring: * Saudara dari ayah dan ibu yang sama. * Untuk menyatakan hubungan kasih yang sangat erat. * Teman. * Kerabat. * Keponakan. * Anggota dari bangsa yang sama. * Anggota dari suku yang sama. * Anggota dari perkumpulan yang sama. * Rekan. * Orang yang memiliki hubungan kekerabatan. * Orang yang serupa atau sejenis. Dengan demikian, adelphos tidak hanya berarti saudara sedarah. Orang boleh saja berdebat, tetapi sulit mengatakan bahwa mereka lebih memahami bahasa Yunani daripada para penutur dan ahli bahasa Yunani sendiri. Lalu mengapa para penulis Kitab Perjanjian Baru tidak menggunakan kata Yunani lain yang secara khusus berarti kerabat, sepupu, orang percaya, atau sesama penganut agama, melainkan memakai kata ἀδελφός (adelphos)? Karena kata tersebut mengungkapkan hubungan yang sangat erat, melampaui sekadar hubungan darah, suku, atau etnis. Adelphos menempatkan kita semua sebagai anak-anak dari Bapa yang sama, yaitu Allah. Itulah sebabnya para penulis Perjanjian Baru memakai kata “saudara”. Di dalam Kristus, kita semua adalah saudara karena Bapa-Nya juga adalah Bapa kita. ⸻ Jika kita mengatakan bahwa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos), sebagian orang berkeberatan dengan alasan bahwa Yesus tidak mungkin mempunyai ibu secara jasmani karena Ia adalah Allah yang kekal, bukan manusia biasa. Namun, orang yang sama kemudian mengatakan bahwa Yesus justru dapat memiliki saudara kandung seperti manusia biasa. Bukankah ini merupakan suatu ketidakkonsistenan? Pax Christi (Damai Kristus).

About