@onlykrissstii: тгк onlykrisssty

christi
christi
Open In TikTok:
Region: PL
Sunday 09 August 2026 21:31:11 GMT
106083
6986
17
151

Music

Download

Comments

rukastik2506
𝒜 :
а что я не шарю это у живота?
2026-08-09 21:34:21
29
lim56831
харум :
это Кристина?
2026-08-09 21:35:43
13
georgij2229
georgij22 :
1
2026-08-09 21:50:59
0
valha_lee
valha_lee :
Львица
2026-08-11 07:03:24
0
monter777777
Александр :
богиня
2026-08-09 21:34:41
0
stasnachik123
Стасян🤙 :
Первый
2026-08-09 21:36:25
0
dzatss7
✞ :
безумно красивая ♥️♥️😻
2026-08-10 18:40:01
0
p_o_x_y_i_s_1
GRYBIAN :
Емае
2026-08-09 21:35:39
1
6animoment9
🔥✨🤑✨🔥 :
похорошела 😍
2026-08-09 22:13:45
0
ygygagagaaa
addiction❤️‍🩹 :
ема трусы, шо выпадает?
2026-08-10 10:06:51
1
beespros
Bee :
Крис это че за трусы такие ?
2026-08-09 21:41:10
1
bunik_7
Буният :
Торчит
2026-08-10 09:57:38
0
vorcago
VoRcAgO :
🥰🥰🥰
2026-08-09 21:33:56
0
To see more videos from user @onlykrissstii, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tanggamus (Medinas_News) — Warga Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, mendadak dibuat resah. Abu berwarna keabu-abuan dilaporkan turun dan menempel di kendaraan, atap rumah, jalan hingga lingkungan sekolah, Sabtu (5/9/2026). Informasi yang dihimpun dari warga Dusun Bangun Sari, Pekon Tampang Muda, serta SD Negeri 1 Tampang Tua menyebutkan, abu tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah warga bahkan mengeluhkan mata terasa perih dan batuk ketika berada di luar rumah. Kondisi ini sontak memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terlebih laporan tersebut dikaitkan warga dengan meningkatnya aktivitas Anak Krakatau. Namun, hingga berita ini diturunkan, asal-usul abu tersebut masih membutuhkan konfirmasi dan penjelasan resmi dari pihak berwenang maupun lembaga terkait. Warga pun tidak ingin persoalan ini dianggap sepele. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya, sekaligus memberikan informasi yang jelas agar masyarakat tidak hanya dihantui rasa khawatir dan bertanya-tanya. Jika memang terdapat potensi abu vulkanik, masyarakat meminta langkah antisipasi segera dilakukan, terutama terhadap anak-anak dan warga yang beraktivitas di lingkungan sekolah. Ketersediaan masker, kacamata pelindung serta obat-obatan juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat segera diperhatikan. Untuk sementara, warga diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker dan kacamata pelindung, mengurangi aktivitas di luar rumah, menutup pintu serta jendela, dan membersihkan abu menggunakan kain atau lap basah. Warga berharap jangan sampai menunggu kondisi semakin parah baru bergerak. Jika benar ada ancaman abu vulkanik, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Baca selengkapnya di, Medinaslampungnews.co.id #tanggamus #fyp #News #viral #lampung
Tanggamus (Medinas_News) — Warga Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, mendadak dibuat resah. Abu berwarna keabu-abuan dilaporkan turun dan menempel di kendaraan, atap rumah, jalan hingga lingkungan sekolah, Sabtu (5/9/2026). Informasi yang dihimpun dari warga Dusun Bangun Sari, Pekon Tampang Muda, serta SD Negeri 1 Tampang Tua menyebutkan, abu tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah warga bahkan mengeluhkan mata terasa perih dan batuk ketika berada di luar rumah. Kondisi ini sontak memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terlebih laporan tersebut dikaitkan warga dengan meningkatnya aktivitas Anak Krakatau. Namun, hingga berita ini diturunkan, asal-usul abu tersebut masih membutuhkan konfirmasi dan penjelasan resmi dari pihak berwenang maupun lembaga terkait. Warga pun tidak ingin persoalan ini dianggap sepele. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya, sekaligus memberikan informasi yang jelas agar masyarakat tidak hanya dihantui rasa khawatir dan bertanya-tanya. Jika memang terdapat potensi abu vulkanik, masyarakat meminta langkah antisipasi segera dilakukan, terutama terhadap anak-anak dan warga yang beraktivitas di lingkungan sekolah. Ketersediaan masker, kacamata pelindung serta obat-obatan juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat segera diperhatikan. Untuk sementara, warga diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker dan kacamata pelindung, mengurangi aktivitas di luar rumah, menutup pintu serta jendela, dan membersihkan abu menggunakan kain atau lap basah. Warga berharap jangan sampai menunggu kondisi semakin parah baru bergerak. Jika benar ada ancaman abu vulkanik, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Baca selengkapnya di, Medinaslampungnews.co.id #tanggamus #fyp #News #viral #lampung

About