Big bro :
Gua kurang sependapat kalau keberhasilan China dijadikan bukti bahwa komunisme lebih unggul dari liberalisme/kapitalisme ala Barat. Alasannya sederhana nyaapa yang dijalankan China sekarang udah jauh menyimpang dari akar ajaran komunisme itu sendiri.
Sejak era Deng Xiaoping, china menganut prinsip xian fu dai hou fu atau "biarin sebagian orang kaya duluan, nanti mereka bantu yang lain nyusul." prinsip ini justru sebuah penyimpangan sama cita-cita inti komunisme yang mau menghapus kelas sosial, karena yang kejadian malah pembentukan kelas baru, iya kalo yang dibelakang nyusul. ditambah lagi ekonomi china jalan lewat mekanisme pasar, investasi asing, kompetisi, dan kepemilikan pribadi yang mana secara substansi lebih deket ke kapitalisme. "komunisme" yang tersisa di china cuma kulit institusionalnya kontrol politik satu partai. yah kalo istilah gua "KAPITALIS CHINA", komunis di luar, kapitalis di dalam.
Kita juga nggak bisa ngabaikan fakta sejarah kalau komunisme sebagai model udah kalah di perang dingib, ditandai runtuhn uni soviet. justru china selamat karena ninggalin root komunisme murni
memang nggak terbantahkan kalau china sekarang jadi penantang serius hegomoni amerika dan negara barat dari sisi industri, manufaktur, dan penguasaan sumber daya alam kayak tanah jarang. dalam 2-3 dekade terakhir mereka berhasil ngejar ketertinggalan bahkan berpotensi nyalip di beberapa sektor. tapiamerika masih unggul di ranah lain kayak pengembangan AI dan ilmu-ilmu terapan.
Jadi menurut gua, keberhasilan china itu bukan bukti kemenangan komunisme, melainkan bukti kalau china berhasil karena ninggalin komunisme dalam praktiknya, sambil mempertahankan label dan struktur kekuasaannya buat legitimasi politik.
2026-08-10 07:34:55