@nhuuungoc39: #viral #xuhuong #chamsoccaytrong #kythuatnongnghiep #aogiapkem

Nhưưư Ngọccc
Nhưưư Ngọccc
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 10 August 2026 04:33:35 GMT
406
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @nhuuungoc39, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tragedi Berdarah di Palu Nyawa Satu Keluarga Melayang Sang Ibu Menyusul Usai Sempat Berjuang di Rumah Sakit! Kisah memilukan sekaligus menyayat hati datang dari Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebuah keluarga kecil yang harusnya menikmati kebahagiaan bersama, kini semuanya telah tiada akibat perbuatan sadis dari seorang pelaku bernama Aan Kurniawan. Kejadian maut ini bermula pada Minggu malam (26/7/2026) sekitar pukul 22.30 WITA di kediaman korban, Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Palu. Suasana malam yang hening mendadak mencekam saat warga sekitar mendengar teriakan histeris meminta tolong dari arah rumah korban. Menurut saksi mata, Bahtiar, yang merupakan tetangga korban, ia bersama ketua RT dan warga setempat langsung bergegas mengecek rumah tersebut. Namun, pemandangan tragis menyambut mereka di dalam. Sang suami, Jamil, beserta anak balitanya yang baru berusia dua tahun, Rizki, ditemukan sudah tidak bernyawa akibat tusukan senjata tajam. Saat warga masuk, sang istri, Nur Hanissa, masih ditemukan dalam kondisi kritis berjuang mempertaruhkan nyawanya. Ia pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Undata untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah lebih dari sepekan berjuang dan sempat menunjukkan tanda-tanda membaik, takdir berkata lain. Nur Hanissa menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (5/8/2026) pukul 15.00 WITA akibat luka tusuk berat pada organ vitalnya. Kondisinya dilaporkan memburuk usai dugaan adanya pemberian makanan secara diam-diam oleh anggota keluarga tanpa sepengetahuan tim medis hingga nyawanya tak tertolong lagi. Kini, seluruh anggota keluarga kecil itu—sang ayah, ibu, dan balita mungil mereka—telah berpulang. Jenazah Nur Hanissa rencananya dikembalikan ke kampung halamannya di Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan menyusul suami dan buah hatinya. Kasus ini menyisakan duka mendalam sekaligus kemarahan publik atas kejelian dan kekejaman pelaku. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif pasti di balik peristiwa berdarah ini.
Tragedi Berdarah di Palu Nyawa Satu Keluarga Melayang Sang Ibu Menyusul Usai Sempat Berjuang di Rumah Sakit! Kisah memilukan sekaligus menyayat hati datang dari Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebuah keluarga kecil yang harusnya menikmati kebahagiaan bersama, kini semuanya telah tiada akibat perbuatan sadis dari seorang pelaku bernama Aan Kurniawan. Kejadian maut ini bermula pada Minggu malam (26/7/2026) sekitar pukul 22.30 WITA di kediaman korban, Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Palu. Suasana malam yang hening mendadak mencekam saat warga sekitar mendengar teriakan histeris meminta tolong dari arah rumah korban. Menurut saksi mata, Bahtiar, yang merupakan tetangga korban, ia bersama ketua RT dan warga setempat langsung bergegas mengecek rumah tersebut. Namun, pemandangan tragis menyambut mereka di dalam. Sang suami, Jamil, beserta anak balitanya yang baru berusia dua tahun, Rizki, ditemukan sudah tidak bernyawa akibat tusukan senjata tajam. Saat warga masuk, sang istri, Nur Hanissa, masih ditemukan dalam kondisi kritis berjuang mempertaruhkan nyawanya. Ia pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Undata untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah lebih dari sepekan berjuang dan sempat menunjukkan tanda-tanda membaik, takdir berkata lain. Nur Hanissa menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (5/8/2026) pukul 15.00 WITA akibat luka tusuk berat pada organ vitalnya. Kondisinya dilaporkan memburuk usai dugaan adanya pemberian makanan secara diam-diam oleh anggota keluarga tanpa sepengetahuan tim medis hingga nyawanya tak tertolong lagi. Kini, seluruh anggota keluarga kecil itu—sang ayah, ibu, dan balita mungil mereka—telah berpulang. Jenazah Nur Hanissa rencananya dikembalikan ke kampung halamannya di Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan menyusul suami dan buah hatinya. Kasus ini menyisakan duka mendalam sekaligus kemarahan publik atas kejelian dan kekejaman pelaku. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif pasti di balik peristiwa berdarah ini.

About