💥deck yuli💥 :
"sebelum tulip bermekaran dengan indah ia juga pernah terluka,,, Di lembah yang jarang di tapaki oleh langkah manusia, tumbuhlah sebatang tulip berwarna putih pucat. Sejak tunasnya muncul, ia sudah tahu ia tak seberwarna mawar di tepi jalan atau di Taman yang indah, tak semerbak melati yang angin bawa berkelana, tak seluas kelopak teratai yang terhampar di air tenang.... Ia berdiri tegak sendirian, sederhana tanpa duri, tanpa wangi yang berteriak mencari perhatian. Setiap kali Ada langkah yang melintas, mata mereka hanya lewat sekilas.lalu, beralih terpaku pada bunga‑bunga lain yang lebih cantik Dan menawan ... lalu angin Ada dating merambat pelan, seolah berkata ... “Apa gunanya bentuk begitu rapat dan sederhana?” lalu tak Lama embun pagi pun datang membahasahi kelopaknya yang pucat ia seakan membisikan... “Tak ada yang berhenti lama padamu mereka hanya sekilas lalu pergi... Tulip menunduk pelan, bukan karena marah, tapi karena sunyi yang begitu dalam merayap ke tangkainya. Ia ingat pernah mengembang paling lebar saat fajar menyapa, berharap setidaknya ada satu pasang mata yang berhenti berkata: “Alangkah indahnya kesederhanaan ini.” Namun tak pernah ada... Musim berganti, dingin mulai menyelinap di sela‑sela helai daun. Kelopak putihnya perlahan tak setegap dulu; ujungnya mulai mengerut, warnanya memudar bak cahaya yang perlahan padam. Ia tahu waktunya hampir habis—bahwa ia akan layu dan kering tanpa pernah benar‑benar dikenal, tanpa pernah dicari, tanpa pernah dimengerti pesonanya oleh dunia yang lebih suka keriuhan... Namun di detik terakhir sebelum menutup kelopak sepenuhnya, ia berbisik lembut pada langit: “Jika tak ada makhluk yang sempat menyukai caraku mekar... cukup Engkau saja yang tahu. Cukup Engkau saja yang melihat betapa kucoba menjaga bentuk ini seturut cara yang Kau lukiskan padaku. Jika tak ada yang menyimpan ingatanku di hati manusia... biarlah namaku terukir abadi di Lauhul Mahfudz‑Mu.”.. Dan tak ada yang tahu... bahwa kelopak terakhir yang jatuh itu, membawa doa yang jauh lebih berharga daripada ribuan pujian. hingga Dari satu kelopaknya yang jatuh tumbuhlah, "tulip yang indah Dan anggun oleh setiap warnanya...
2026-08-12 16:21:41