@netizenisme_: Benar, tdk semua konflik lahir dari salah paham. Ada kalanya org sdh mendengar dgn jelas, tapi ttp tdk mampu memproses, menimbang, atau menahan diri. Kapasitas intelektual dan kematangan emosional memang menjadi batas yg tdk bisa dilompati hanya dgn kata² yg lebih panjang atau lebih lembut. Utas ini juga jadi mengaburkan kalimat 'Komunikasi adalah kunci' 😌 Post by: @galuhpandu #threads #komunikasi #konflik #intelectual

Netizenisme
Netizenisme
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 10 August 2026 06:31:08 GMT
154639
21592
205
2125

Music

Download

Comments

wawanpratama7002
wans :
that true
2026-08-11 12:52:05
0
buncis_ijo
buncis ijoo :
REPOSTT
2026-08-11 08:34:42
0
qeensha5
Macca :
yessss trueee
2026-08-10 13:17:26
0
ksbgswkwkwn
Zell :
Yass mam
2026-08-10 18:02:09
0
sudeworld_
Sudeworld. :
Passssssssss
2026-08-11 01:44:37
0
djoeniedan
Juni Wiastin :
relate
2026-08-10 07:50:21
0
damaz083
Damaz :
Betul dan ada baiknya sebelum kita berdebat kita lihat dulu apakah orang itu paham tentang perspektif dan bisa memahami tentang perspektif orang lain. Apabila dirasa tidak setara maka lebih baik tidak dilanjutkan
2026-08-11 01:37:51
101
beelytwenty7
meylin :
dulu aku percaya masalah akan selesai dengan komunikasi tapi sekarang komunikasi pun bisa memicu konflik. tidak peduli sejelas dan sehalus apapun cara bicara kita kalau pola pikirnya hanya tau masalah nya tanpa memahami inti dari masalah itu sendiri
2026-08-10 16:01:50
111
admarnurr_
marr :
orang yang kecerdasan intelektual nya tinggi, kadang kecerdasan emosionalnya rendah. makanya dia menjelaskan berdasarkan logika dan mengesampingkan emosi. maka hal yang ia sampaikan seringkali menohok dan tajam menusuk ke hati(meski ucapannya benar)
2026-08-10 14:21:25
485
nusaindah0205
Aulia0505 :
kata “kapasitas intelektual” agak terdengar menghakimi. 😅 “Nggak semua konflik masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya adalah perbedaan kapasitas berpikir, kematangan emosi, nilai, atau bahkan kemauan untuk memahami.” Dan kalau aku kaitkan dengan konflik dalam hubungan, menurutku kemampuan memahami pasangan itu bukan cuma soal IQ. Orang yang sangat pintar pun bisa gagal memahami pasangannya kalau dia defensif, egonya tinggi, atau tidak punya kemauan untuk melihat dampak perilakunya terhadap pasangan.
2026-08-11 08:49:03
30
rosyabella_
yourhonour :
Yeah, aku baru belajar ini. Dijelaskan dengan kalimat persuasif dan nada yang selembut ulat bulu pun, tetap dikira sedang menghakimi beliau.. omg 😭 padahal aku hanya mengutarakan apa yang kurasakan, untuk dideliver sbg bahan diskusi bersama. Nanges hard
2026-08-10 14:33:41
57
aron.lodah
Aron Lodah :
itu makanya ada pepatah DIAM itu EMAS, tak semua harus dijelaskan, namun DIAM menjelaskan semuanya, DIAM itu bahasa Tuhan. Dari 100% manusia, hanya 10% yg paham ini, beruntunglah yg paham, karena dia pasti sudah melampaui universal.
2026-08-10 08:41:45
22
xyxzhr
zah :
gue rasa ini permasalahan gue sama suami, ga setara. diliat dari background kehidupan aja beda bgt sih, gue dikeluarga yg dar der dor konflik dituntut ini itu, sedangkan suami gue hidup di kehidupan yg tenang gabanyak dituntut dan banyak penerimaan. sometimes permasalahan tuh gampang dihadapi, tp kadang masalah sepele aja jd besar bgt?. tapi semoga bsa trus bertumbuh sampe setara, soalnya aku suka suamiku pas sabar aku suka keluarganya yg menerima aku
2026-08-10 16:59:06
16
tonnnnnn04
GAJAH KRISPY :
penulis terlalu menempatkan diri pada pihak lain seolah dia berada diatas perihal intelektualitas, padahal belum tentu begitu, bisa jadi orang lain tdk punya pengalaman semacam dia ataupun punya sudut pandang lain tentang suatu masalah.
2026-08-11 05:16:50
11
sierjett
erjett⚡ :
pada akhirnya memiliki pov logika dan pov perasaan adalah kuncinya, terkadang kita harus sedikit mengesampingkan pov logika walaupun itu benar dan faktanya jelas, karena mau sebenar apapun fakta tersebut jika kamu tidak bisa masuk melalui pov perasaan maka kebenaran tersebut akan sirna dan tidak dapat diterima dengan baik, namun jika kita terlalu menggunakan pov perasaan terus menerus yaa sama saja kita membenarkan atau setuju dengan permasalahan yang ada atau malah kita secara tidak langsung sedang meng iya kan salahnya tersebut dan tidak akan sadar sadar jika terus divalidasi. pada akhirnya kita harus memiliki keduanya dan seimbang, ketika ada suatu konflik kita dengarkan kita terima dan kita validasi dulu perasaan pasangan kita setelah cukup tenang barulah kita pelan pelan beri tahu pasangan kita dengan logika, maka disitulah pasangan akan merasa dimengerti dan aman dan semua kebenaran atau fakta yang kita utarakan akan diterima dengan baik tanpa adanya penolakan.
2026-08-10 14:51:21
12
adiraprilia
Adira :
betull sekaliii.. Aku baru sadar bbrp tahun ini.. dulu kukira komunikasi yg jelas adalah koentji, tp ternyata kalau komunikasi sudah terang benderang pun kalau lawan kita berkomunikasi tidak memiliki kapasitas intelektual dan emotional yg sama. plus kompas moral, moral etic dan toleransi baik buruk halal haram yg timpang, maka sulit utk terjalin hubungan yg harmonis, apapun bentuk hubungannya, keluarga, rekan kerja dan lainnya..
2026-08-11 06:03:06
10
guaashaa
guasha :
komunikasi adalah kunci, adapun kemampuan intelektual dan penguasaan terhadap emosi adalah pintu. ketika anda menggunakan kunci yang mahal untuk membuka pintu yang usang itu merupakan hal bodoh.
2026-08-10 07:58:40
17
cidew1604
cidew :
yap.. gw selama ini heran saat mereka bilang komunikasi doang, di kira gampang ngomong sama org yg suka bilang ndasmu
2026-08-10 22:37:49
5
observatorior
Observator :
kapasitas berfikir tinggi pun juga akan jadi perang, kalau spiritual rendah. ada yg IQ nya 160an, umur 10 sudah doktor di China. tapi menganggap semua yg dilakukan orang tuanya salah. Itu contoh SQ yg ga beres.
2026-08-10 18:05:28
6
masbearku
Mas Bear 🐻 :
komukasi adalah kunci, setelah dibuka maka masalah lainnya pun akan terlihat, jadi ga mungkin juga setelah ada kunci langsung semuanya selesai 😂
2026-08-11 07:25:17
3
saltedbutter190
saltedbutter🧚‍♀️ :
ka sory ya ikut curhat disini , kmarenn aku lepasin cowo yg niat serius dengan aku . dia sopan dia sudah pandai meregulasi emosi , kecerdasan intelektualnya bagus itu yg membuat aku tertarik aku banyak belajar dari dia , tanggung jawab ,sederhana dan berprinsip . tapi dia kalah di hawa nafsu :") kami memutuskan berpisah karna aku menolak untuk itu . warga tiktok apa keputusan ku salah ? apakah aku akan di pertemukan lg dengan yg seperti itu atau aku telah menyia nyiakan ?
2026-08-11 02:59:51
4
awanichi
Awanichi :
prabowo banget sih ini
2026-08-11 00:19:43
0
arofahbahtiar85
Mas Bah :
Berarti komunikasinya yang gak pas..komunikasi itu 2 arah bukan satu arah. Yang menjelaskan hrs tau siapa yg sedang dihadapi. Berkomunikasi dg maaf OB tentu berebeda dg komunikasi dg direksi
2026-08-11 05:24:02
0
umih3116rcv
H A N I* :
Emang bener, kadang aku suka heran di era sekarang kenpa banyak orang" fanatik dan toxic, pdahal belajar bisa dr mana aja bahkan dari hp yg stiap saat kita pegang dari travelling ataupun jalan" kita bisa melihat cara orang lain hidup cara orang lain bertahan cara orang lain bekerja, berdagang, jadi fikiran kita enghak stuck di situ" aja😭
2026-08-11 05:55:22
2
uvuvuvuiloveu
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
eh ini bener banget tp ga semua orang tau dan paham
2026-08-10 21:36:51
2
To see more videos from user @netizenisme_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About