Malénaa :
bohong kalau aku bilang aku udah engga kangen sama kamu. nyatanya, sejauh apa pun aku melangkah, selalu ada bagian dari diriku yang masih tertinggal di kamu. aku bisa sibuk seharian, ketawa sama orang lain, bahkan terlihat benar' baik' aja. tapi di waktu' sepi, kamu selalu punya cara buat balik lagi ke pikiranku. aku sering nanya ke diri sendiri, kenapa sesulit ini buat benar' pergi? padahal kita sama' tau, ceritanya udah selesai. tapi mungkin, yang belum selesai itu perasaanku. karena kamu bukan sekadar seseorang yang pernah singgah, kamu pernah jadi tempat pulang, tempat aku cerita tanpa takut dihakimi, tempat aku ngerasa cukup jadi diri sendiri. sekarang semuanya beda. kita jalan di arah masing'. aku belajar untuk engga nyari kamu di setiap hal kecil, belajar buat engga berharap kamu bakal tiba-tiba balik. tapi jujur, kadang aku masih diam' menengok ke belakang. cuma buat lihat, kamu bahagia atau engga. dan setiap kali aku lihat kamu baik-baik aja, ada perasaan aneh yang muncul. ada sedikit sesak. karena ternyata kamu bisa bahagia tanpa aku. aku juga engga tau harus nyebut ini apa. kangen? iya. belum move on? mungkin. tapi lebih dari itu, ini tentang kebiasaan yang belum benar' hilang. tentang hati yang masih belum sepenuhnya bisa nerima kalau sekarang aku dan kamu udah jadi dua orang asing yang pernah saling kenal sedalam itu. kalau boleh jujur, aku masih sering berharap. berharap kamu balik lagi ke aku. pelan', walaupun kadang capek sendiri. dan kalau ditanya, apa aku masih sayang? jawabannya masih ada. tapi sekarang aku belajar bentuk sayang yang berbeda. sayang yang engga lagi harus memiliki kamu.
2026-08-10 13:09:39