@user61626671: #hannibal #willgraham #hannigram #fyp #viral

псина повелевает
псина повелевает
Open In TikTok:
Region: UA
Monday 10 August 2026 21:14:58 GMT
3872
1314
16
59

Music

Download

Comments

rumaxxssis
Hannibal girl :
что вы сделали, я рыдаю
2026-08-11 11:06:04
4
lane_soul
Модино модницо67 :
убейте меня под ланочку
2026-08-11 07:53:43
3
wonthwh841
салями :
2026-08-11 07:49:19
1
kkweejsd_r
father's ¤ :
от этого шедевра я ухожу в запой
2026-08-10 21:40:24
2
lane_soul
Модино модницо67 :
Делай больше
2026-08-11 07:53:48
1
lane_soul
Модино модницо67 :
Ты меня довел до слез
2026-08-11 07:53:26
1
To see more videos from user @user61626671, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang peserta lomba gerak jalan 17 kilometer putra, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya menurun saat mengikuti perlombaan, Senin (10/8/2026). Cahyanta Wiguna merupakan siswa SMA Negeri 2 Amlapura. Ia sempat mengikuti rangkaian perlombaan sebelum tiba-tiba mengalami kondisi darurat ketika berada di kawasan Jasri–A. Yani. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi fisik Cahyanta sebenarnya kurang prima sebelum mengikuti perlombaan. Sehari sebelumnya, ia dikabarkan sempat mengalami diare. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk ambil bagian dalam gerak jalan 17 kilometer. Ia tetap mengikuti perlombaan hingga akhirnya kondisi tubuhnya menurun di tengah perjalanan. Saat melintasi rute Jasri–A. Yani, kondisi Cahyanta mulai terlihat memburuk. Ia bahkan sempat diminta untuk tidak meneruskan perjalanan karena kondisi fisiknya dinilai kurang baik Namun, semangat mengikuti perlombaan membuatnya tetap berusaha melanjutkan perjalanan. Tidak lama berselang, ia akhirnya tumbang. Cahyanta kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat tiba di rumah sakit, kondisinya sudah tidak sadarkan diri, Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, I Gusti Lanang Putu Udiyana mengatakan, tim medis langsung memberikan penanganan intensif terhadap pasien. Penanganan dilakukan selama sekitar tiga hingga empat jam. Namun, kondisi pasien terus mengalami penurunan sehingga tim medis memutuskan melakukan rujukan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, Kita sudah berikan penanganan kurang lebih sekitar tiga sampai dengan empat jam, setelah itu baru diputuskan pasien dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar,” ujar Udiyana, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, berdasarkan kondisi yang ditemukan saat penanganan, pasien diduga mengalami dehidrasi berat. Selain itu, terdapat dugaan penyakit bawaan yang sebelumnya belum terdeteksi, “Kami menduga pasien mengalami dehidrasi parah, dan diduga memiliki penyakit bawaan yang tidak terdeteksi sebelumnya,” imbuhnya. Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa mengatakan, Cahyanta merupakan siswa kelas XII yang mengikuti lomba gerak jalan 17 kilometer putra.
Seorang peserta lomba gerak jalan 17 kilometer putra, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya menurun saat mengikuti perlombaan, Senin (10/8/2026). Cahyanta Wiguna merupakan siswa SMA Negeri 2 Amlapura. Ia sempat mengikuti rangkaian perlombaan sebelum tiba-tiba mengalami kondisi darurat ketika berada di kawasan Jasri–A. Yani. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi fisik Cahyanta sebenarnya kurang prima sebelum mengikuti perlombaan. Sehari sebelumnya, ia dikabarkan sempat mengalami diare. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk ambil bagian dalam gerak jalan 17 kilometer. Ia tetap mengikuti perlombaan hingga akhirnya kondisi tubuhnya menurun di tengah perjalanan. Saat melintasi rute Jasri–A. Yani, kondisi Cahyanta mulai terlihat memburuk. Ia bahkan sempat diminta untuk tidak meneruskan perjalanan karena kondisi fisiknya dinilai kurang baik Namun, semangat mengikuti perlombaan membuatnya tetap berusaha melanjutkan perjalanan. Tidak lama berselang, ia akhirnya tumbang. Cahyanta kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat tiba di rumah sakit, kondisinya sudah tidak sadarkan diri, Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, I Gusti Lanang Putu Udiyana mengatakan, tim medis langsung memberikan penanganan intensif terhadap pasien. Penanganan dilakukan selama sekitar tiga hingga empat jam. Namun, kondisi pasien terus mengalami penurunan sehingga tim medis memutuskan melakukan rujukan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, Kita sudah berikan penanganan kurang lebih sekitar tiga sampai dengan empat jam, setelah itu baru diputuskan pasien dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar,” ujar Udiyana, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, berdasarkan kondisi yang ditemukan saat penanganan, pasien diduga mengalami dehidrasi berat. Selain itu, terdapat dugaan penyakit bawaan yang sebelumnya belum terdeteksi, “Kami menduga pasien mengalami dehidrasi parah, dan diduga memiliki penyakit bawaan yang tidak terdeteksi sebelumnya,” imbuhnya. Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa mengatakan, Cahyanta merupakan siswa kelas XII yang mengikuti lomba gerak jalan 17 kilometer putra.

About