@cek.sal0: Kutipan ini mengajarkan bahwa keindahan manusia tidak pernah berhenti pada apa yang dapat dilihat oleh mata. Wajah yang rupawan mungkin menarik perhatian untuk sesaat, tetapi pikiran yang jernih, hati yang lembut, dan jiwa yang baiklah yang membuat seseorang benar-benar indah untuk dikenang. Kecantikan fisik adalah sesuatu yang sangat mudah berubah. Wajah yang hari ini dipuji akan mengalami perubahan seiring berjalannya usia. Tubuh yang dahulu kuat akan melemah, rambut akan memutih, dan penampilan yang dahulu menjadi kebanggaan perlahan akan ditinggalkan oleh waktu. Karena itu, menjadikan rupa sebagai ukuran utama keindahan berarti menggantungkan sesuatu yang sementara sebagai sumber nilai diri. Berbeda dengan keindahan batin. Pikiran yang jernih membuat seseorang tidak mudah dikuasai prasangka, kebencian, dan penilaian yang tergesa-gesa. Ia mampu melihat persoalan dengan lebih tenang, mempertimbangkan sesuatu dengan adil, dan tidak mudah terbawa oleh keramaian. Hati yang lembut membuat seseorang mampu memperlakukan manusia lain dengan kasih sayang. Ia tidak merasa perlu merendahkan orang lain untuk meninggikan dirinya sendiri. Ia dapat melihat kelemahan orang lain tanpa menjadikannya bahan penghinaan. Ia mampu memaafkan tanpa harus melupakan pelajaran yang telah diberikan oleh pengalaman. Namun, yang paling dalam adalah keindahan jiwa. Jiwa yang indah tidak selalu dimiliki oleh orang yang banyak bicara tentang kebaikan. Ia justru terlihat dari apa yang dilakukan seseorang ketika tidak ada yang memperhatikannya. Ia terlihat ketika seseorang memiliki kesempatan untuk membalas tetapi memilih memaafkan. Ia terlihat ketika seseorang mampu mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain tetapi memilih untuk tidak melakukannya.
Misteri Dunia
Region: ID
Tuesday 11 August 2026 00:14:23 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @cek.sal0, please go to the Tikwm
homepage.