@iamflipping17: WOOOOOOO

hi
hi
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 11 August 2026 00:23:14 GMT
654
123
6
0

Music

Download

Comments

m11abe11a
mia bella :
Wow
2026-08-11 01:49:41
0
gencokeke
gencokeke :
Yo
2026-08-11 01:35:01
0
eliseekim
elise :
LMAO
2026-08-11 00:39:13
0
To see more videos from user @iamflipping17, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Alasan Polisi Sulit Ringkus Erlan Terduga Pembunuh Ruly, Ada Efek Viral hingga Jeda Waktu Kematian SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pihak kepolisian membeberkan sejumlah kendala utama yang menyebabkan Erlan, terduga pembunuh Ruly Yunis Setiawati (50) selaku Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, belum juga tertangkap setelah 16 hari buron. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan polisi kesulitan melacak pelaku karena adanya jeda waktu yang cukup jauh antara perkiraan kematian korban hingga jasadnya ditemukan di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.  Selain itu, derasnya pemberitaan di media serta viralnya foto terduga pelaku di media sosial disinyalir membuat Erlan kini lebih waspada, pasang kuda-kuda, dan semakin rapat dalam persembunyiannya. Efek Viral dan Jeda Waktu Kematian Ruly Yunis Setiawati ditemukan tewas di dalam kendaraan dinasnya, mobil Toyota Innova warna hitam berpelat merah dengan nomor polisi M-1090-GP, di area parkir Terminal 1 (T1) Domestik Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026) siang pukul 11.30 WIB. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, tidak menampik personelnya sempat menghadapi kendala dalam melacak pelaku yang menghabisi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan itu. Hal itu disebabkan oleh jarak waktu kematian dengan waktu penemuan jenazah korban yang terbilang cukup jauh. Kendati begitu, Jumhur tetap optimistis personelnya dapat segera mengetahui keberadaan pelaku dan secepatnya melakukan penangkapan.
Alasan Polisi Sulit Ringkus Erlan Terduga Pembunuh Ruly, Ada Efek Viral hingga Jeda Waktu Kematian SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pihak kepolisian membeberkan sejumlah kendala utama yang menyebabkan Erlan, terduga pembunuh Ruly Yunis Setiawati (50) selaku Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, belum juga tertangkap setelah 16 hari buron. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan polisi kesulitan melacak pelaku karena adanya jeda waktu yang cukup jauh antara perkiraan kematian korban hingga jasadnya ditemukan di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Selain itu, derasnya pemberitaan di media serta viralnya foto terduga pelaku di media sosial disinyalir membuat Erlan kini lebih waspada, pasang kuda-kuda, dan semakin rapat dalam persembunyiannya. Efek Viral dan Jeda Waktu Kematian Ruly Yunis Setiawati ditemukan tewas di dalam kendaraan dinasnya, mobil Toyota Innova warna hitam berpelat merah dengan nomor polisi M-1090-GP, di area parkir Terminal 1 (T1) Domestik Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026) siang pukul 11.30 WIB. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, tidak menampik personelnya sempat menghadapi kendala dalam melacak pelaku yang menghabisi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan itu. Hal itu disebabkan oleh jarak waktu kematian dengan waktu penemuan jenazah korban yang terbilang cukup jauh. Kendati begitu, Jumhur tetap optimistis personelnya dapat segera mengetahui keberadaan pelaku dan secepatnya melakukan penangkapan. "Kalau yang ini kan memang diperlukan yang lama itu karena apa ini kan sudah beberapa satu hari lebih ya, kita di situ ya (situasinya)," ungkapnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, pada Kamis (9/6/2026). "Iya kita dapat juga sih itu CCTV diduga pelaku yang sekarang ini karena dia sudah jauh (lokasinya) lebih dari satu hari," tambah Jumhur. #bangkalan #madura #pemkabbangkalan #asn #poldajatim #erlan #rulyyunissetiawati #bandarajuanda #juanda #malang #suryamalang #dampit #asnbangkalan

About