@lalap1995: Miếng lót bồn cầu dùng 1 lần rất sạch sẽ tiện lợi, nên mua nha 👍 #mienglotboncaudidulich #mienglotboncaudung1lan #mienglotboncau1lan #xuhuong #lalap1995

Tạp Hoá LaLa 🛒
Tạp Hoá LaLa 🛒
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 11 August 2026 08:26:21 GMT
420
0
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @lalap1995, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Extra Part 5 : Selamat Datang, Jagoan Kecil Memasuki minggu ke-36 usia kehamilan, perut Y/N sudah terlihat luar biasa besar karena menampung dua bayi kembar sekaligus. Dokter kandungan sudah menjadwalkan operasi Caesar untuk Y/N minggu depan, mengingat riwayat kesehatannya di masa lalu tidak memungkinkan untuk persalinan normal. Malam itu, tepat pukul sebelas, Jake belum beranjak dari posisinya. Cowok jangkung itu menempelkan telinganya di perut buncit Y/N, mengelusnya teramat lembut.
Extra Part 5 : Selamat Datang, Jagoan Kecil Memasuki minggu ke-36 usia kehamilan, perut Y/N sudah terlihat luar biasa besar karena menampung dua bayi kembar sekaligus. Dokter kandungan sudah menjadwalkan operasi Caesar untuk Y/N minggu depan, mengingat riwayat kesehatannya di masa lalu tidak memungkinkan untuk persalinan normal. Malam itu, tepat pukul sebelas, Jake belum beranjak dari posisinya. Cowok jangkung itu menempelkan telinganya di perut buncit Y/N, mengelusnya teramat lembut. "Nanti kalau anak kita cowok, kalo dia udah gede, aku bakal ajarin dia buat jadi pria yang bertanggung jawab, pemberani, dan tegas. Biar dia bisa gantiin aku pasang badan buat jagain Mamanya," celoteh Jake sambil tersenyum tampan. "Terus kalau cewek, pokoknya dia harus jadi Tuan Putri kedua di rumah ini, setelah kamu. Nggak boleh ada cowok yang berani deketin dia sampai dia umur dua puluh tahun." Y/N terkekeh pelan, tangannya mengusap rambut tebal suaminya. "Jake, anak kita belum juga lahir, kamu udah mikirin sejauh itu. Lagian mana ada—" Kalimat Y/N mendadak terputus. Gadis itu meringis tertahan. Tiba-tiba saja, sebuah kram yang teramat hebat menghantam perut dan pinggang belakangnya. Y/N meremas kuat bahu Jake. "J-Jake..." Merasakan cengkeraman istrinya, Jake mendongak. Raut wajahnya seketika dipenuhi kekhawatiran. "Kenapa, sayang? Mereka nendangnya kekencengan ya? Pegal lagi punggungnya?" "Bukan..." napas Y/N mulai tersengal, keringat dingin sebesar biji jagung bermunculan di dahinya. "Jake, perut aku sakit banget... dan kayaknya... kasurnya basah..." DEG. Waktu seolah berhenti sedetik. Mata Jake melebar sempurna. Cowok itu menyibak selimut dengan cepat, dan benar saja, cairan ketuban sudah merembes membasahi seprai. Sebagai seorang dokter, Jake seharusnya tahu persis apa prosedur yang harus dilakukan. Ia seharusnya menelepon pihak rumah sakit, menyiapkan mobil, dan menenangkan istrinya. Tapi sayangnya, di depan Y/N... Jake hanyalah seorang suami bucin yang paniknya mengalahkan segalanya. "HAH?! KETUBANNYA PECAH?! SEKARANG?!" jerit Jake dengan suara melengking panik, wibawanya sebagai dokter bedah lenyap tanpa sisa. "TAPI KAN JADWAL OPERASINYA MASIH MINGGU DEPAN?! JANGAN KELUAR DULU YA NAK! AYAH BELUM SIAPIN KAMAR RAWAT BUNDA!!" Y/N yang sedang menahan rasa sakit luar biasa di sekujur perutnya itu malah ingin tertawa keras melihat suaminya berlarian tak tentu arah di dalam kamar. Jake mengambil tas rumah sakit bersalin, membuangnya lagi ke kasur, mengambil kunci mobil, lalu mencari-cari ponselnya dengan tangan bergetar hebat. "Jake! Kamu itu dokter, kenapa malah kamu yang panik?!" omel Y/N di sela-sela ringisannya. "Aku dokter bedah umum, sayang, bukan dokter kandungan! Kalau pasien aku ususnya buntu, aku santai! Ini istri aku mau ngeluarin dua manusia, aku bisa gila!" balas Jake histeris. Meski panik luar biasa, insting melindungi Jake tetaplah nomor satu. Cowok itu langsung membuang semua barangnya, berlari mendekati Y/N, dan menggendong tubuh istrinya ala bridal style dengan sangat hati-hati namun cekatan. "Tahan ya sayang, tahan... Tarik napas panjang. Kita ke rumah sakit sekarang!" ucap Jake, menciumi kening Y/N berkali-kali sambil berlari menuruni tangga rumah. Matanya menahan panik dan haru yang bercampur aduk. "Kalian berdua tahan sebentar di dalem ya, Nak! Jangan keluar di mobil Papa!" teriak Jake lagi, entah mengomeli siapa. Malam itu, diwarnai kepanikan dari seorang Dokter Jake, keluarga kecil itu bersiap menjemput keajaiban terbesar mereka. Menuju ke Rumah Sakit. Sesampainya di rumah sakit, Y/N langsung dibawa ke ruang operasi. Suhu dingin ruang operasi dan bunyi denting alat medis bedah selalu berhasil membangkitkan trauma masa lalu di kepala Y/N. Ingatan tentang masa-masa kritisnya saat kemoterapi tujuh tahun silam mendadak berputar kembali seperti kaset rusak. Meski telah dibius setengah badan, tubuh bagian atas Y/N tak berhenti bergetar. Keringat dingin membasahi dahinya. lanjutan di komentar/sl #pov #au #jake #enhypen #fyp

About