@mohamed._7777: يويف عايز يشوف حب الجميع😍👑 @يو9سف العربي 🇮🇹🏅 @يوسف العربي يحب الجميع 🏅🇮🇹 #يوسف_العربي #الانتخبات #اسبانيا🇪🇸_ايطاليا🇮🇹_البرتغال🇵🇹 #فرنسا🇨🇵_بلجيكا🇧🇪_المانيا🇩🇪_اسبانيا🇪🇸

عآشـق آلعربيـﮯ👑🇮🇹
عآشـق آلعربيـﮯ👑🇮🇹
Open In TikTok:
Region: EG
Tuesday 11 August 2026 10:58:58 GMT
378
50
1
1

Music

Download

Comments

user1953091903029
يوسف شبيب :
🥰🥰🥰
2026-08-11 11:23:11
0
To see more videos from user @mohamed._7777, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kita sering mendengar orang berkata, “Carilah keberkahan…” Lalu kita pergi jauh, mendatangi tempat-tempat tertentu, bahkan mencari orang yang dianggap memiliki karamah. Tapi pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri… Sudahkah kita mencari keberkahan dari doa ibu dan ayah? Lalu bagaimana cara membalasnya? Dengan berbakti. Dengan menjaga hatinya. Dengan tidak menyakitinya. Dan dengan mendapatkan keridhaannya. Sebab jangan sampai kita sibuk mencari keberkahan di luar rumah, sementara orang tua yang setiap hari mendoakan kita justru kita abaikan. Nabi ﷺ mengingatkan bahwa ketika manusia meninggal dunia, amalnya akan terputus, kecuali tiga perkara. Salah satunya adalah: “وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ” “Anak saleh yang mendoakannya.” Bayangkan… Ketika seorang ayah atau ibu sudah berada di dalam tanah, mereka tidak lagi bisa bekerja, bersedekah, ataupun memperbaiki amalnya. Tetapi masih ada satu hadiah yang bisa sampai kepada mereka: DOA DARI ANAK YANG SALEH. Maka kalau hari ini orang tua kita masih hidup, jangan hanya mencari keberkahan ke mana-mana. Pulanglah. Cium tangan mereka. Minta maaf. Bahagiakan mereka. Dan jangan sakiti hati mereka. Karena bisa jadi, doa ibu dan ayah yang selama ini kita anggap biasa, justru menjadi salah satu sebab Allah menjaga kehidupan kita. Dan ketika mereka telah tiada… Semoga kita menjadi anak yang tidak hanya menangisi kepergian mereka, tetapi mampu terus mengirimkan doa untuk mereka. Jadilah anak saleh sebelum menjadi anak yang terlambat menyesal. 🤲 dalilnya Allah menjelaskan di surat Az-zalzalah :7-8. فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ۝٧ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ۝٨ “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya.” Karena boleh jadi, pintu keberkahan yang selama ini kita cari ternyata ada di rumah sendiri—melalui doa dan keridhaan ibu dan ayah. 🤲 “Jangan tunggu kehilangan, baru menyadari bahwa orang tua adalah nikmat yang tak ternilai.” #FYP #SyekhAbdulQodirJaelani #PengingatDiri #carijatidiri #ngajidiri
Kita sering mendengar orang berkata, “Carilah keberkahan…” Lalu kita pergi jauh, mendatangi tempat-tempat tertentu, bahkan mencari orang yang dianggap memiliki karamah. Tapi pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri… Sudahkah kita mencari keberkahan dari doa ibu dan ayah? Lalu bagaimana cara membalasnya? Dengan berbakti. Dengan menjaga hatinya. Dengan tidak menyakitinya. Dan dengan mendapatkan keridhaannya. Sebab jangan sampai kita sibuk mencari keberkahan di luar rumah, sementara orang tua yang setiap hari mendoakan kita justru kita abaikan. Nabi ﷺ mengingatkan bahwa ketika manusia meninggal dunia, amalnya akan terputus, kecuali tiga perkara. Salah satunya adalah: “وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ” “Anak saleh yang mendoakannya.” Bayangkan… Ketika seorang ayah atau ibu sudah berada di dalam tanah, mereka tidak lagi bisa bekerja, bersedekah, ataupun memperbaiki amalnya. Tetapi masih ada satu hadiah yang bisa sampai kepada mereka: DOA DARI ANAK YANG SALEH. Maka kalau hari ini orang tua kita masih hidup, jangan hanya mencari keberkahan ke mana-mana. Pulanglah. Cium tangan mereka. Minta maaf. Bahagiakan mereka. Dan jangan sakiti hati mereka. Karena bisa jadi, doa ibu dan ayah yang selama ini kita anggap biasa, justru menjadi salah satu sebab Allah menjaga kehidupan kita. Dan ketika mereka telah tiada… Semoga kita menjadi anak yang tidak hanya menangisi kepergian mereka, tetapi mampu terus mengirimkan doa untuk mereka. Jadilah anak saleh sebelum menjadi anak yang terlambat menyesal. 🤲 dalilnya Allah menjelaskan di surat Az-zalzalah :7-8. فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ۝٧ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ۝٨ “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya.” Karena boleh jadi, pintu keberkahan yang selama ini kita cari ternyata ada di rumah sendiri—melalui doa dan keridhaan ibu dan ayah. 🤲 “Jangan tunggu kehilangan, baru menyadari bahwa orang tua adalah nikmat yang tak ternilai.” #FYP #SyekhAbdulQodirJaelani #PengingatDiri #carijatidiri #ngajidiri

About