@nabi.0915: First day of junior yearrrr!!!! ❤️❤️❤️ #firstdayofschool #junioryear #classof2028 #xybca #fyp

Lyds 🦋🎀💋✨
Lyds 🦋🎀💋✨
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 11 August 2026 11:06:15 GMT
745
48
4
0

Music

Download

Comments

To see more videos from user @nabi.0915, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Buat foto selfie/candid ultra-realistis seorang pria dewasa muda dalam suasana indoor yang sangat redup dan intimate. Foto terasa seperti snapshot pribadi yang diambil menggunakan iPhone pada malam hari, dengan mood cozy, sleepy, warm, dan sedikit dreamy. Pose & Framing: Gunakan komposisi extreme close-up portrait 3:4 vertikal, hanya memperlihatkan sebagian kepala, wajah, leher, bahu, dan dada atas. Subjek berada dominan di sisi kanan frame, sementara sisi kiri memiliki cukup banyak ruang gelap/negative space. Wajah sengaja terpotong sebagian oleh batas kanan frame sehingga menghasilkan framing spontan dan imperfect seperti foto pribadi. Kepala sedikit menunduk dan condong ke satu sisi. Kamera berada sangat dekat dengan wajah, kurang lebih sejajar dengan mata hingga sedikit lebih rendah. Satu tangan diangkat ke wajah dengan pose santai. Jari telunjuk dan jari tengah berada di sekitar area mata/dahi, seolah sedang mengusap mata, menutupi sebagian mata, atau beristirahat setelah lelah. Jari lainnya melengkung natural di sekitar sisi hidung dan pipi. Tangan tidak boleh menutupi seluruh wajah. Wajah & Ekspresi: Wajah terlihat dalam sudut close-up 3/4 ringan. Sebagian mata tertutup oleh rambut dan tangan. Ekspresi sangat rileks dengan senyum tipis hampir tidak terlihat. Bibir tertutup atau hanya sedikit rileks tanpa memperlihatkan gigi. Mood wajah terasa sleepy, peaceful, shy, dan effortless. Rambut hitam gelap medium-length, cukup tebal dan sedikit messy. Fringe jatuh secara natural ke dahi hingga sebagian area mata. Outfit: Kenakan hoodie oversized warna heather gray/abu-abu muda dengan hood terpasang di kepala. Hood membingkai wajah secara natural dan menciptakan area shadow gelap di sekitar rambut serta bagian atas wajah. Material hoodie berupa cotton fleece lembut, dengan tekstur kain halus, jahitan di tepi hood, lipatan kain pada bahu dan dada, serta sedikit wrinkle natural. Bagian neckline hoodie sedikit terbuka sehingga sedikit leher terlihat. Tambahkan rantai kalung tipis minimalis yang hanya terlihat samar pada area leher jika sesuai framing. Background & Atmosfer: Background berupa ruangan indoor gelap dengan dinding warm brown/charcoal, sangat minimal dan hampir tidak memiliki detail mencolok. Tidak perlu dekorasi kompleks. Background harus menyatu dengan shadow sehingga perhatian sepenuhnya tertuju pada wajah dan tekstur hoodie. Pencahayaan: Extremely soft warm low-light dari arah depan-samping wajah, seperti cahaya kecil dari lampu kamar atau smartphone screen. Warna cahaya warm amber/brown dengan sedikit reddish skin undertone. Satu sisi wajah mendapat illumination lembut sementara area di bawah hood, rambut, mata, dan sisi wajah lainnya jatuh ke deep shadow. Exposure sengaja sedikit gelap tetapi detail kulit, bibir, rambut, tangan, dan kain hoodie masih terbaca. Kulit harus mempertahankan pori-pori mikro, tekstur bibir, fine facial hair, variasi warna kulit, subtle under-eye texture, serta imperfection kecil manusia asli. Tidak ada beauty filter atau artificial skin smoothing. Kamera & Karakter Foto: Diambil menggunakan kamera smartphone, handheld extreme close-up photography, low-light computational photography, natural Smart HDR, 8K high-resolution source detail. Gunakan karakter lensa smartphone sekitar 24–28 mm equivalent, tetapi hindari distorsi wajah ekstrem. Sedikit softness dan grain akibat kondisi gelap justru dipertahankan agar foto terasa autentik. Color grading: warm dark brown, muted gray, subtle amber skin highlights, deep blacks, dengan contrast lembut dan cinematic tetapi tetap seperti foto smartphone pribadi. Hasil akhir harus terlihat seperti manusia asli yang sedang mengambil foto spontan saat malam hari, intimate, cozy, sleepy, slightly moody dan imperfect — bukan CGI, render, ilustrasi, atau wajah AI. #geminiai  #fyp  #4u
Buat foto selfie/candid ultra-realistis seorang pria dewasa muda dalam suasana indoor yang sangat redup dan intimate. Foto terasa seperti snapshot pribadi yang diambil menggunakan iPhone pada malam hari, dengan mood cozy, sleepy, warm, dan sedikit dreamy. Pose & Framing: Gunakan komposisi extreme close-up portrait 3:4 vertikal, hanya memperlihatkan sebagian kepala, wajah, leher, bahu, dan dada atas. Subjek berada dominan di sisi kanan frame, sementara sisi kiri memiliki cukup banyak ruang gelap/negative space. Wajah sengaja terpotong sebagian oleh batas kanan frame sehingga menghasilkan framing spontan dan imperfect seperti foto pribadi. Kepala sedikit menunduk dan condong ke satu sisi. Kamera berada sangat dekat dengan wajah, kurang lebih sejajar dengan mata hingga sedikit lebih rendah. Satu tangan diangkat ke wajah dengan pose santai. Jari telunjuk dan jari tengah berada di sekitar area mata/dahi, seolah sedang mengusap mata, menutupi sebagian mata, atau beristirahat setelah lelah. Jari lainnya melengkung natural di sekitar sisi hidung dan pipi. Tangan tidak boleh menutupi seluruh wajah. Wajah & Ekspresi: Wajah terlihat dalam sudut close-up 3/4 ringan. Sebagian mata tertutup oleh rambut dan tangan. Ekspresi sangat rileks dengan senyum tipis hampir tidak terlihat. Bibir tertutup atau hanya sedikit rileks tanpa memperlihatkan gigi. Mood wajah terasa sleepy, peaceful, shy, dan effortless. Rambut hitam gelap medium-length, cukup tebal dan sedikit messy. Fringe jatuh secara natural ke dahi hingga sebagian area mata. Outfit: Kenakan hoodie oversized warna heather gray/abu-abu muda dengan hood terpasang di kepala. Hood membingkai wajah secara natural dan menciptakan area shadow gelap di sekitar rambut serta bagian atas wajah. Material hoodie berupa cotton fleece lembut, dengan tekstur kain halus, jahitan di tepi hood, lipatan kain pada bahu dan dada, serta sedikit wrinkle natural. Bagian neckline hoodie sedikit terbuka sehingga sedikit leher terlihat. Tambahkan rantai kalung tipis minimalis yang hanya terlihat samar pada area leher jika sesuai framing. Background & Atmosfer: Background berupa ruangan indoor gelap dengan dinding warm brown/charcoal, sangat minimal dan hampir tidak memiliki detail mencolok. Tidak perlu dekorasi kompleks. Background harus menyatu dengan shadow sehingga perhatian sepenuhnya tertuju pada wajah dan tekstur hoodie. Pencahayaan: Extremely soft warm low-light dari arah depan-samping wajah, seperti cahaya kecil dari lampu kamar atau smartphone screen. Warna cahaya warm amber/brown dengan sedikit reddish skin undertone. Satu sisi wajah mendapat illumination lembut sementara area di bawah hood, rambut, mata, dan sisi wajah lainnya jatuh ke deep shadow. Exposure sengaja sedikit gelap tetapi detail kulit, bibir, rambut, tangan, dan kain hoodie masih terbaca. Kulit harus mempertahankan pori-pori mikro, tekstur bibir, fine facial hair, variasi warna kulit, subtle under-eye texture, serta imperfection kecil manusia asli. Tidak ada beauty filter atau artificial skin smoothing. Kamera & Karakter Foto: Diambil menggunakan kamera smartphone, handheld extreme close-up photography, low-light computational photography, natural Smart HDR, 8K high-resolution source detail. Gunakan karakter lensa smartphone sekitar 24–28 mm equivalent, tetapi hindari distorsi wajah ekstrem. Sedikit softness dan grain akibat kondisi gelap justru dipertahankan agar foto terasa autentik. Color grading: warm dark brown, muted gray, subtle amber skin highlights, deep blacks, dengan contrast lembut dan cinematic tetapi tetap seperti foto smartphone pribadi. Hasil akhir harus terlihat seperti manusia asli yang sedang mengambil foto spontan saat malam hari, intimate, cozy, sleepy, slightly moody dan imperfect — bukan CGI, render, ilustrasi, atau wajah AI. #geminiai #fyp #4u
UGC style, smartphone front-camera vlog, fixed tripod with subtle organic handheld shake, mobile digital noise. A 22-year-old native Thai female university student (not Caucasian, no pale white skin) with natural light-tan skin texture, visible pores, shoulder-length straight black hair, minimal natural makeup. She wears a simple light-beige cotton sundress with natural fabric creases. Warm, gentle, and completely unexaggerated facial expressions. Setting is a bright, sunlit minimalist Japanese-style cafe in Bangkok by a large window. On a light-colored oak table sits a single glass of iced matcha latte. Background has a clean white wall and a green fiddle-leaf fig plant with realistic shadow details. Natural soft daylight. Core Object: Right hand holding the solid pink square perfume box from
UGC style, smartphone front-camera vlog, fixed tripod with subtle organic handheld shake, mobile digital noise. A 22-year-old native Thai female university student (not Caucasian, no pale white skin) with natural light-tan skin texture, visible pores, shoulder-length straight black hair, minimal natural makeup. She wears a simple light-beige cotton sundress with natural fabric creases. Warm, gentle, and completely unexaggerated facial expressions. Setting is a bright, sunlit minimalist Japanese-style cafe in Bangkok by a large window. On a light-colored oak table sits a single glass of iced matcha latte. Background has a clean white wall and a green fiddle-leaf fig plant with realistic shadow details. Natural soft daylight. Core Object: Right hand holding the solid pink square perfume box from "粉色.jpg" (with crisp black text "WINDSCENT" and "HUGS" on the front). The material is smooth pink with subtle matte lacquer reflection. CRITICAL PHYSICS CONSTRAINTS: The AI must perfectly lock the length, width, height, and geometric proportions of the pink perfume box to match "粉色.jpg" 100%, maintaining a strict rigid body with zero deformation during movement. The lid color must be PURE PINK, perfectly matching the body. ABSOLUTELY NO gold trim, NO white borders, NO outer frames, and NO raised ridges on the lid edges; it must remain a seamless, flat, borderless lid structure. Continuous Timeline Actions: The creator sits facing the camera with a sincere smile, holding the pink perfume box vertically at chest level, keeping the aspect ratio perfectly stable. She speaks gently in natural Thai: "น้ำหอมขวดนี้หวานละมุนและสดชื่นมาก เหมาะกับวันสบายๆ ค่ะ" She smoothly moves the pink perfume box forward closer to the lens to display the lettering. ANTI-CLIPPING ENFORCEMENT: Her 5 distinct fingers are realistically pressed against the rigid side edges of the box. No finger clipping, no melting into the box, and no flesh-to-object blending. She then brings the box near her nose, takes a very subtle, elegant, and controlled sniff near the seamless top lid area with a relaxed face, and smiles naturally at the camera. Negative Prompt: background music, text, subtitles, watermark, logo, smoke, fog, water splashes, liquid spraying, gold border on lid, white trim on product, melting texture, finger clipping, extra fingers, distorted limbs, exaggerated facial expressions, white pale skin, cinematic lighting, video transitions.

About