@anditrisudrajat: Filosofi Rebo Wekasan dalam tradisi Jawa merupakan refleksi tentang memohon keselamatan, menjaga keseimbangan hidup, dan eling marang Gusti. Rebo Wekasan biasanya dikaitkan dengan Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah. 🌿 Makna filosofisnya * Rebo → hari Rabu, yang dalam tradisi Jawa menjadi penanda waktu untuk eling lan waspada. * Wekasan → berarti akhir atau penutup. Secara filosofi dapat dimaknai sebagai menutup suatu fase dengan doa dan harapan agar memasuki fase berikutnya dalam keadaan selamat. * Tolak bala → bukan sekadar takut terhadap musibah, tetapi simbol usaha manusia untuk menjauhkan diri dari keburukan, baik yang datang dari luar maupun dari perilaku diri sendiri. * Doa dan tirakat → menjadi sarana introspeksi: memperbaiki hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. * Sedekah dan berbagi → mengandung ajaran bahwa keselamatan tidak hanya dimohonkan untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, tetangga, dan masyarakat. 🕯️ Dalam pandangan budaya Jawa Rebo Wekasan dapat dimaknai sebagai ajakan: “Eling marang asal, waspada ing lakuning urip, lan nyuwun rahayu marang Gusti.” Artinya: ingat kepada asal kehidupan, berhati-hati dalam menjalani hidup, dan memohon keselamatan kepada Tuhan. Jadi, filosofi terdalam Rebo Wekasan bukan semata-mata tentang “hari yang membawa bala”, melainkan momentum untuk eling, introspeksi, berdoa, bersedekah, dan memperbaiki laku hidup. Catatan: dalam Islam sendiri, anggapan bahwa Rabu terakhir Safar secara khusus pasti membawa kesialan atau musibah bukan ajaran yang disepakati. Karena itu, tradisi Rebo Wekasan lebih tepat dipahami sebagai tradisi budaya dan momentum doa, bukan keyakinan bahwa hari tersebut pasti membawa malapetaka. #amalanrebowekasan #tradisirebowekasan

SUDRAJAT
SUDRAJAT
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 11 August 2026 11:23:54 GMT
2188
40
0
14

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @anditrisudrajat, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About