@anhpheve: Tiếp tục cùng theo chân mình lên tầng 5 của khán đài B sân vận động Mỹ Đình nhé anh em #xuhuong

Anh Phe Vé Đi Concert
Anh Phe Vé Đi Concert
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 12 August 2026 09:37:20 GMT
55237
784
40
104

Music

Download

Comments

qiinfsyn
qiinfsyn :
Cho em hỏi là ghế J là mình ngồi ở dãy ghế số mấy của cat 3 ạ
2026-08-13 03:38:07
1
mmmmmmz.dquinn
Quinn sắp GẦY ✌️ :
Ghế có xếp theo abcd lên dần k các b nhỉ
2026-08-13 03:23:09
1
tung19921992
Tung19921992 :
Nhìn mặt sân đẹp quá
2026-08-13 01:47:57
1
lc.tri0471
lạc trôi :
Hai bạn xuống đưa 2 cái ca bin ra làm chỗ chờ xe buýt cho mình cái nha
2026-08-13 03:50:58
1
shark.son5
A Back :
có phải ngồi đúg ghế ko vậy?
2026-08-12 16:43:15
2
huuongg_
huongsmilin :
Hàng A cat 3 là hàng sát lan can luôn phải hong anh
2026-08-13 04:01:53
1
cng.thc93
Công Thực 🌊 :
Vô tham quan hiết nhiêu tiền anh
2026-08-12 12:07:25
4
tuantienty09999
Đi tour xuyên nhật :
Có vé k bạn
2026-08-12 15:45:42
1
stitchmia_
hong bic ăn cay 🥹 :
cat 2 thì hàng D thì không biết là ở gần đầu hay cuối ạ
2026-08-13 04:02:13
0
linhhinhtron10
Lính hình tròn squid game :
thời đai này trường còn quét voi sơn nữa nước ngoài họ óp đá nhân tạo bóng sáng không có riêu mốc
2026-08-12 23:11:18
0
ro.nal.vu
Ro nal vâu :
Sao lại là tầng 5 tưởng chỉ có 2 tầng thôi nhỉ
2026-08-12 16:30:03
3
_hieuhien
Đ.Q.H :
quá rộng xem khác gì như tivi
2026-08-12 23:31:48
1
cmc890
user7059883443555 :
Sao lại để cả xe máy trên đó thế shop
2026-08-12 16:56:15
1
conhan.noigi
𝕮ổ 𝖓𝖍â𝖓 𝖓ó𝖎 𝖌ì? :
Nghe chả hiểu đang nói gì
2026-08-12 16:43:37
1
authorlam
Thích Ninh Dương 🏀🌻 :
anh ơi dãy h là tầm hàng bao nhiêu ạ
2026-08-13 03:22:03
0
__linqq
Xíuu 🖤 :
E cần mua cat 3 huhu
2026-08-12 15:46:17
1
quyenlinh188
Quyền linh 668 :
Quay chóng hết mặt
2026-08-12 14:11:59
1
solar_sun37
TT Solar :
có vé bán kết ko e
2026-08-12 13:01:03
0
lizmeowmeow93
NPhương Thảo :
Hàng G có cao khum
2026-08-13 04:59:38
0
nmling_
𝐿𝓊𝒸𝓇𝑒𝒸𝒾𝒶 ✨ :
cho e hỏi pre 9 tầng 2 j1 2 thì tầm nào ạ
2026-08-13 04:54:17
0
bubu30089
Lanh89 :
B ơi Cat 2-1 Row A ghế 13/14 liệu có đẹp k nhỉ
2026-08-13 04:30:04
0
kimcuc_217
kimcuc :
Khán đài A tầng 5 hàng P là dãy ghế thứ mấy thế ạ
2026-08-13 04:21:53
0
john46865
john 46 :
có 2 tầng mà tầng 5😆
2026-08-12 23:28:04
0
minh_thai1001
Minh Thái :
sân cỏ đẳng cấp
2026-08-12 18:57:28
1
vaakahh
Vân Khanh :
khán đài B tầng 2 hàng A có bị thấp k ak
2026-08-13 05:23:53
0
To see more videos from user @anhpheve, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Cuma 6 Hari, URC Satreskrim  Ringkus Pencuri Motor di Parkiran MPP Sragen, Pelaku Bawa Kabur Motor dengan Kunci Masih di Dasbor SRAGEN – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Sragen bergerak cepat mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di parkiran Mall Pelayanan Publik (MPP) Sragen. Hanya berselang enam hari setelah kejadian, polisi berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku berinisial NTL (34) warga Nglorog Sragen. Namun, pengungkapan kasus ini menyisakan teka-teki. Sepeda motor yang dicuri hingga kini belum ditemukan. Polisi masih memburu jejak kendaraan tersebut dan mendalami pengakuan pelaku yang menyebut motor hasil curian telah diserahkan kepada seseorang yang tidak dikenalnya. Kasus ini bermula pada Senin, 3 Agustus 2026. Korban yang juga seorang pekerja di MPP bernama Amirul Mukminin 29 tahun, memarkir sepeda motor Yamaha Mio warna biru bernomor polisi K-6200-YP di area parkir MPP Sragen, Jalan Dokter Sutomo Nomor 5, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. Saat itu korban tengah menjalankan aktivitas pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di lingkungan MPP Sragen. Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban mengikuti latihan senam untuk persiapan kegiatan lomba 17 Agustus. Sekitar pukul 14.50 WIB, seorang rekannya, Yeshinta, datang dan meminjam sepeda motor korban untuk membeli air minum. Korban mengizinkan karena rekan-rekannya mengetahui kebiasaan korban menyimpan kunci kontak di dasbor sepeda motor. Motor kemudian ditinggalkan dalam kondisi kunci masih berada di dasbor. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban hendak pulang. Namun, sepeda motor yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian meminta bantuan petugas keamanan MPP untuk mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengambil sepeda motor korban dan membawanya meninggalkan lokasi. Pelaku diduga tidak datang seorang diri. Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku sebelumnya diantar seseorang menggunakan sepeda motor Honda Vario. Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, Tim URC Satreskrim Polres Sragen langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Penyelidikan polisi akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 12.30 WIB, Tim URC Satreskrim Polres Sragen berhasil mengamankan seorang pria berinisial NTL, 34 tahun, warga Nglorog, Kecamatan Sragen. Pelaku diamankan tim URC di kawasan Alun-Alun Kidul, Laweyan, Surakarta. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor Yamaha Mio milik korban.   Dari hasil pendalaman, terungkap bahwa sebelum melakukan pencurian, pelaku memiliki aktivitas yang cukup panjang di wilayah Sragen. Pelaku mengaku datang dari Solo menggunakan bus dan turun di wilayah Nglangon. Setelah itu, pelaku sempat mendatangi Polsek Sragen Kota untuk mengurus surat kehilangan KTP. Karena tidak memiliki kendaraan, pelaku kemudian mencari tumpangan. Ia mengaku mendapatkan tumpangan dari seorang anak sekolah yang kebetulan melintas hingga akhirnya dapat menuju MPP Sragen untuk mengurus pembuatan KTP. Namun, proses pembuatan KTP tersebut belum dapat diselesaikan karena blangko KTP sedang habis. Pelaku kemudian diminta kembali keesokan harinya. Persoalan muncul ketika pelaku hendak meninggalkan MPP Sragen. Tanpa kendaraan dan kebingungan mencari tumpangan untuk kembali, pelaku kemudian melihat sepeda motor milik korban berada di area parkir. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku. Pelaku melihat kunci kontak masih berada di dasbor sepeda motor. Tanpa harus merusak kunci maupun menggunakan alat khusus, pelaku mengambil sepeda motor tersebut dan membawanya meninggalkan lokasi menuju arah Solo. Meski pelaku telah diamankan, polisi masih menghadapi pekerjaan rumah untuk menemukan kendaraan milik korban. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku tidak membawa sepeda motor tersebut sampai ke rumahnya. Pelaku menyebut kendaraan hasil curian itu kemudian diserahkan kepada seseorang yang baru dikenalnya. Identitas dan keberad
Cuma 6 Hari, URC Satreskrim Ringkus Pencuri Motor di Parkiran MPP Sragen, Pelaku Bawa Kabur Motor dengan Kunci Masih di Dasbor SRAGEN – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Sragen bergerak cepat mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di parkiran Mall Pelayanan Publik (MPP) Sragen. Hanya berselang enam hari setelah kejadian, polisi berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku berinisial NTL (34) warga Nglorog Sragen. Namun, pengungkapan kasus ini menyisakan teka-teki. Sepeda motor yang dicuri hingga kini belum ditemukan. Polisi masih memburu jejak kendaraan tersebut dan mendalami pengakuan pelaku yang menyebut motor hasil curian telah diserahkan kepada seseorang yang tidak dikenalnya. Kasus ini bermula pada Senin, 3 Agustus 2026. Korban yang juga seorang pekerja di MPP bernama Amirul Mukminin 29 tahun, memarkir sepeda motor Yamaha Mio warna biru bernomor polisi K-6200-YP di area parkir MPP Sragen, Jalan Dokter Sutomo Nomor 5, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. Saat itu korban tengah menjalankan aktivitas pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di lingkungan MPP Sragen. Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban mengikuti latihan senam untuk persiapan kegiatan lomba 17 Agustus. Sekitar pukul 14.50 WIB, seorang rekannya, Yeshinta, datang dan meminjam sepeda motor korban untuk membeli air minum. Korban mengizinkan karena rekan-rekannya mengetahui kebiasaan korban menyimpan kunci kontak di dasbor sepeda motor. Motor kemudian ditinggalkan dalam kondisi kunci masih berada di dasbor. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban hendak pulang. Namun, sepeda motor yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian meminta bantuan petugas keamanan MPP untuk mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengambil sepeda motor korban dan membawanya meninggalkan lokasi. Pelaku diduga tidak datang seorang diri. Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku sebelumnya diantar seseorang menggunakan sepeda motor Honda Vario. Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, Tim URC Satreskrim Polres Sragen langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Penyelidikan polisi akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 12.30 WIB, Tim URC Satreskrim Polres Sragen berhasil mengamankan seorang pria berinisial NTL, 34 tahun, warga Nglorog, Kecamatan Sragen. Pelaku diamankan tim URC di kawasan Alun-Alun Kidul, Laweyan, Surakarta. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor Yamaha Mio milik korban. Dari hasil pendalaman, terungkap bahwa sebelum melakukan pencurian, pelaku memiliki aktivitas yang cukup panjang di wilayah Sragen. Pelaku mengaku datang dari Solo menggunakan bus dan turun di wilayah Nglangon. Setelah itu, pelaku sempat mendatangi Polsek Sragen Kota untuk mengurus surat kehilangan KTP. Karena tidak memiliki kendaraan, pelaku kemudian mencari tumpangan. Ia mengaku mendapatkan tumpangan dari seorang anak sekolah yang kebetulan melintas hingga akhirnya dapat menuju MPP Sragen untuk mengurus pembuatan KTP. Namun, proses pembuatan KTP tersebut belum dapat diselesaikan karena blangko KTP sedang habis. Pelaku kemudian diminta kembali keesokan harinya. Persoalan muncul ketika pelaku hendak meninggalkan MPP Sragen. Tanpa kendaraan dan kebingungan mencari tumpangan untuk kembali, pelaku kemudian melihat sepeda motor milik korban berada di area parkir. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku. Pelaku melihat kunci kontak masih berada di dasbor sepeda motor. Tanpa harus merusak kunci maupun menggunakan alat khusus, pelaku mengambil sepeda motor tersebut dan membawanya meninggalkan lokasi menuju arah Solo. Meski pelaku telah diamankan, polisi masih menghadapi pekerjaan rumah untuk menemukan kendaraan milik korban. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku tidak membawa sepeda motor tersebut sampai ke rumahnya. Pelaku menyebut kendaraan hasil curian itu kemudian diserahkan kepada seseorang yang baru dikenalnya. Identitas dan keberad

About