@terasbatam.id: Ratusan pancang beton berdiri di perairan Teluk Tering, Batam, dan membuat nelayan semakin terdesak. Pancang yang mulai dipasang sejak sekitar 2015 itu diduga berkaitan dengan pengkavelingan ruang laut dan rencana reklamasi kawasan. Nelayan dari lima kelurahan mengaku wilayah tangkap semakin sempit akibat pancang, reklamasi, serta pencemaran limbah. Hasil tangkapan pun menurun, bahkan sebagian nelayan sering pulang tanpa hasil. Bukan cuma mengganggu aktivitas melaut, pancang juga membahayakan keselamatan karena sulit terlihat saat air pasang. Sejumlah perahu disebut pernah menabrak pancang hingga tenggelam, sementara jaring nelayan juga kerap tersangkut. Di sisi lain, kawasan Teluk Tering masuk dalam Rencana Strategis BP Batam 2025–2029 untuk dikembangkan sebagai kawasan bisnis dan komersial melalui reklamasi. Nelayan berharap pemerintah menertibkan pancang dan mengevaluasi izin perusahaan yang berada di kawasan tersebut. Mereka menegaskan, laut merupakan ruang publik yang juga menjadi sumber kehidupan nelayan. #Batam #TelukTering #NelayanBatam #KavlingLaut #BPBatam
Terasbatam.id
Region: ID
Thursday 13 August 2026 03:38:04 GMT
Music
Download
Comments
Rizla :
udah ku bilang walikota sekarang lebih kejam
2026-08-13 17:35:44
30
Siba :
negara maju, harus siap perubahan
2026-08-13 11:06:21
6
BANGUNANLIARBATAM :
darat di jajah rumah liar, laut di kavling beton 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-08-24 05:03:58
1
JC COMMUNITY :
bukit dipangkas laut ditimbun bahkan hutan yg ga seberapa itu dibabat habis....gila sih batam ugal ugalan demi kepentingam sekwlompok orang
2026-08-13 06:19:04
9
@riech4 :
teluk tering Nongsa ya?
2026-08-15 09:49:53
1
bolo bolo :
pik bukan ada di wilayah jakarta aja tapi Batam sudah mulai banyak pagar laut , sayang pemerintah memilih diam efek utang negara yg besar
2026-08-16 11:50:28
1
zid :
walikota bilang saya tidak tau 😆
2026-08-15 09:34:36
0
ardiar :
masih kurangkah daratan sehingga laut pun d rusak.
2026-08-14 08:59:24
1
Falmi Dewi :
zaman siapa itu walikota nya
2026-08-14 10:05:54
0
sumripir :
gak apalah, kan dah dapat uang itu kian
2026-08-24 06:53:47
0
xenceci :
bagusan pak rudi, gaada konten barang dah jadi
2026-08-14 06:47:06
0
Nabila :
drama itu lah yg menghambat kemajuan,,, karna negara tetangga ga mau kalah saing
2026-08-18 11:17:29
0
Buyuang Panamuah :
mana yg katanya marwah2 itu,,,teriaklah dan hentikanlah itu,,,perampokan yg dilakukan diam2 mengganggu pencarian ato pendapatan nelayan setempat,,,sala warasss, smga sehat2 slalu
2026-08-18 04:36:06
1
VETRO :
HANCUR
2026-08-15 14:12:40
0
K15BE🥶 :
sebentarr, kok itu ada narasi nelayan dikasu uang ? knapa mau yaa ?
2026-08-14 06:54:00
1
abg sayang 🤭 :
tanya pada yg berwenang...siapa yg beri ijin
2026-08-13 10:01:46
0
ebot :
Semua harus pakai aturan, kalau sudah di tegur pak mentri cepat benahi.. Jng sampai bapak bapak yg itu turun tangan. 😂
2026-08-13 12:14:23
1
ELEGI ESOK :
Gak usah bilang pada saat wali kota siapa,mereka semua pada tau Tpi memilih diem
2026-08-15 03:02:05
0
AKAR JAHE :
di jual ke swasta dengan alasan memperluas sektor pembangunan demi berkembang nya kita batam
2026-08-15 13:33:01
0
Raga√ :
bersatu dan lawan
2026-08-16 19:13:13
0
Mohamad Umar :
Tanya Rudi
2026-08-29 01:52:51
0
D0R43M0N :
semakin kaya seseorang..maka semakin tamak pula lah dia.laut ditimbun..bukit diratakan & hutan dibakar.
2026-08-27 19:04:24
0
ErwinH :
yo ga tau, masa tanya saiia🤣🤣🤣🤣
2026-08-19 11:14:02
0
Saparuddin :
Pasti lempar tanggung jawab itu mereka
2026-08-16 22:45:55
0
Pengacara Skena :
hebat yaa bisa laaut di kapling kapling 😊😊😊
2026-08-13 13:15:14
0
To see more videos from user @terasbatam.id, please go to the Tikwm
homepage.