Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@vanthieu_u: Nhìn có gu phết #reviewdonam #phoidonam #outfitideas #aosomi
Văn Thiệu
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 13 August 2026 16:07:23 GMT
718
2
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.1MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
2.1MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @vanthieu_u, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
;))
ASAHAN – Kekhawatiran menyelimuti sejumlah orang tua siswa MTsN 2 Asahan setelah anak mereka mengalami keluhan sakit perut, mual, muntah hingga pusing usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Senin (14/9/2026). Sebanyak 30 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 13 siswa harus menjalani perawatan inap di RSUD Kisaran untuk mendapatkan penanganan dan observasi medis. Peristiwa bermula setelah pihak sekolah membagikan makanan MBG sekitar pukul 11.30 WIB. Para siswa kemudian menyantap makanan tersebut sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluhkan sakit perut, mual dan muntah. Para siswa sempat mendapatkan penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum sebagian dirujuk ke rumah sakit. Sebanyak 13 siswa kemudian dibawa ke RSUD Kisaran. Operator MTsN 2 Kisaran, Rahmad Setiadi, mengatakan menu MBG yang dibagikan terdiri dari rendang ayam, tempe, acar timun dan wortel, serta semangka. Menurut pihak sekolah, sekitar 800 siswa telah menerima program MBG selama kurang lebih satu tahun. Dugaan kejadian tersebut disebut baru pertama kali terjadi. Di tengah kondisi tersebut, orang tua siswa tentu merasa terpukul melihat anak-anak mereka harus mendapatkan perawatan medis. Kekhawatiran semakin besar ketika anak yang seharusnya mendapatkan makanan bergizi justru mengalami sakit setelah menyantap makanan tersebut. Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Kisaran, dr. Eka Wilda Sari, menyampaikan bahwa 13 siswa yang dirawat mengalami keluhan sakit perut, mual, muntah dan pusing. Pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab keluhan tersebut karena para pasien masih menjalani perawatan dan observasi medis. “Belum bisa menyimpulkan terlalu dini karena para pasien masih dalam perawatan medis dan observasi,” jelas Eka. Ia mengatakan berdasarkan wawancara awal dengan siswa dan pihak sekolah, keluhan kesehatan muncul setelah para siswa menyantap makanan. Karena itu, pasien tetap menjalani rawat inap untuk mengetahui secara lebih jelas penyebab kondisi yang dialami. Sejauh ini, kondisi 13 siswa yang menjalani perawatan disebut dalam keadaan baik dan tetap mendapatkan observasi dari tim medis.
ברו זאת אמא שלי#שנהטובהלךאמא
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy