@ibisheguvyabayari: #imboro #igituba #rwandatiktok🇷🇼 #burunditiktok🇧🇮

ibishegu vya bayari
ibishegu vya bayari
Open In TikTok:
Region: CA
Thursday 13 August 2026 17:20:27 GMT
94926
3490
15
230

Music

Download

Comments

user3361229261493
Vianney :
nimb ukozwe mubivenes
2026-08-19 08:26:48
1
cedricjeje
emafia the band :
I😆😆
2026-08-13 20:38:12
2
nshimirimana.grar4
Tiger chen :
mpawatsap yawé
2026-08-19 18:51:18
0
stivenmgsh
MGSH🖤 :
ahooo
2026-08-23 21:57:49
0
user830615509303
benjaminhabinshuti :
I fantoo
2026-08-19 17:02:47
0
ramoss8459
RAMOSS :
ushaka imboro nziza nyandikira
2026-08-18 11:45:25
0
katabarwavincent
Katabarwa Vincent :
ndyohedwA ijituba pe
2026-08-15 11:07:35
1
user3361229261493
Vianney :
egooo naw urateb kl
2026-08-19 08:26:32
2
umugabo2026
Umugabo :
erega ufite nibiro
2026-08-13 22:17:35
2
us61135196
61135196 :
udutesha umwanya
2026-08-14 06:33:16
1
warupe_lopez
Warupe Lopez :
ariko nawe urarandira
2026-08-14 04:10:55
0
ivit.mz3j
Ivit Mz3j :
@💯💯💯💯💯
2026-08-16 14:57:23
0
carmel.mhz
carmel😎 :
😳😳😳
2026-08-14 09:51:52
0
gihozohonorine505
Gihozo Honorine :
😆😆
2026-09-12 07:21:34
0
To see more videos from user @ibisheguvyabayari, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebakaran Gunung Sumbing Capai 779,4 Hektare, Perhutani Fokus Lindungi Hutan Pinus TEMANGGUNG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Sumbing telah mencapai 779,4 hektare yang tersebar di Kabupaten Temanggung, Wonosobo, dan Magelang. Luasan tersebut masih berpotensi bertambah karena kondisi kebakaran yang dinamis, dipengaruhi angin kencang dan cuaca kering. Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Dimyati, mengatakan titik api sempat padam di sejumlah wilayah, tetapi kembali muncul beberapa jam kemudian.  Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman belum dapat menuntaskan kebakaran secara keseluruhan. “Pada Rabu, wilayah Wonosobo dan Temanggung sempat padam pada sore hari. Namun, malamnya titik api muncul kembali. Begitu juga di Magelang, pagi hari sempat padam, tetapi menjelang siang muncul lagi,” katanya, saat tinjau lapangan di Basecamp Batursari, Kecamatan Kledung, Jumat, (23/10). Menurut dia, hingga Jumat pagi, titik api yang masih belum padam terpantau di Petak 20-1 wilayah Temanggung serta Petak 23 di wilayah Wonosobo, khususnya kawasan perbatasan kedua kabupaten tersebut. Dimyati menjelaskan, luas kebakaran mencapai 779,4 hektare berdasarkan pendataan hingga Jumat pagi. Angka tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. “Angin yang sangat kencang membuat upaya pemadaman sulit mengimbangi pergerakan api. Karena itu, kondisi kebakaran ini sangat dinamis,” ujarnya. Selengkapnya di https://kedu.suaramerdeka.com #suaramerdeka #kebakaran #sumbing
Kebakaran Gunung Sumbing Capai 779,4 Hektare, Perhutani Fokus Lindungi Hutan Pinus TEMANGGUNG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Sumbing telah mencapai 779,4 hektare yang tersebar di Kabupaten Temanggung, Wonosobo, dan Magelang. Luasan tersebut masih berpotensi bertambah karena kondisi kebakaran yang dinamis, dipengaruhi angin kencang dan cuaca kering. Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Dimyati, mengatakan titik api sempat padam di sejumlah wilayah, tetapi kembali muncul beberapa jam kemudian. Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman belum dapat menuntaskan kebakaran secara keseluruhan. “Pada Rabu, wilayah Wonosobo dan Temanggung sempat padam pada sore hari. Namun, malamnya titik api muncul kembali. Begitu juga di Magelang, pagi hari sempat padam, tetapi menjelang siang muncul lagi,” katanya, saat tinjau lapangan di Basecamp Batursari, Kecamatan Kledung, Jumat, (23/10). Menurut dia, hingga Jumat pagi, titik api yang masih belum padam terpantau di Petak 20-1 wilayah Temanggung serta Petak 23 di wilayah Wonosobo, khususnya kawasan perbatasan kedua kabupaten tersebut. Dimyati menjelaskan, luas kebakaran mencapai 779,4 hektare berdasarkan pendataan hingga Jumat pagi. Angka tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. “Angin yang sangat kencang membuat upaya pemadaman sulit mengimbangi pergerakan api. Karena itu, kondisi kebakaran ini sangat dinamis,” ujarnya. Selengkapnya di https://kedu.suaramerdeka.com #suaramerdeka #kebakaran #sumbing

About