@.3.jm_: قزرت ليلي في هواجيس يوم الخوال ذهلن نعوس كني ربيطن في المحابيس عليه ترقب جند وحروس بي وجد حب العامري قيس بأشواق ليلى هو بمدسوس ظبي من الخود المكانيس ليليه بطور الزين ناموس حط بحشايه عرش بلقيس ولمعه لوقي كرسي يلوس يسنيك عن نور الفوانيس براق خد كنه شموس او ماتزين في ملابيس عليه ثوب الحسن ملبوس حشيم عن تبع المدانيس لي ما يبيع الطبع بفلوس ياعود موز في مغاريس انعم من الديباج ملموس لك في حشى قلبي رواسيس جنك على الفواد معكوس سلام يا حلو التجنيس لي مالكم في العالم جنوس انا عقبكم حالتي ليس حال اللذي في الكوت محبوس. #ميحد_حمد #explore #fyp

ِ
ِ
Open In TikTok:
Region: SA
Friday 14 August 2026 16:25:25 GMT
21958
1884
7
156

Music

Download

Comments

melb...07
melb...07 :
صح لساني🌹🌹🌹
2026-08-14 23:56:56
4
user80332981032766
وهـيـيـب الـشـعـمـلـي :
😂😂😂
2026-08-14 19:40:32
0
To see more videos from user @.3.jm_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia mengekspor 1.000 ton beras ke Malaysia sebagai kado menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia setelah berhasil mencapai swasembada beras nasional. “Dulu kita pernah ekspor ke Palestina, ke Mesir. Nah sekarang kita ekspor ke Malaysia,” kata Mentan usai menyaksikan penandatangan kesepakatan ekspor antara Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dengan General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim di Jakarta, Jumat malam. Amran mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus bukti produksi pangan nasional kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memiliki ruang untuk memasok pasar internasional. Menurutnya ekspor tersebut dilakukan setelah pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Hingga saat ini, stok beras yang berada di Bulog mencapai 5,2 juta ton. Pemerintah bahkan telah menyiapkan tambahan kapasitas penyimpanan karena produksi nasional berada pada posisi yang kuat. “Di mana kita sudah swasembada beras, stok kita 5,2 juta ton sampai dengan hari ini. Bahkan kita sudah sewa gudang, 2 juta ton kita surplus,” katanya. Amran menegaskan ekspor dilakukan secara terukur dan bertahap. Untuk tahap awal, Indonesia akan mengirim 1.000 ton beras premium ke Malaysia. Selanjutnya, jumlah tersebut berpotensi ditingkatkan hingga 200.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan beras di Sarawak. “Kalau ekspor ini kalau bisa minggu ini diberangkatkan 1.000 ton secara bertahap karena kebutuhan Sarawak saja 200.000 ton. Dan untuk satu Malaysia 1,5 sampai 1,7 juta ton per tahun,” ucap Amran. Kerja sama tersebut juga telah dibicarakan langsung dengan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu. Mentan Amran mengatakan pihak Malaysia memberikan apresiasi dan membuka peluang peningkatan volume ekspor beras dari Indonesia. Dari sisi nilai ekonomi, harga beras yang disepakati berada di kisaran 3,9 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp17.000 per kilogram. Dengan potensi ekspor 200.000 ton, nilai perdagangan beras tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3,39 triliun. Amran menegaskan, terbukanya pasar ekspor bukan hanya soal perdagangan antarnegara, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Beras yang diekspor dipastikan dengan kualitas baik.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia mengekspor 1.000 ton beras ke Malaysia sebagai kado menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia setelah berhasil mencapai swasembada beras nasional. “Dulu kita pernah ekspor ke Palestina, ke Mesir. Nah sekarang kita ekspor ke Malaysia,” kata Mentan usai menyaksikan penandatangan kesepakatan ekspor antara Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dengan General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim di Jakarta, Jumat malam. Amran mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus bukti produksi pangan nasional kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memiliki ruang untuk memasok pasar internasional. Menurutnya ekspor tersebut dilakukan setelah pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Hingga saat ini, stok beras yang berada di Bulog mencapai 5,2 juta ton. Pemerintah bahkan telah menyiapkan tambahan kapasitas penyimpanan karena produksi nasional berada pada posisi yang kuat. “Di mana kita sudah swasembada beras, stok kita 5,2 juta ton sampai dengan hari ini. Bahkan kita sudah sewa gudang, 2 juta ton kita surplus,” katanya. Amran menegaskan ekspor dilakukan secara terukur dan bertahap. Untuk tahap awal, Indonesia akan mengirim 1.000 ton beras premium ke Malaysia. Selanjutnya, jumlah tersebut berpotensi ditingkatkan hingga 200.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan beras di Sarawak. “Kalau ekspor ini kalau bisa minggu ini diberangkatkan 1.000 ton secara bertahap karena kebutuhan Sarawak saja 200.000 ton. Dan untuk satu Malaysia 1,5 sampai 1,7 juta ton per tahun,” ucap Amran. Kerja sama tersebut juga telah dibicarakan langsung dengan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu. Mentan Amran mengatakan pihak Malaysia memberikan apresiasi dan membuka peluang peningkatan volume ekspor beras dari Indonesia. Dari sisi nilai ekonomi, harga beras yang disepakati berada di kisaran 3,9 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp17.000 per kilogram. Dengan potensi ekspor 200.000 ton, nilai perdagangan beras tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3,39 triliun. Amran menegaskan, terbukanya pasar ekspor bukan hanya soal perdagangan antarnegara, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Beras yang diekspor dipastikan dengan kualitas baik.

About