@tsuyu_asui_edits13: Madara finally decided to show up for the game 🥵 #anime #mha #narutoshippuden #tsuyuasui #tsuyu_asui_edits13 | (@TikTok) | {15:02}

Edits
Edits
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 14 August 2026 18:01:29 GMT
140929
8477
604
122

Music

Download

Comments

tokito142
Muichiro :
"Deidara vs Star" Deidara:
2026-08-14 18:07:09
645
blaqkid10
Blaqkid :
I dont get when u mean mha characters have more battle experience than naruto characters. These ppl literally went on wars
2026-09-13 17:58:14
0
mr.shadow269
Nethuwa メ moffy ツ💕 :
"star win"
2026-08-15 10:00:29
241
yamipower2009
yami ;) 🇪🇦 :
Minato > verse
2026-08-14 19:01:36
335
anime12622
[anime]❤ :
naruto vs myheroacademia
2026-08-15 00:43:29
355
uri0rtiz1
url0rtiz :
Naruto fan ❌ mha fan❌ anime fan that actually used logic ✅
2026-08-14 20:43:19
147
digblah
dario :
Deidara wins
2026-08-14 20:47:55
75
emirdex30
Emir :
Any adult characters in naruto stronger than mha verse
2026-08-15 18:27:06
15
salamander.21
Ice :
С4 Дейдары >верс
2026-08-15 12:51:36
6
hasan.tosun375
Hasan :
deidara>star
2026-08-16 09:09:50
20
ib9135zz
ib9135zz🇩🇿 :
Deidara vs star No one can win, because Star will win the fight, but Deidara will blow himself up and Star will die
2026-08-14 18:29:22
0
maddox.0.8
mddx :
No one from the mha verse can beat a chunin😭✌️
2026-08-16 20:38:21
28
quatschkopf818
Quatschkopf818 :
Star against deidara will either be a draw or win for deidara, cause either my mf will win or he will take her down with her and blow everything up against
2026-08-15 02:44:14
5
kalen.md
༺ :
Deidara negg diff the verse 💀
2026-08-16 13:09:37
31
To see more videos from user @tsuyu_asui_edits13, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kita sibuk menuntut anak menjadi sempurna, tanpa sadar kita sedang merampas masa kecil mereka yang berharga 💔 Sebuah video iklan dari Morinaga yang tengah viral baru-baru ini sukses membuat banyak orang tua terdiam, merenung, bahkan meneteskan air mata. Tayangan tersebut memberikan tamparan telak bagi realitas pola asuh modern, di mana standar kesempurnaan sering kali diletakkan di atas pundak anak-anak yang masih bertumbuh. Sebagai orang tua, kita kerap terjebak dalam ekspektasi yang tinggi. Kita ingin anak selalu rapi, cepat tanggap, tidak boleh membuat kesalahan, penurut dalam segala hal, dan jago di berbagai bidang. Ketika rumah berantakan karena mereka bereksplorasi, atau ketika mereka melakukan kesalahan kecil yang wajar, reaksi pertama kita sering kali adalah kemarahan dan teguran keras. Kita lupa bahwa di balik setiap coretan dinding, mainan yang berserakan, dan tangisan kecil, ada proses belajar dan jiwa merdeka yang sedang mereka bentuk. Bayangkan jika keinginan kita benar-benar terwujud—jika anak kita berubah menjadi sosok
Kita sibuk menuntut anak menjadi sempurna, tanpa sadar kita sedang merampas masa kecil mereka yang berharga 💔 Sebuah video iklan dari Morinaga yang tengah viral baru-baru ini sukses membuat banyak orang tua terdiam, merenung, bahkan meneteskan air mata. Tayangan tersebut memberikan tamparan telak bagi realitas pola asuh modern, di mana standar kesempurnaan sering kali diletakkan di atas pundak anak-anak yang masih bertumbuh. Sebagai orang tua, kita kerap terjebak dalam ekspektasi yang tinggi. Kita ingin anak selalu rapi, cepat tanggap, tidak boleh membuat kesalahan, penurut dalam segala hal, dan jago di berbagai bidang. Ketika rumah berantakan karena mereka bereksplorasi, atau ketika mereka melakukan kesalahan kecil yang wajar, reaksi pertama kita sering kali adalah kemarahan dan teguran keras. Kita lupa bahwa di balik setiap coretan dinding, mainan yang berserakan, dan tangisan kecil, ada proses belajar dan jiwa merdeka yang sedang mereka bentuk. Bayangkan jika keinginan kita benar-benar terwujud—jika anak kita berubah menjadi sosok "sempurna" tanpa cela seperti yang kita mau, namun harus mengorbankan tawa lepas, spontanitas, kreativitas, dan kehangatan emosi mereka. Apakah kita benar-benar bahagia melihat anak kita patuh bagaikan robot, tetapi kehilangan warna aslinya? Iklan ini menjadi pengingat yang sangat tajam bahwa anak bukanlah kanvas kosong tempat kita melukis ambisi pribadi yang belum tercapai. Mereka adalah individu unik dengan dunia, ritme, dan perasaannya sendiri. Tugas utama kita bukanlah membentuk mereka menjadi sempurna di mata dunia, melainkan membersamai setiap proses tumbuh kembangnya dengan kesabaran, penerimaan, dan cinta tanpa syarat. Mari jadikan ini sebagai bahan refleksi bersama. Peluk anak kita hari ini, maafkan segala tuntutan egois kita, dan biarkan mereka tumbuh menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri dengan bahagia. 🤍 @morinaga.id #morinagaclipb3 #RefleksiOrangTua #ParentingIndonesia #polaasuhanak

About