@sashnisaaa: lies tell me lies #makeup #transition #fyp #4u #trending

sashnisa 𓂅
sashnisa 𓂅
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 15 August 2026 05:12:13 GMT
12945
1340
7
50

Music

Download

Comments

brok_jop
Jov. :
pertama banget nih
2026-08-15 05:13:40
2
kasyfillaziz_
kasyfeelaziz_ :
2026-08-15 05:20:39
0
ikasonly
Ikas🕸️ :
2026-08-15 11:49:20
0
user1234567800194718910
user12345678 :
2026-08-15 05:34:33
0
williamshere23
NANNO_NANNO :
2026-08-15 06:50:49
0
joaresta18
Joaresta18 :
👀
2026-08-15 09:59:45
0
To see more videos from user @sashnisaaa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ WALI SONGO DAN TAHLILAN DALAM NASKAH KUNO
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ WALI SONGO DAN TAHLILAN DALAM NASKAH KUNO "HET BOEK VAN BONANG" "Het Boek van Bonang" bukanlah karya tulis Sunan Bonang sendiri, melainkan sebuah manuskrip kuno yang diyakini sebagai suluk karya Sunan Bonang. Manuskrip ini terdiri dari 88 halaman dan disimpan di Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda. Manuskrip ini menjadi salah satu sumber penting untuk memahami ajaran Walisongo dan sejarah perkembangan Islam di Jawa yang dipercayai sebagai manuskrip asli dan valid. Kalaulah tidak dibawa Belanda, mungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap. Dalam Naskah kuno itu menceritakan bahwa Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Kudus, Sunan Gunungjati dan Sunan Muria berbeda pandangan mengenai adat istiadat dengan Sunan Ampel, Sunan Giri dan Sunan Drajat. Sunan Kalijaga mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatan, bersaji, wayang dan gamelan dimasuki rasa keislaman. Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijaga yang masih melestarikan selamatan tersebut: “Apakah tidak mengkhawatirkannya di kemudian hari bahwa adat istiadat dan upacara lama itu nanti dianggap sebagai ajaran yang berasal dari agama Islam? Jika hal ini dibiarkan nantinya akan menjadi bid’ah?”. Sunan Kalijaga menjawab: “Biarlah nanti generasi setelah kita ketika Islam telah tertanam di hati masyarakat yang akan menghilangkan budaya tahlilan itu”. Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati dan terutama Sunan Giri berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan ajaran Islam secara murni, baik tentang aqidah maupun ibadah. Dan mereka menghindarkan diri dari bentuk sinkretisme ajaran Hindu dan Budha. Tetapi sebaliknya Sunan Kudus, Sunan Muria dan Sunan Kalijaga mencoba menerima sisa-sisa ajaran Hindu dan Budha di dalam menyampaikan ajaran Islam. Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kita, seperti sekatenan, ruwatan, shalawatan, tahlilan, upacara tujuh bulanan dan lain-lain. Sunan Kalijaga adalah satu-satunya Wali dari Sembilan Wali di Jawa yang dianggap benar-benar wali oleh golongan kejawen (Islam Kejawen), karena Sunan Kalijaga adalah satu-satunya wali yang berasal dari penduduk asli Jawa (pribumi) . NASEHAT SUNAN BONANG Salah satu catatan menarik yang terdapat dalam dokumen “Het Boek van bonang” itu adalah peringatan dari sunan bonang kepada umat untuk selalu bersikap saling membantu dalam suasana cinta kasih, dan mencegah diri dari kesesatan dan Bid'ah. Bunyinya sebagai berikut : “Ee..mitraningsun ! Karana sira iki apapasihana sami-saminira Islam lan mitranira kang asih ing sira lan anyegaha sira ing dalalah lan bid’ah“. Artinya : “Wahai saudaraku ! Karena kalian semua adalah sama-sama pemeluk Islam maka hendaklah saling mengasihi dengan saudaramu yang mengasihimu. Kalian semua hendaklah mencegah dari perbuatan sesat dan Bid'ah". Dari dokumen ini telah dilakukan beberapa kajian oleh beberapa peneliti. Diantaranya thesis Dr. Bjo Schrieke tahun 1816, dan Thesis Dr. Jgh Gunning tahun 1881, Dr. Da Rinkers tahun 1910, dan Dr. Pj Zoetmulder Sj, tahun 1935. #salaf #salafi #manhajsalaf #dakwahsalaf #dakwahsunnah

About