@carolinacondessa: #fyp #flypシ

Carolina Condessa 🎀🎀
Carolina Condessa 🎀🎀
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 15 August 2026 20:54:54 GMT
30698
1194
14
17

Music

Download

Comments

atairlucas2
atairlucas :
Toma essa 🙅🏾 aí sim em Carol..
2026-08-17 02:49:05
1
esequielfeitosa1
esequielfeitosa00 :
2026-08-15 21:10:53
2
kaiizinhaa_
Kailane Amorim 🐆 :
Meu Deus. Ela não muda, cada dia mais linda
2026-08-19 17:01:57
1
user8532446392832
EDUARDO NEVES :
muito linda 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-06 03:02:48
0
mckllcostta
Flávia Mickalla :
2026-08-16 09:03:39
1
soldeandradee
Sol Andrade :
sim e sim
2026-08-16 12:02:44
1
flavinhamangueir
flavinhamangueir :
Linda meu amor ❤️❤️❤️
2026-08-16 16:43:48
1
lilforreal3
Bruno4real :
quem não ama alguma coisa assim já morreu por dentro 😂😅
2026-08-31 05:27:20
0
bygio.crispim
Giovanna :
2026-08-15 23:26:45
0
ptn110201
Paopao🧚🏻‍♀️ :
2026-08-16 02:34:00
0
pelosmeuusolhos
Pelos Meus Olhos 🌅 :
farmouuuuuu a aura todaaaa só em uma única verdade pq n conheço a @Carolina Condessa 🎀🎀 por causa de tal pessoa e sim por "Dra Condessa 🦷👩🏽‍⚕️
2026-08-16 06:11:39
1
isabella.rosee01
🪽 İ S A B E L L A 🪽 :
🥰❤️
2026-08-18 10:48:27
0
rosilenemaria.barbosa
Rosilene Maria :
😍
2026-08-20 00:45:20
0
To see more videos from user @carolinacondessa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandung - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan perkembangan terbaru kondisi sebaran abu vulkanik tersebut pada Selasa (8/9/2026). BMKG memprakirakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak menjauhi wilayah Indonesia berdasarkan kondisi atmosfer dan hasil pemantauan terbaru pada Selasa dini hari. “Sebaran abu vulkanik GAK diprakirakan bergerak menjauhi wilayah Indonesia,” demikian keterangan resmi BMKG, Selasa (8/9/2026). Meski bergerak menjauh, BMKG masih mengingatkan adanya sebaran abu vulkanik yang dapat berdampak terhadap kualitas udara dan jarak pandang. Pada ketinggian tertentu, abu vulkanik juga masih berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan. Abu Anak Krakatau Bergerak ke Arah Selatan-Barat Daya Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta analisis citra RGB Himawari-9, sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi pada Selasa (8/9/2026) pukul 04.00 WIB. Sebaran debu vulkanik tersebut terpantau dari permukaan hingga ketinggian sekitar 6.000 kaki atau 1,8 kilometer. Arah pergerakan abu terpantau menuju selatan-barat daya. Sebaran tersebut mencakup wilayah Samudera Hindia di barat laut Banten. Dalam kondisi terkini, BMKG menyebut abu vulkanik sudah terpantau bergerak menjauhi puncak Gunung Anak Krakatau. Pergerakan tersebut menjadi perkembangan penting setelah sebaran abu vulkanik sebelumnya berdampak terhadap ruang udara dan operasional sejumlah bandara di Indonesia. Sumber: detikjabar Selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8653184/abu-vulkanik-anak-krakatau-mulai-menjauh-dari-indonesia-ini-kata-bmkg/amp #tasiksociety #abuvulkanik #gununganakkrakatau
Bandung - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan perkembangan terbaru kondisi sebaran abu vulkanik tersebut pada Selasa (8/9/2026). BMKG memprakirakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak menjauhi wilayah Indonesia berdasarkan kondisi atmosfer dan hasil pemantauan terbaru pada Selasa dini hari. “Sebaran abu vulkanik GAK diprakirakan bergerak menjauhi wilayah Indonesia,” demikian keterangan resmi BMKG, Selasa (8/9/2026). Meski bergerak menjauh, BMKG masih mengingatkan adanya sebaran abu vulkanik yang dapat berdampak terhadap kualitas udara dan jarak pandang. Pada ketinggian tertentu, abu vulkanik juga masih berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan. Abu Anak Krakatau Bergerak ke Arah Selatan-Barat Daya Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta analisis citra RGB Himawari-9, sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi pada Selasa (8/9/2026) pukul 04.00 WIB. Sebaran debu vulkanik tersebut terpantau dari permukaan hingga ketinggian sekitar 6.000 kaki atau 1,8 kilometer. Arah pergerakan abu terpantau menuju selatan-barat daya. Sebaran tersebut mencakup wilayah Samudera Hindia di barat laut Banten. Dalam kondisi terkini, BMKG menyebut abu vulkanik sudah terpantau bergerak menjauhi puncak Gunung Anak Krakatau. Pergerakan tersebut menjadi perkembangan penting setelah sebaran abu vulkanik sebelumnya berdampak terhadap ruang udara dan operasional sejumlah bandara di Indonesia. Sumber: detikjabar Selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8653184/abu-vulkanik-anak-krakatau-mulai-menjauh-dari-indonesia-ini-kata-bmkg/amp #tasiksociety #abuvulkanik #gununganakkrakatau

About