Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@somethingicouldntsay:
something i couldn’t say
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 16 August 2026 06:45:09 GMT
11193
813
4
23
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.16MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.37MB
)
Watermark .mp4 (
2.48MB
)
Music .mp3
Comments
Cedric💫 :
..
2026-08-16 06:51:46
0
sagebyttarius :
🧘🏻♀️
2026-08-16 06:55:06
0
To see more videos from user @somethingicouldntsay, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
tái nhập cảnh 4 đời 전라남도 보성 ký lại với 보성 햐남 ký lại với 해남 여수 ký lại với 여수 Không được phép chuyển vùng #trieuviw #다문화가족 #giayto #thoivuluongcao #hanquocvietnam🇻🇳🇰🇷 @🍀DU HỌC-THỜI VỤ E8 🇰🇷🇻🇳🍀
#Minecraft #mine #mod #addon #mcpe #bedrock #minecraftpe #minecraftbedrock #minecraftmods #minecraftaddon #fyp #fy #foryou #foryoupage #fyp
#creatorsearchinsights #for #you
چي وې ظيره ولم هم خفل ياران وو چي دفن يې کړم هم خفل ياران وو #پښتون_تاجیک_هزاره_ازبک_زنده_باد🇦🇫 #tiktokafghanistan #tiktokmalaysia #لالووو #kunarihalak🥀🇦🇫
Literally my pores too 😭💖 #nida #kbeauty #GlowUp #clearskin
Siswa SMA Negeri 1 Sarolangun menampilkan aksi teatrikal bertema kritik sosial dalam Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Selasa (18/8/2026). Mereka mengangkat tema "Turut Berduka Cita Korban Longsor Tambang Emas Ilegal Kecamatan Limun" tepat di hadapan panggung kehormatan pejabat daerah dan aparat penegak hukum. Dengan kostum kumuh berlumur lumpur, para siswa memperagakan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan miniatur alat tambang, replika gelondongan kayu, serta rakit kayu bertuliskan spanduk duka cita, lengkap dengan adegan simbolis jatuhnya korban akibat longsor tambang ilegal. Aksi ini merujuk pada tragedi nyata di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, pada 20 Januari 2026, yang menewaskan delapan pekerja tambang dan melukai empat lainnya. Video penampilan tersebut viral di media sosial dan menuai pujian luas dari warganet yang menilai keberanian para pelajar menyuarakan realita pahit di daerahnya jauh melampaui sekadar penampilan karnaval biasa. Meski demikian, sekolah tersebut dilaporkan hanya meraih Juara 2 dalam ajang tersebut, keputusan yang memicu kekecewaan sekaligus gelombang dukungan moral dari publik di kolom komentar media sosial. Melalui aksi tersebut, para pelajar menegaskan pesan bahwa aktivitas PETI bukan sekadar persoalan ekonomi dan tambang semata, melainkan menyangkut langsung keselamatan nyawa manusia. Beberapa bulan pascatragedi Limun, pesan itu kembali disuarakan lewat cara yang tidak biasa: panggung jalanan karnaval kemerdekaan.
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy