Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@amynurtinie: Taknak sabar 😂 #antbeauteofficial
Amynurtinie
Open In TikTok:
Region: MY
Sunday 16 August 2026 07:22:43 GMT
1441
116
6
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.04MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.83MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
rohayamat7 :
😂😂😂 kenapa tak nak sabar sayang.🤭
2026-08-16 09:12:59
0
R !£¥ ®s😎 :
Knapa x nak sabar nii 🤗 suara terus brtkar mnjadi lelaki sejati😂
2026-08-16 10:19:48
0
🕸️🕸️piu piu🕸️🕸️ :
hi sya yang berniaga tu
2026-09-01 08:33:50
0
amynn_01 :
hye
2026-08-18 02:15:24
0
rock64 :
😳😂
2026-08-20 14:15:24
0
kimo :
Wow so beautiful and cute as always 🥰🥰🥰
2026-08-20 10:01:22
0
To see more videos from user @amynurtinie, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
What Happens When You Do Not Get Your Way at the Airport #viral #cops #arrest #bodycam #reaction
@خليل جنا @حامد نيور🦁 @محمد درو🦁 @أحمد هنوا بوب✌️💀 @فارس جناء ✌️✊ @مرشال حسن حفيد دكتور خليل 🦁
lagu anak #laguanak #kidsongs #fyp
#محفظات_العراق_من_جنوب_للشمال #تكريت_بغداد_موصل_اربيل_دهوك_سليمانيه #البوعجيل_وعز_البوعجيل #الدول_العربيه #تكريت_الموصل_بغداد_الانبار_النجف @رياض العجيلي 🦅🔥 @ابو ذنون 🇩🇪☠️ @عايد العجيلي 🦅🔥
Cuối cấp rồi không chơi được nổi #learnontiktok #study #2k12 #xps #lop9
Pov: “Maaf, kamu bisa ulangi lagi?” Kamu menatap wanita paruh baya yang duduk di hadapanmu. Sejak tadi, kamu masih berusaha memahami kalimat yang baru saja dia ucapkan, berharap ada bagian yang salah kamu dengar. “Anak saya nggak bisa menikah hari ini.” Tawa kecil keluar dari bibirmu. Hambar dan nyaris tanpa suara. Bukan karena ada sesuatu yang lucu, melainkan karena otakmu menolak menerima kenyataan itu. “Maaf maksudnya, Heeseung lagi di mana?” tanyamu, kali ini lebih tegas. Wanita itu menunduk. Dia bahkan tidak sanggup menatapmu saat menjawab. “Dia nggak akan datang.” Suasana di luar ruangan tetap ramai. Semuanya berjalan seperti biasa, seolah hari ini benar-benar akan menjadi hari paling bahagia bagi dua keluarga. Hanya saja, tidak untukmu. “Kenapa?” tanyamu pelan. Tatapanmu jatuh pada kedua tangan yang saling bertaut di atas pangkuan. Jemarimu mencengkeram kain gaun pengantin yang sejak pagi sudah melekat di tubuhmu. Rambutmu telah ditata, riasanmu sudah selesai, bahkan kotak beludru berisi cincin yang seharusnya disematkan Heeseung kini terletak rapi di atas meja. Dua jam lalu, Heeseung masih sempat mengirimimu pesan. Dan sekarang, ibunya sendiri yang berdiri di depanmu untuk mengatakan bahwa pria itu tidak akan muncul. “Yn, Mama tau ini berat buat kamu, tapi—” “Kenapa Heeseung nggak datang?” potongmu. “Tolong jawab itu dulu.” Wanita itu menarik napas, lalu menatapmu dengan sorot mata yang membuat perasaanmu semakin tidak enak. “Dia punya alasan.” “Alasan apa?” Kali ini suaramu meninggi. Kamu sudah tidak peduli lagi kalau ada orang di luar sana yang mendengar. Ibu Heeseung terdiam cukup lama sebelum akhirnya mengucapkan kalimat yang membuat seluruh ruangan terasa asing. “Sunghoon yang akan menggantikan Heeseung.” Kamu mengerjapkan mata. “Siapa?” “Sunghoon. Adiknya.” Kamu menatapnya tanpa memahami maksud perkataan itu. “Adiknya?” Wanita itu mengangguk pelan. “Sebagai pengantin pria?” tanyamu lagi, memastikan bahwa kamu tidak salah dengar. Dia kembali mengangguk. Kamu mengembuskan napas panjang, lalu menekan pelipis dengan ujung jari, berusaha memahami keadaan yang terasa semakin nggak masuk akal. “Maaf, aku nggak ngerti. Maksud Mama, Heeseung nggak datang, terus aku disuruh menikah sama adiknya?” “Yn…” “Ini bercanda, kan?” Tidak ada jawaban. Pintu ruangan tiba-tiba terbuka. orgtua mu muncul di sana dengan raut wajah serius yang langsung membuatmu tau bahwa semua ini bukan lelucon. “Papa,” panggilmu cepat. “Heeseung kenapa?” Papa menatapmu sebentar sebelum mengalihkan pandangan ke arah ibu Heeseung. Ada sesuatu yang jelas sedang mereka sembunyikan darimu. “Papa baru dapat kabar,” jawabnya akhirnya. “Kita bicarakan ini nanti.” “Nanti kapan?” “Sekarang bukan waktunya—” “Bukan waktunya?” Kamu tertawa sumbang. “Pa, aku mau nikah hari ini.” Mama segera menghampirimu dan memegang kedua bahumu. “Sayang, duduk dulu.” “Ma, Heeseung nggak datang,” bisikmu. Suaramu terdengar semakin kecil, tetapi kepanikan di dalam dada justru semakin besar. “Dia nggak datang.” Mama tidak langsung menjawab. Tatapannya berpindah dari wajahmu ke Papa, lalu kembali kepadamu. Tidak ada satu pun dari mereka yang memberikan penjelasan. Kamu menatap keduanya bergantian. “Kenapa semua orang tahu, kecuali aku?” Ruangan itu mendadak sunyi. Tidak ada yang berani menjawab, dan dari diam mereka, kamu akhirnya mengerti bahwa pernikahan ini sudah berantakan bahkan sebelum acara dimulai. #sunghoon #enhypen
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy