Frolx'Trexih :
buat yang masih nggak paham, simpel dan singkat nya si Herman Willem Daendels menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari tahun 1808 sampai 1811 dengan tugas utama mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris karena si Daendels ini diurus dari Napoleon Bonaparte, Prancis yang saat itu masih Bermusuhan dengan Inggris Raya dan ditambah inggris sudah memiliki Beberapa Koloni di asia tenggara dan Pengaruh nya juga sudah luas, alhasil akhirnya Prancis yang baru aja berhasil Belanda sekaligus Nusantara/ Hindia Belanda, langsung mengutus Daendels untuk jadi Gubernur Jenderal Hindia, nah Tugas dia cukup sederhana di atas kertas yakni Membangun Infrastruktur MIiliter dan Membagi Pulau Jawa menjadi 9 Prefektur atau kalo sekarang itu Provinsi, nah dan juga memberantas Korupsi di Hindia Belanda Peninggalan VOC yang sebelumnya memang Akhirnya bangkrut karena korupsi keuangan dari dalam, nah yang Membuat Daendels Terkenal adalah Proyek Jalan Raya Pos atau Jalan Anyar - Panarukan sepanjang 1.000 km menggunakan sistem Kerja paksa ( Kerja Rodi ) walaupun Kasus Sejarahnya itu cukup kompleks, awalnya Daendels itu memberikan Biaya Upah Ke Pejabat Lokal sebesar 30.000 Ringgit, nah masalahnya Biaya sebesar itu cuma Mampu Membangun Jalan Raya Pos nya dari Jakarta Ampe Bogor doang, sisanya? nganggur 😹, akhirnya Daendels menggunakan Sistem Kerja Paksa karena Biaya yang dia Punya cuma segitu doang, lagipula 30.000 Ringgit itu juga sebagian Besar Di korupsi jadi Upah Pekerja Di Lapangan itu sedikit banget bahkan ada yang nggak dikasih Upah 😹
[ ini cuma informasi yang aku tahu, jadi kalo ada informasi yang salah, bisa koreksi 🗿 ]
2026-08-27 12:05:39